- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Acungkan Sabit ke Petugas PPKM, Pelaku: Kayak Kamu Saja yang Paling Tahu MasalahCovid


TS
gabener.edan
Acungkan Sabit ke Petugas PPKM, Pelaku: Kayak Kamu Saja yang Paling Tahu MasalahCovid

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (13/2/2021) malam.
Kejadian berawal saat I Wayan Balik bersama tiga teman pecalang, yakni I Made Dita, I Wayan Weta, dan I Wayan Kartika, melaksanakan patroli dalam rangka PPKM.
Saat itu, para petugas ini mengendarai mobil patroli Toyota Hilux. Lalu mereka bertemu dengan pelaku di depan sebuah vila.
Pelaku saat itu memarkir motornya melintang di tengah jalan. Petugas kemudian turun dari mobil dan meminta pelaku untuk pulang dan memindahkan sepeda motornya.
Pelaku awalnya mengambil sepeda motor miliknya dan pergi masuk ke vila tempatnya bekerja.
Namun, tiba-tiba pelaku datang mendekat ke mobil sambil mengacung-acungkan sebilah sabit sambil berteriak.
Sambil mengacungkan sabit, pelaku juga berteriak, "Kayak kamu saja yang paling tahu masalah Covid".
”Care nak ci gen nawang masalah Covid, yang artinya kayak kamu saja yang paling tahu masalah Covid," kata Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja, saat dihubungi, Senin (15/2/2021).
Para petugas yang merasa terancam kemudian kabur. Saat peristiwa itu, pelaku juga sempat mengayunkan sabitnya ke arah kepala saksi I Wayan Balik. Beruntung, bisa dihindari.
"Saat itu, yang bersangkutan berusaha mengejar saksi, namun tidak berhasil," kata dia.
Pelaku langsung kembali ke tempat memarkir mobil pecalang dan merusak lampu sen belakang sebelah kiri.
Para saksi langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ubud.
Berdasarkan laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah vila yang berlokasi di Jalan Cempaka, Banjar Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Sementara itu, barang bukti yang diamankan satu buah sabit dan pecahan kaca lampu sen belakang sebelah kiri mobil Toyota Hilux warna hitam dengan nomor polisi DK 9644 LA.
Atas kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah ”Ordonnantietijdelijke Bijzondere Strafbepalingen” (STBL.1948 Nomor 17) dan Undang-Undang Republik Indonesia Dahulu Nomor 8 Tahun 1948 dan Pasal 335 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 406 Ayat (1) KUHP.
Ancaman maksimalnya yakni 12 tahun pidana
https://regional.kompas.com/read/202...ng-tahu?page=2
sudah salah,nyolot dan galak pula

Khas negeri +62

Diubah oleh gabener.edan 15-02-2021 23:03






Sadhunter dan 4 lainnya memberi reputasi
5
1.4K
16


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan