CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 26
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc53e7bc820846bb12d0eb1/clean-debatedebate-eksistensi-tuhan---part-26

[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan

Tampilkan isi Thread
Halaman 307 dari 314
Quote:


Lutuna atheis ababil bin wannabe...emoticon-Leh Uga

Di 62+ ini mayoritas kayak gitu...kagak tahu apa2...tapi sok tahu apa2...emoticon-Traveller

Baru belajar sains...auto atheis...padahal, hidup nya cuma ngendon di kamar...kagak tahu kehidupan yg sebenarnya...emoticon-Leh Uga
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Karena bahasannya ke hukum logika dan prima causa, mau numpang nanya.

Misalkan ada statement: "Ada kalimat yang panjangnya tidak terhingga." Contohnya: "Saya tahu bahwa kamu tahu bahwa saya tahu bahwa kamu tahu ... dst."

Secara intuitif bisa dibilang bahwa kalimat di atas pasti tidak terhingga kalau diteruskan. Tapi tidak mungkin kalimat ini ditulis karena alam semesta ini akan penuh dengan huruf, dan kalau diucapkan tidak akan pernah selesai. Jadi sebenarnya statement ini tidak bisa buktikan.

Kalau saya bilang: "Murni menurut aturan tata bahasa, ada kalimat yang panjangnya tidak terhingga." ini berarti bukan pembuktian. Karena ini mirip kalau saya bilang "menurut aturan catur, pion bisa bergerak 2 langkah." Statement ini tidak mengandung statement apapun mengenai dunia eksternal. Konten empirisnya nol.

Kembali ke topik.

Prima causa adalah kebalikan dari problem di atas tadi. Kalau dibilang bahwa "kausalitas infinite regress tidak mungkin karena tidak sesuai hukum logika." Apakah statement ini mengandung statement mengenai dunia eksternal? Atau kita cuma mengikuti aturan logika?

Lalu, apa itu hukum logika? Apakah hukum logika ada di dunia eksternal? Dalam artian apa hukum logika ditaati atau dilanggar?
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
Quote:



ukuran mungkin/tidak justru realitas. kalo memang bisa tanpa ada gesekan, benda yg bergerak bakal bergerak scr infinite. jadi kondisi ideal hanya utk memperjelas apa itu gerak dan parameter lain (gesekan dll)

jadi kalo misal ada fisikawan yg memprediksi kiamat itu adalah big freeze (misalnya) justru krn berangkat dari kenyataan
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
@pippen, udah dapet atau belum random yg tidak terbatas?
Kalo belum dapet, biar gue kasih tau contohnya.
Quote:


Cuma sebagai catatan, hukum non kontradiksi itu berlaku pada hal yang sifatnya absolut. Kalau 1 +1 =2 nilainya benar maka 1+1=3 salah.

Ada seorang filsuf namanya hegel. Dia memperkenalkan ttg dialektika dimana tesis dan antitesis bersintesis.

Gambarannya gini, telur itu ayam apa bukan?
Kalau dilihat bahwa telur itu berasal dari ayam maka ya, telur itu ayam (tesis).
Tapi kalau dilihat bahwa telur tidak memiliki sifat2 ayam (bulet, bercangkang) maka telur itu beda dgn ayam (antitesis).

Sintesis dari dua hal itu adalah telur itu bagian dari perkembangan ayam. Dan nantinya ayam menghasilkan telur. Sintesis menghasilkan pemahaman yg lebih menyeluruh ttg telur dan ayam.

Ini mirip seperti cerita 7 orang buta yg berusaha melihat gajah.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Jadi kalau disimpulkan ada dua hal, bener secara ide (logika) dan bener secara empiris? Btw proses mengetahui air = h2o itu empiris lo. Kayanya salah ngasih contoh atau saya yg nggak paham.
Diubah oleh rojopurwo
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:

Itu bisa jadi infinity... tapi bisa juga Circular,hanya berputar di situ situ aja..
Diubah oleh wesleyivan
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Quote:


Makanya ada syarat2 dimana dialektika ini berlaku. Bedanya di bagaimana sesuatu itu diidentifikasikan.

