CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Agen Asuransi Nakal Juga Jadi Penyebab Gagal Bayar Jiwasraya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6052af6fba8fda01b853b110/agen-asuransi-nakal-juga-jadi-penyebab-gagal-bayar-jiwasraya

Agen Asuransi Nakal Juga Jadi Penyebab Gagal Bayar Jiwasraya


Ekonomi  asuransi jiwa  Jiwasraya
Eko Nordiansyah • 11 Februari 2021 18:17
 
 
 



Jakarta: Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mencatat adanya permainan agen asuransi nakal yang ikut menyumbang kerugian PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Agen nakal itu bekerja sama dengan pejabat Jiwasraya mengatur penerimaan fee di luar tingkat kewajaran.
 
Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan permainan agen nakal dan oknum pejabat Jiwasraya itu mengakibatkan Jiwasraya dan negara mengalami kerugian lebih dari Rp50 miliar. Nilai itu ikut menyumbang gagal bayar Jiwasraya yang defisit Rp38 triliun pada 2020.
 
"Karena di antaranya ada oknum pejabat Jiwasraya saat itu, merangkap sebagai agen, dia dapat double fee. Ini tidak boleh. Catatan saya, akibat hal ini, negara rugi lebih dari Rp50 miliar," kata Boyamin kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021.

Ia menambahkan tindakan permainan agen nakal dan oknum pejabat Jiwasraya ini bisa dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian. Selain itu, akibat tindakannya merugikan konsumen, agen ini bisa dijerat UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.
 
Berdasarkan dari temuan itu, Boyamin sudah mengajukan laporan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Oleh karena itu, ia mendesak Kejagung untuk segera memproses laporan tersebut.
 
"Sebagai jalan keluar untuk mengetahui agen tersebut, di Jiwasraya sendiri terdapat Forum Komunikasi Pekerja Agen Asuransi Jiwasraya (FKPAAJ), yang mana kebanyakan dari agen tersebut sudah tidak lagi memiliki hubungan kemitraan dengan Jiwasraya lantaran perusahaan tersebut tidak lagi memiliki kemampuan finansial," ungkapnya.
 
Seperti diketahui, Kejagung sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka korupsi Jiwasraya dengan hukuman seumur hidup. Selain itu, ada 13 Manajer Investasi (MI) yang juga ditetapkan sebagai tersangka lantaran ikut berkontribusi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp6 triliun dari sisi investasi.
 
Terkait dengan itu, Boyamin mengapresiasi Kejagung yang sudah menindaklanjuti laporannya terkait korupsi pengelolaan dana investasi pada Jiwasraya. Bahkan diketahui beberapa oknum pelaku telah dijatuhi vonis penjara seumur hidup.


sc agen nakal asuransi


gak cukong, gak agen asuuu ransi, ngerampok semua 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 2 lainnya memberi reputasi
this is the reason I don't trust any insurance in indon
profile-picture
diperkosa.tuyul memberi reputasi
asuransi ditawarin sebagai sarana menabung udah keluar dari konsepnya. agen2 mau cepet jual polis nawarin iming2 nabung dengan pendapatan bunga yang tinggi, orang2 jadinya mau beli polis bukan karena manfaat yang ditawarkan, tapi malah tegiur sama tabungannya.

udahlah diban aja semua asuransi pake unit link. agen2 asuransi kalau mau jualan harus edukasi konsep asuransi yang sebenarnya.
profile-picture
profile-picture
jerrystreamer1 dan nastak.die.hard memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
haha trus kalo ada tanam duit di sahamnya

10 tahun gak ada perkembangan harga sahamnya emoticon-Leh Uga

tarik ajalah

tanam di elon musk emoticon-Leh Uga
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Agen kok nakal emoticon-Bingung yak dipecat toh dasar idiot, racun dipiara
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
agen selalu bermulut manis di awal, pahit juga akhirnya nasabah yg telan
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
Daripada di bail out lebih pas di likuidasi aja. Kemudian utang2nya diambil alih pemerintah. Dari pada tetep melihara tikus2 di dalem situ dan masih bayar utang. Mending bakar sekalian lumbungnya dan tetep bayar utang. Setidaknya ngga melihara tikus lagi.
Dari profil bisnis, persentase pendapatan premi melalui agensi itu porsinya kecil. Mayoritas pendapatan premi dari captive (pemerintah) baik itu instansi maupun bumn.
Lagian komisi agen itu merupakan cost yang telah dihitung sebelumnya sebagai variabel biaya


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di