CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahfud Nilai Korupsi Makin Parah, Perguruan Tinggi Harus Tanggung Jawab
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60ae168524c16d1aaf473ec7/mahfud-nilai-korupsi-makin-parah-perguruan-tinggi-harus-tanggung-jawab

Mahfud Nilai Korupsi Makin Parah, Perguruan Tinggi Harus Tanggung Jawab

Mahfud Nilai Korupsi Makin Parah, Perguruan Tinggi Harus Tanggung JawabJakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyebut korupsi di Indonesia semakin parah. Karena itu, perguruan tinggi harus ikut bertanggung jawab.
Dalam keterangannya, Mahfud Md menyebut, pada era pascareformasi, korupsi sangat meluas dan perguruan tinggi menjadi salah satu terdakwa utamanya. Sebab, para koruptor itu umumnya adalah lulusan perguruan tinggi.

"Karena itu, rektor di perguruan tinggi harus memperhatikan ini," ujar Mahfud Md dalam sambutan pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) seperti tertulis dalam keterangannya, Rabu (26/5/2021).

Menurut Mahfud, korupsi zaman Orde Baru terjadi secara besar-besaran, tapi terkonsentrasi dan diatur melalui jaringan korporatis dan pemerintahan Soeharto.

"Korupsinya dulu dimonopoli di pucuk eksekutif dan dilakukan setelah APBN ditetapkan. Ini tak bisa dibantah. Buktinya, Orde Baru direformasi, dan pemerintahan Soeharto secara resmi disebut pemerintahan KKN. Penyebutan itu ada di Tap MPR, UU, kampanye politisi, pengamat, disertasi, tesis, dan sebagainya," lanjut Mahfud.

Namun, bagi Mahfud, setelah reformasi, korupsi malah meluas. Atas nama demokrasi yang diselewengkan, korupsi tidak lagi dilakukan di pucuk eksekutif, tetapi meluas secara horizontal ke oknum-oknum legislatif, yudikatif, auditif, dan secara vertikal dari pusat sampai daerah.

"Lihat saja para koruptor yang menghuni penjara sekarang, datang dari semua lini horizontal maupun vertikal," ujar guru besar hukum Universitas Islam Indonesia itu.

"Kalau dulu korupsi dilakukan setelah APBN ditetapkan atas usulan pemerintah, sekarang ini, sebelum APBN dan APBD jadi, sudah ada nego-nego proyek untuk APBN dan APBD," ujar Mahfud.

Mahfud lalu menyebut soal istilah 'demokrasi kriminal' yang pernah dilontarkan oleh Rizal Ramli. Dalam demokrasi, pemerintah tidak bisa lagi mengkonsentrasikan tindakan dan kebijakan di luar wewenangnya.

"Situasi ini perlu kesadaran moral secara kolektif. Sebab, tak satu institusi pun yang bisa menembus barikade demokrasi yang wewenangnya sudah dijatah oleh konstitusi," kata Mahfud.

"Jika para aktor demokrasinya bermoral bobrok, produk hukum dan pelaksanaannya pun akan bobrok. Hukum itu kan sangat ditentukan oleh moral para aktornya. Itulah tugas kita ke depan," ujarnya.

Bagi Mahfud, demokrasi tetap yang terbaik, tapi perlu ditata ulang dengan keluhuran moral aktornya. Sehingga demokrasi yang tumbuh adalah demokrasi substansial, bukan demokrasi kriminal.

"Ada dalil yang menyatakan bahwa dalam arti tertentu, hukum adalah produk politik. Jika moralitas politik bagus, hukum dan penegakannya akan bagus. Tapi jika moralitas politik jelek, hukum dan penegakannya juga akan jelek," ucap Mahfud.

https://news.detik.com/berita/d-5583...rom=wpm_nhl_11

Solusinya menurut ane jgn biarkan kasus korupsi di biayain oleh negara.
Bila tersangka udah di vonis bersalah maka semua biaya penyelidikan,kejaksaan dan hakim yg bersidang di tanggung oleh koruptornya kemudian nilai korupsinya di dendakan dua kali lipat dari nilai yg adaemoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trimusketeers dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
paling enak itu nyalahin perguruan tinggi...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 3 lainnya memberi reputasi
ancur nih negara pertumbuhan ekonomi anjlok -2.07% covid ga selesai²

skrg kpk diserang habis2an oleh buzzerp gaji dr hasil korupsi

perintah presiden aja ga dituruti, malah jalan sendiri²

mau jadi apa negara ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
baaay dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ppppffftttt....

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan indrae9 memberi reputasi
Njirrr pt yang disalahin emoticon-Ngakak (S)

Kalau koruptornya masih kuliah sih masih rada nyambung dikit lah emoticon-Ngakak (S)
















































emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
superman313 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
"Ada dalil yang menyatakan bahwa dalam arti tertentu, hukum adalah produk politik. Jika moralitas politik bagus, hukum dan penegakannya akan bagus. Tapi jika moralitas politik jelek, hukum dan penegakannya juga akan jelek," ucap Mahfud.

ya trus ngerubahnya bijimane, kan dah masuk lingkaran pemerintah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
deriandroid18 dan 4 lainnya memberi reputasi
Semua dimulai dari PT emang, dana mengucur deras ga jelas kemana. Univ gue dulu makan rusa setahun 3M, beasiswa bagi-bagi, bikin ngakak para pelakunya agamis banget..

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hajigabin dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kbeniadip
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Artinya pemimpin di era sekarang makin koruptif. Buktinya produk hukum dan tingkat korupsi makin parah emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan extreme78 memberi reputasi
Gak beda jauh sebenernya sama maling begal, copet, dan rampok. Cuma yg ini pake baju yg ada kerahnya. Tapi kalo yg di lapangan resiko mati kalo yg baju kerah justru ada kesempatan lolos dgn main sogok, korup dilawan korup juga, wkwk dibayangin doang pun emang asli parah.

