CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b68acdd60e24b3f628b4567/tell-me-why-i-cant-stop-thinking-of-ya

Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Tampilkan isi Thread
Halaman 7 dari 7

Part 44 Final

Ketika seseorang mencintai hal yang pertama diinginkan adalah memiliki. Akan muncul beberapa rasa yang muncul yang membuat seseorang lupa segala sesuatunya, atau orang menyebutnya buta. Love is blind. Tersenyum hanya melihat orang yang dicintai tersenyum, tak melihatnya membuat hati gusar, marah karena cemburu, menyukai apa disukai walaupun kita tak menyukainya, semua serba termaklumkan karena dia yang kita cinta.

Segalanya diciptakan berpasanganya, ada siang ada malam, ada gelap ada terang, ada senang ada sedih, ada mencintai dan ada menyakiti. Segala yang dilakukan harus melalui proses pengorbanan. Pengorbanan yang memang kita iklas menjalani atau yang menyakitkan untuk kita.

***

Riana bergegas ingin pulang dan menyiapkan masakan. Dia menghubungi Bima agar bisa makan malam bersama. Dia mencari beberapa resep masakan yang disukai oleh suaminya.

Setelah semuanya siap, ia menunggu sambik menonton TV namun pikirannya membayangkan sesuatu yang ingin sekali ia beritahukan. Sambil senyum-senyum sendiri, riana menatap layar tv tanpa tahu isi acara yang ia tonton.

"Sayang....", teriak Bima dari balik pintu depan.

Riana bangun dan segera menghampirinya.
"Capek?", tanyanya.

"Lumayan", jawabannya sambil tersenyum.

Bima langsung bersih-bersih diri dan langsung makan. Riana menyiapkannya dan melihatnya makan dengan lahap.

"Kenapa? Kamu ga makan?", tanya Bima.

"Aku mau ngasih kamu hadiah".

"Hm? Sekarang aku ulang tahun?"

"Bukan"

"Terus? Hadiah buat apa?"

"Hadiah sekaligus tugas baru buat kamu. Karena habis ini kamu bakal banyak pekerjaan tambahan"

"Hm? Ga mudeng"

Riana diam, dan masih menatap suaminya yang masih kebingungan mencerna kata-katanya.

"Aku hamil"

Bima diam dan mencoba memastikan apa yang barusan istrinya ucapkan, "Apa sayang?"

"Kamu dengarnya apa?"

"Hamil?", ucap Bima pelan-pelan takut perkataannya salah, karena kata itu sangat sensitive untuk ia ucapankan, takut menyinggung hati riana.

Riana tersenyum dan mengangguk.

Bima langsung meledak rasanya, ia bangun dan memeluk istrinya.

"Bim, aku sesak", ucap riana masih dengan senyumannya.

"Maaf. Hmmm, kamu pengin apa sekarang?"

"Maksudnya?"

"Katanya kalau orang hamil ngidam sesuatu".

"Haha, kebanyakan denger kata orang"

"Hmmmm"

"Jangan ngambek, ga pantes kamu ngambek gitu haha"

"iiish"

"Udah selesai makannya? Biar ta beresin"

"Biar aku aja. Kamu duduk manis saja"

"Hmm, jadi perhatian banget. Coba dari dulu gini"

Bima hanya tersenyum dan membereskan makanannya.

***

"Bim, aku pengin tanya"

"Apa?"

"Setelah banyak kejadian yg kita lewati dari awal sampai sekarang, kejadian terberat menurut kamu yang mana?"

"Hmmm.... Saat kamu dah benar-benar tidak percaya dan kita saling menjauh satu sama lain"

"yang mana?"

"Saat aku memilih untuk mencari pelarian yg salah".

"Oh"

"Kamu?"

"Saat ku pikir kamu punya anak dari dia"

"Dia? Yang mana"

"Aish, berapa banyak cewek yg kamu ajak kencan?"

"Hahaha, maaf. Coba lanjutan ceritanya"

"Aku tahu kamu orang yg cepat sekali akrab dengan orang lain. Kamu awalnya terlihat judes bin kejam tapi setelahnya kamu tidak tahan buat bantu orang. Dan perhatian kamu itu yg sering buat orang lain salah paham sekaligus menyukaimu dengan cepat. Aku tidak suka itu"

"Hm, begitu? Wah, aku baru sadar"

"Jengkelin!"

"Tapi kamu cinta kan? Hahaa"

"Hmmm, aku benar-benar terperangkap terus. Mau pergi kemanapun bahkan pisah pun akhirnya balik lagi"

"Tapi aku sempat hampir putus asa dan nyerah"

"Kenapa?"

"Aku mulai capek, maksa kamu juga tidak baik, apalagi sudah ada seseorang yg dari dulu perhatian denganmu lama. Rasanya aku bakal kalah"

"emmmm, maksudmu erik? *

" Heem"

"Haha, aku ga nyangka. Berarti kamu sebenarnya cemburu saat kita masih kuliah. Tapi aku lihat kamu g ada ekspresi cemburu. Ta kira aku gagal"

"Maksudmu kamu sengaja?"

"Iya. Tapi karena g berhasil akhirnya aku pikir itu g masalah kalo aku pergi sama erik. Toh kamu ga akan marah atau berpikir aneh2 karena kamu tahu dia temanku"

"Hah, benar-benar bikin hati anak orang terbakar"

"Haha, tapi aku hanya deket sama dia aja. Kalo kamu kan banyak banget"

"Tapi kamu juga sedingin es. Bahkan dari saat aku pdkt. Ahhh, aku kerja keras banget itu"

"Haha, siapa yg percaya sama kamu. Kamu dah terkenal dekat dengan banyak cewek walaupun g kamu pacari secara resmi"

"Waahhh, ternyata aku terkenal juga"

"Ish, g punya prinsip"

"Pencemaran nama baik nih. Aku cuma pacaran sama kamu loh pas kuliah"

"Yang deket? Aku juga denger kamu sering nginep di rumah teman cewek kamu"

"Haha, kami hanya teman ko. Tapi sekali aku memutuskan sesuatu bakal terus fokus dengan satu hal, seperti ke kamu"

"Gombal"

"Hahaha. Oh ya, aku pengin tanya sebenarnya kamu pernah ada rasa dengan erik?"

"emmm, pernah nyoba buka hati"

"Hasilnya?"

"Sulit, yg keinget wajah tengilmu terus. Nyebelin banget ta kira kamu guna2 aku"

"Hahaha, masih percaya gitu. Itu kamu saking cintanya sama aku"

"Narsis"

"Haha"

"Aku pengin tanya yg terakhir"

"Apaan?"

"Jawab jujur"

"Hm? Nanti akhirnya bakal di usir dari kamar ga?"

"Tergantung"

"G mau"

"Ish, oke g bakal. Tapi jawab jujur. Aku pengin tahu"

"Oke"

"Aku sebelum nikah sama aku sudah tidak itu?"

"Ya"

"Hmmm"

"Seberapa jauh aku lari, yang terlintas kamu terus. Aku ga bisa lupa tentang kita. Untung kamu punya adik yg sangat koopertif hahaha"

"Ish"

"Kita tidur ya, dah larut. Terima kasih sayang, untuk kembali lagi. Love you"

"Love you too, night"

"Nite"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i4munited dan 4 lainnya memberi reputasi
Beneran tamat ne gan?
profile-picture
i4munited memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
menarik sih threadnya....ijin nenda ya
profile-picture
i4munited memberi reputasi
Apakah thread ini perlu dilanjutkan?
profile-picture
i4munited memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Aww sweet sekaliiii
profile-picture
i4munited memberi reputasi
emoticon-Cendol Gan
profile-picture
i4munited memberi reputasi
Tell me why.. Aint nothing but a headche emoticon-Kaskus Radio
profile-picture
i4munited memberi reputasi
Nitip sendal ya gan, ane tertarik banget buat baca keseluruhan ceritanya ini emoticon-Malu
pesen tempat dulu
amankan dri para junker
emoticon-Cool
profile-picture
i4munited memberi reputasi

Terima kasih

Kehidupan tidak akan pernah selesai hanya sampai satu tujuan, dua tujuan, tiga tujuan terlampaui. Kalau kita tetap pada pendirian kita tanpa terpengaruh orang lain, ketenangan akan tercipta, namun ketika telinga kita terlalu sensitif mendengar kata orang maka yang terjadi hidupmu akan sangat melelahkan.

Dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah atau kerja, dari jomblo, pacaran, ditanya kimpoi, ditanya hamil, ditanya yang kedua, tiga, empat dan seterusnya.

Mulut memang ringan sekali berucap namun kita jangan mudah terpengaruh. Jadilah diri sendiri. Raih apa yang ingin kamu raih.

Anak pertamaku sekarang sudah beranjak satu tahun. Awal kehamilan sangat-sangat bahagia. Hal pertama yang banyak diidamkan banyak pasangan, dan kami diberikan kepercayaan sama Tuhan untuk menjaga bidadari kecil. Masa ngidam adalah masa berat, emosi kita seperti dipermainkan istri, mau emosi, di sana ada 2 manusia, yang satu manja, yang satu masih belum tau apa-apa, liat aja nggak, karena masih dalam kandungan.

Kelahirannya membuatku semakin sadar betapa luar biasa Riana dalam mengandung putri kecil kami. Sampai melihatnya berjuang saat melahirkan saja rasanya tidak sanggup melihat kesakitannya.

Pengalaman pertama jadi seorang ayah dan anak pertamaku adalah perempuan. Sosok kuat dibalik kelembutannya. Ada rasa takut, kalau sampai kelak dewasa dia akan bertemu dengan orang yang seperti ayahnya ini. Tidak ada ayah yang rela anak perempuannya dipermainkan laki-laki tidak bertanggung jawab.

"Giera"

Nama sang bidadari kecil kami yang sekarang sudah berusia satu tahun.


***

Layaknya ibu-ibu pada umumnya, Riana adalah sosok yang protek sekali dengan Giera, entah tentang makanan yang masuk atau tontonan yang ia lihat. Ketika sedang tidak kerja, Giera langsung ditaruh didekatku agar aq tidak asik sendiri.

Mumpung istri lagi sibuk dengan rumah, aq sering mencuri-curi waktu melanjutkan Naruto yang dulu jika belum download Boruto terbaru jika tidak nonton one piece. Giera sengaja aq ajak nonton biar tenang. Sepertinya ia juga menikmati. Namun namanya juga anak-anak, ia akan mencontoh apa yqng ia lihat. Riana selalu melotot padaku jika ada tingkah aneh Giera yang nggak pernah ia lihat. Bagaimanapun aq menyangkal, istri punya insting terbaik dan suami ga bisa yg namanya bohongin istri. Kecuali istri memang sengaja diam atau pura-pura nggak tau, yang seperti ini harus hati-hati karena nanti anda akan terkena jebakan batman.

Malam ini Giera tidur cepat dan nggak rewel juga karena habis diajak keluar bareng. Riana baru saja terlelap, aq tahu dia kecapean tapi kami sudah lama tidak ngobrol tenang. Rasanya ingin membangunkan dan ngobrol bareng tetapi kasian sampai dia bangun.

"Sayang, belum tidur?" sambil membuka matanya pelan-pelan, Riana mulai memulihkan kesadarannya.

"Iya, belum ngantuk"

"Tumben. Kamu tadi tidur siang?"

"Engga. Cuma lagi pengin liat istriku yang lagi tidur pulas"

"Apaan, malem-malem gombal"

"Haha, kan bener. Emang lagi ngapain coba?"

"Au ah"

"Haha, sini mendekat" ucap Bima sambil menepuk-nepuk space kosong.

"Hmmm, kamu lagi kenapa sih yang?"

"Gapapa, kenapa sih? Emang kalo deket-deket sama suami salah ya?"

"Ya engga. Cuma..."

"Yaudah, sini"

"Kamu yang mendekatlah"

"Hmm, oke"

Riana melihat ke arah suaminya sesekali sambil berpikir.

"Sayang..."

"Hmm, apa?" jawab Bima.

"Jangan bilang kamu lagi.... "

"Hmmm?"

"Aku lagi dapet loh..!" terang Riana.

Bima memutar bola matanya lalu menarik napas dan menarik senyumnya terpaksa.

"Engga, aku lagi pengin meluk kamu saja ko".

Riana tersenyum melihat tingkah suaminya malam ini. Mereka akhirnya terlelap kembali.
profile-picture
egama memberi reputasi
Ini masih lanjut ganemoticon-Jempol
nagih banget bang asli, makasih udah berceritaemoticon-Toast
Halaman 7 dari 7


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di