Yang no 1 diidentifikasikan secara turunan, apa ini istilahnya. Kalau misal telur memang sesuatu yg beda dgn ayam, maka kita bakal liat telur berkembang dari telur kecil jadi telur besar, gak pernah jadi ayam wkwk.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
The God must be crazy
Quote:


Proses identifikasi memang proses pembedaan, tapi selalu based on something. Binomial nomenclatur contohnya. Kalau prosesnya diteruskan ya mungkin nggak ada satu hal yang bener2 sama. Entahlah. Tapi ini udah out of topik kayanya.
Quote:


Aku ada masalah baru, yg terus terang juga masih bingung.
Kalau sintesis dibuatkan kontranya dan melahirkan sebuah sintesis baru, dan diulang terus menerus, apakah suatu saat akan ada ujungnya?
Maksudnya apakah suatu saat akan ditemukan sebuah kesimpulan yang nggak punya kontra argumen?
Quote:


Al ghazali, bin rusdi dan udin macho wkwk
Quote:


Ada satu kutipan dari Archimedes yang berbunyi

Quote:


disitu archimedes sedang mencoba membuktikan bahwa tuas yang dia temukan sanggup untuk memindahkan bumi KALAU SAJA ada tempat yang cukup baginya untuk berpijak dan mengoperasikan tuas.
Poinnya disini adalah,meskipun perkataan dari archimedes tidak terbukti secara empiris,karena keterbatasan space dan resources yang dimiliki,tidak semata-mata menjadikan pernyataan archimedes menjadi salah..Mengapa demikian?karena kita sendiri telah melihat bagaimana tuas bekerja dalam kehidupan sehari-hari,dan prinsip itulah yang memungkinkan kita untuk memproyeksikan sesuatu yang belum bisa kita buktikan secara empiris,namun secara teori dapat dihubungkan dengan konsep2 sederhana dalam kehidupan.

Nah sekarang balik ke kasus agan tentang kalimat yang tidak terhingga..

Menurut saya kalo agan berpikiran secara materialistis,maka seharusnya juga agan berpikir secara deterministik,artinya,jika segala sesuatu di alam semesta dapat diukur dengan mekanisme matematis,maka hal-hal yang belum terbukti secara empiris juga seharusnya sah secara logis,karena variabelnya adalah materi yang dapat diukur.

Agan menulis tentang ketidakmungkinan menulis kalimat matematis yang amat panjang,karena alam semesta akan penuh dengan huruf,
bagi saya itu dapat saja terjadi JIKA ALAM SEMESTA punya space untuk dapat menampung semua tulisan itu..dan karena sepertinya pekerjaan menulis kalimat tersebut tidak mungkin dilakukan oleh manusia,bukan berarti logikanya menjadi salah..Dari awal ane mengutip archimedes sebagai pembanding bahwa,sekalipun pekerjaan memindahkan dunia merupakan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan karena keterbatasan space,namun secara teoritis itu bisa diterima oleh logika,
Demikian juga dengan statement linear yang tiada akhir seperti yang agan contohkan..Sekalipun belum ada satu manusiapun yang bisa menuliskan keseluruhan kalimat tersebut,namun secara teoritis logikanya adalah sah..
Diubah oleh wesleyivan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
udin bences ngamuk. mau bales dendam lama yg gak pernah kesampean.

kabur ah...
Quote:


Bisa jadi apa yg dikatakan si ngobel ada benarnya...emoticon-Ngakak

Secara Tuhan akan menjukkan 'bukti' Dia nyata...melalui ciptaan Nya...

Btw, sampai skrg gw blom tahu definisi 'alam' yg dimaksud si ngobel...?
Diubah oleh sabeni80
Sampe skrg gw masih terkagum2 ama si ngobel...pada saat die tahu apa yg terjadi dibalik pra big bang...dgn menyodorkan rumus relativitas einstein...emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngobel?
Quote:


Ilmuwan sejati dapat nobel...dari hasil karya2 nya...kalo si udin dapet ngobel...krn kejeniusan bokong nya...eh salah...otak nya...emoticon-Leh Uga
Haduh...
Nggak paham saya wkwk. Waktu itu cuman ngikutin sampe alam kadim dorong2 meja, akhirnya saya menyerah nggak paham.
======

Kemaren aku keliru waktu bilang 1+1=2 itu absolut. Yang bener pada sistem bilangan desimal 1+1=2, tapi kalau di sistem biner 1+1= 10.

Jadi yang dijumlahkan itu nilai yang diwakili oleh angka "1". Nilai ini tetap walaupun sistem bilangannya beda.

Nilai yang disimbolkan dgn angka ini sama seperti ide yang disimbolkan kata.

Jadi kalau angka adalah simbol yang mewakili suatu nilai, dan kata adalah simbol yg mewakili suatu ide, apa yang diwakili oleh alam?
Diubah oleh rojopurwo
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Alam bukan gagasan .. alam ya begitu adanya ... alam gak butuh simbol sebagai perwakilan .. wk wk wk
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 307 dari 314


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di