CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
RI Mau Bangun Tempat Peluncuran Roket, Sudah Ada Investornya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6035f3bdb6562124a471e690/ri-mau-bangun-tempat-peluncuran-roket-sudah-ada-investornya

RI Mau Bangun Tempat Peluncuran Roket, Sudah Ada Investornya

RI Mau Bangun Tempat Peluncuran Roket, Sudah Ada Investornya


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Republik Indonesia menyiapkan dua lokasi di Indonesia bagian timur untuk menjadi bandara antariksa alias tempat peluncuran roket. Dua wilayah tersebut adalah Morotai di Maluku Utara dan Biak di Papua.

Namun, lokasinya semakin mengerucut ke Biak. Seperti yang diutarakan oleh Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin 2019 lalu, Biak sudah sejak tahun 1980-an ingin dijadikan sebagai tempat bandara antariksa.

Apakah sudah ada investor yang berminat mendanai proyek tersebut? Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pun memberi sinyal positif mengenai itu.

"Kalau cerita-cerita informal dan formal ada, tapi belum untuk saya sampaikan ke depan publik," kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/2/2021).

Bahlil meminta waktu untuk membereskan hal tersebut. Untuk detail lokasi proyeknya, mantan Ketua Hipmi itu juga belum bersedia menjawab.

"Mohon kasih kami waktu biar kami clear-kan dulu, tapi kalau ditanya di mana? itu memang potensinya di wilayah timur, lokasinya di mana? Belum bisa juga kami sampaikan. Tapi bahwa ada potensi, iya, potensi itu ada," tambahnya.

Sebagai informasi, sebelum terpilih Biak, pulau-pulau lain yang pernah menjadi kandidat sebagai tempat bandara antariksa adalah Morotai, Enggano, dan Nias. Namun dibandingkan tiga pulau lainnya, Biak yang dinilai paling strategis dan menguntungkan.

Secara detail geografis, Biak terletak pada titik koordinat 0º55′-1º27′ Lintang Selatan (LS) dan 134º47′-136º48 Bujur Timur (BT). Posisi tersebut, sangat baik sebagai tempat peluncuran Roket Peluncur Satelit (RPS) ke Geostationary Earth Orbit (GEO) dan berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar roket ketika peluncuran.

"Kalau dekat ekuator, peluncuran untuk membawa satelit bisa ke berbagai arah, jadi bisa arah polar, dan yang jarang bisa dilakukan itu arah ekuatorial. Dan kalau diluncurkan dari ekuator akan lebih murah biayanya karena tidak perlu ada manuver untuk mengubah orbitnya," jelas Kepala LAPAN dalam wawancara Blak-blakan detikcom 2019 lalu.

https://finance.detik.com/berita-eko...240.1579675154




Mantap betul bray emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
muke gile bray emoticon-Wagelaseh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
semoga aja bener-bener MEROKET emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
GIF

september meroket semakin nyata
emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
clyope dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
ngibul lagiemoticon-Ngakak
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Anjay Biak bakal jadi kota antariksa, bangga pernah sekolah disana dulu emoticon-Malu
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Hemat BBM? Knp tdk di Nias, yg gravitasinya rendah?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
fermadi musk and the gang investor nyee
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Daripada lu bangun peluncuran roket
Mending lu bangun jalan2 rusak yang banyak di perbatasan atau pedalaman Kalimantan
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 37sanchi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Paling prospek emang di Biak, lokasinya dekat banget dengan GSO. Dan di Frans Kaisiepo Airport dah ada landasan pacu yang cukup panjang untuk landing pesawat pengangkut roket.

Pra 1998, Biak pernah jadi Spaceport dengan fasilitas remote sensing, walaupun belum ada launching-pad kaya di KSC. Dengan kata lain, peluncuran roket masih pake metode angkut menggunakan pesawat udara.

Cuman ya, Spaceport Biak terkendala dengan masyarakat sekitar yang katanya kurang menerima aktivitas/kegiatan tersebut.

Semoga Papua semakin maju dengan dibangunnya Spaceport/Space Center di Biak. Semoga pemerintah bisa bener-bener merealisasikan dan mempermudah investor masuk untuk membangun Spaceport/Space Center.

Udah saatnya Indonesia jadi negara peluncur utama emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 2 lainnya memberi reputasi
gak cocok ah

cocoknya jadi tempat penangkaran satwa, bikin kebun binatang internasional aja emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan pitaksemprul memberi reputasi
emoticon-Leh Ugaemoticon-2 Jempol
mau nerbangin kembang api?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

SpaceX kah?

Seharusnya benar2 kita manfaatkan letak geografis yang menguntungkan
tinggal infrastrukturnya yang perlu diperbaiki
kalo lokasi oke tapi aksesnya sulit ya sama aja boong

profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
jgn seneng berlebihan ntar kena php lg baru tau
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
mau kirim kadrun ke ruang angkasa? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan pitaksemprul memberi reputasi
mau bangun tempat peluncuran buroq mungkin maksudnya?
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan pitaksemprul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
mau dosa tapi takut ga percaya emoticon-Traveller
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Jalanan ke tempat peluncuran harus di pager tinggi. Kalo sampe nabrak babi bisa bangkrut investornya
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Pembual tukang kibul
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
sekalian luncurin cebong & kadrun ke luar angkasa emoticon-Shakehand2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di