Tapi sistim di Indo ini memang gitu, kejahatan seolah legal , ASAL BAYAR , entah di luar berlaku spt itu ato nggak, tapi kalo ada penjahat tertangkap, terutama penjahat yg berhubungan dengan uang, kadang mereka justru diperas kalo mau bebas. Pikir aja, dipenjara pun toh tidak merubah apa-apa kan, malah menuh2in karena kapasitas penjara Indo sudah over, dan malah ngasi makan, jadi hukuman denda itu seolah memang sudah sewajarnya, terutama bagi you know lah, mending dapet duit daripada masukin orang ke penjara.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh donal.duck.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kok bukan yang disalahin APARAT PENEGAK HUKUM


Lahhh ngapain Perguruan Tinggi ..


emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan 4 lainnya memberi reputasi
Bukan korupsi tapi kelebihan bayaremoticon-Ngakak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
mulai skrg jgn kuliahh...

sekolah sampe SMA aja...

daripada jadi koruptor lu tar..

emoticon-Ngakak
Apa perguruan tinggi ngajarin korupsi, kok disuruh tanggung jawab?

Bukannya itu tanggung jawab bersama? Ketularan atasannya yg suka "bukan urusan saya" apa ya? emoticon-Leh Uga
profile-picture
tenglengwotik memberi reputasi
Diubah oleh matcha.tea.1402
Yang harus bertanggung jawab itu generasi baby boomer dan generasi x

Faktanya mayoritas koruptor atau hampir semua adalah generasi itu. Kelahiran di bawah 1985.

Tapi yg disalahin dan dianjing2in malah millenial emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
superman313 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Boomer perusak negeri. Tanggung jawab loe wahai boomer... Jangan kabur ya..
kebanyakan minum kobokan bikin goblok beneran ya om mahfud kgk punya kaca di kantor🖕🖕🖕
Dlu msh terkontrol n terpusat infonya... emoticon-Big Grin
Dlu Proyek tgl dibagi. klo skrng smua ingin jd pemain emoticon-Big Grin

Nyok dah pak mahfud nyalon dah drpd dilangkahi byk orang mulu emoticon-Big Grin

Panjang kalo mau brantas korupsi di indo..mau niru china ya dibalikin lagi ke orde baru, kek taiwan n singapore emang ada anggaran rekrut ulang smua pegawai biar lbh bersih lum kenaikan pengangguran? emoticon-Big Grin
Diubah oleh ruuuruuu
ini buat informasi saja buat siapapun yang peduli dengan pendidikan tinggi kita..
saat ini di PTN, apalagi PTS umumnya fakta yang terjadi adalah mahasiswa ketika bikin skripsi itu ada modus proposalnya gak di acc terus..dengan tujuan mahasiswa menyerah..lalu solusinya dosen yang bikinin..dengan biaya yang mencekik mahasiswa..mau gak mau terpaksa harus mau..karena kalau waktu habis..maka mengulang ambil skripsi semester depan..
adapun skripsi yang dibikinkan dosen itu merupakan file skripsi angkatan yang lebih duluan ambil skripsi..alias judulnya saja yang diputar2 namun..isinya sama..
memang plagiasi turnitin bisa mencegah plagiasi,..namun yang ngerjakan khan mahasiswa..bukan si dosen,,jadi si mahasiswa yang mati2 an memplagiasi file yang diberi dosen karena ketika diuji angka kesamaan nya tinggi...
alasan dosen adalah klise..untuk biaya melanjutkan kuliah..padahal untuk saingan gonta ganti mobil dengan dosen lainnya...atau bagi mahasiswi bisa "bayar" dengan "onderdil pribadi" agar bisa acc..karena untuk bayar gak ada duit..

adapun bagi skripsi mahasiswa yang benar2 meneliti..hasilnya dibikin jurnal oleh dosen pembimbing seakan2 itu merupakan hasil penelitiannya..sehingga turunlah uang riset atau upah bikin penelitian yang besarannya 6-12 juta..
nah selama ini khan uang riset kita banyak habis untuk membayar penelitian sosiologis seperti ini..jadi mimpi saja kita bisa maju..karena penelitiannya juga gak bermutu.
saya pernah menemukan dosen bikinin skripsi mahasiswa dengan data jumlah penduduk yang harusnya sekitar 6o.ooo an di tulis 5 .000.000, ini tentu kesalahan fatal sehingga si mahasiswa dimarahi dosen pembimbing lainnya, sedang untuk menyalahkan dosen pembimbing 1 yang bikinin..gak berani..

menurut saya penelitian skripsi mahasiswa itu judulnya gak perlu canggih2..yang penting hasilnya dapat menambah pengetahuan praktis maupun kemampuan mahasiswa untuk berfikir kritis..bukan sekedar ajang bisnis para dosen gak bertanggungjawab..
saya bisa ngomong begini..karena setiap hari saya bersinggungan dengan kondisi ini

walaupun banyak dosen2 kita yang masih baik moralnya, namun lama kelamaan ini akan menjadi bom waktu..dan semakin membuat sistem pendidikan kita hanya menghasilkan koruptor2 baru..



profile-picture
profile-picture
profile-picture
superman313 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh roger_more2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Jangan sampai kata-kata sakti kadrun keluar emoticon-Cool

"Khilafah solusinya".
emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
Ya bapak banerin lah,
Gue mah rakyat biasa bisa apaemoticon-Leh Uga
makin lama makin aneh nih org
emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di