CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dampingi Firli Umumkan TWK, Anggota Dewas KPK Dilaporkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60a2257c14ecbb328f6de59f/dampingi-firli-umumkan-twk-anggota-dewas-kpk-dilaporkan

Dampingi Firli Umumkan TWK, Anggota Dewas KPK Dilaporkan

Dampingi Firli Umumkan TWK, Anggota Dewas KPK DilaporkanJakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji bakal dilaporkan terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam proses tes wawasan kebangsaan pegawai untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Pegawai KPK Sujanarko mengatakan Indriyanto bakal dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK oleh 74 pegawai yang tak lolos tes wawasan kebangsaan.

"Yang mau kita sampaikan hari ini kita melaporkan salah satu anggota Dewas, Prof ISA melanggar kode etik," kata Sujanarko di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/5).

Senada, penyidik KPK Novel Baswedan membenarkan bahwa pelaporan itu dilakukan setelah pihaknya mencermati kasus TWK.

"Terkait kegiatan kami di gedung ini tadi yang disampaikan Pak Sudjanarko, bahwa kami melaporkan Prof Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewas KPK," ujarnya.

"Ketika kami melakukan perhatian pada hal tersebut, kami dapati ada salah satu anggota Dewas, yang bernama Prof Indriyanto Seno Adji, beliau diduga melakukan pelanggaran kode etik yang serius," llanjutnya.

CNNIndonesia.com masih mencoba menghubungi Indriyanto terkait pelaporan ini.

Diketahui, pelaporan ini adalah buntut keluarnya Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021 yang ditandatangani Firli Bahuri tentang penonaktifan 75 pegawai KPK. Mereka dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Tes wawasan kebangsaan itu menuai sorotan publik. Selain karena diduga ada sejumlah soal yang tidak patut, penyidik Novel Baswedan juga turut menjadi pegawai yang tidak lolos tes, sehingga menjadi perhatian publik.

Saat Firli mengumumkan hasil tes pada 6 May lalu, Indriyanto tampak mendampingi.
Begitu juga Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Sekjen Cahya Hardianto.

Usai tes wawasan kebangsaan KPK menjadi perhatian publik, Indriyanto menegaskan bahwa penonaktifan 75 pegawai sudah melalui prosedur hukum.

"Ini prosedur hukum yang wajar atau layak yang juga sama ditempuh oleh Kementerian atau lembaga lainnya, demikian juga halnya dengan KPK," kata Indriyanto pada 13 Mei lalu lewat keterangan tertulis.

Indriyanto juga menegaskan bahwa keputusan pimpinan KPK tentang penonaktifan pegawai juga bersifat kolektif kolegial. Dengan kata lain, bukan hanya Ketua KPK Firli Bahuri yang mengambil keputusan, melainkan oleh seluruh pimpinan.

"Sama sekali bukan individual dari Ketua KPK, bahkan Dewas termasuk saya turut serta hadir dan paham pada rapat tersebut. Walau selanjutnya substansi keputusan menjadi domain pimpinan kolektif kolegian KPK," tutur Indriyanto.

Sebelumnya, salah satu pegawai KPK yang juga dinonaktifkan, Faisal mengatakan bahwa pihaknya akan menggugat Surat Keputusan (SK) hasil asesmen itu atas dasar tiga alasan.

Pertama, sesuai perintah Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
pegawai KPK seharusnya beralih menjadi ASN secara otomatis.

Kedua, peralihan status pegawai KPK menjadi ASN seharusnya tidak boleh merugikan pegawai sebagaimana Putusan Mahkamah Konstitusi.

Ketiga, SK yang diterbitkan pimpinan KPK tersebut tidak bisa menjadi dasar penonaktifan pegawai karena TWK bukan dasar penentuan kelulusan dan tak ada landasan peraturannya.

"Kami sampai hari ini masih berstatus pegawai KPK. Syarat pemberhentian pegawai KPK apabila melanggar kode etik pegawai, mengundurkan diri, pensiun, atau meninggal dunia," tuturnya, Minggu (16/5).

https://www.cnnindonesia.com/nasiona...kpk-dilaporkan

Peluru panik dan sikap pembangkangan terlihat jelas skrg.
Lucunya kalian itu belum di pecat tapi di non aktifkan dari kewenangan yg dulu kalian pegang dan menunggu instruksi ketua.
Bisa di bilang kalian itu di non jobkan hingga status kalian jelas karena pegawai kpk harusnya menjadi ASN dulu.
Kan kalian blom jadi ASN karna gagal testemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 8 lainnya memberi reputasi
Semakin seru kayaknya...

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
petani.syusyu dan 2 lainnya memberi reputasi
Gobloknya
profile-picture
profile-picture
secer dan extreme78 memberi reputasi
instansi harapan rakyat indonesia sekarang jadi bahan lelucon konsumsi publik...


what have you done...


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
petani.syusyu dan 5 lainnya memberi reputasi
Ga usah dipecatlah ke 74 orang itu,,, kan bisa diakomodir dan dipekerjakan semisal jd cleaning service, driver, perawat kebun, office boy,, dll

Lebih manusiawi

emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
petani.syusyu dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Subannalloh emoticon-EEK!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
secer dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
@ts nya cerdas!
profile-picture
profile-picture
secer dan petani.syusyu memberi reputasi
70an org bekas kapeka ini mending dibungkus aja deh...kirim ke palestin sono, drpd bacot terus dsini emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
petani.syusyu dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Klan baswedan tololnya sama.. emoticon-Malu (S)

Ngomongin kode etik.. Ga punya kaca??.. emoticon-Malu (S)

Dampingi Firli Umumkan TWK, Anggota Dewas KPK Dilaporkan


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
petani.syusyu memberi reputasi
ciyeee cari2 celah emoticon-Leh Uga
kapan bisa legowo? emoticon-Ngacir
profile-picture
petani.syusyu memberi reputasi


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di