CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cbc851a018e0d5684371b5f/pacarku-hidup-kembali

PACARKU HIDUP KEMBALI (Romance, Ecchi, Horror, Comedy)

Tampilkan isi Thread
Halaman 136 dari 165
Kok ngaceng ya do? Wkwk
profile-picture
profile-picture
Martincorp dan hellkat08 memberi reputasi
BAGIAN 37
MIMPI BURUK YANG BERULANG
part 4


Hayati mengajak Romi untuk melanjutkan permainan cinta nya. Ia sangat bersemangat karena hal itu membuat hatinya menjadi senang dan perlahan menghapus trauma yang dialaminya akibat mimpi buruk yang terus terjadi.

Romi terlihat sangat kelelahan setelah berkali kali menyemburkan cairan cintanya. Ia seakan akan diperas oleh Hayati sampai kering. Hingga suatu ketika, Romi pun menyerah terhadap Hayati. Ia tergolek lemas diatas ranjang yang kini sudah tak karuan.

"Cukup Bude! aku udah gak sanggup lagi...aku menyerah" keluh Romi sambil memegangi tongkat riangnya.

"Oalah...maafin aku Rom, aku terlalu bersemangat"

"Gila nih Bude, udah tua tapi nafsunya gede"

"Yeaaay umur boleh tua tapi semua barangku masih muda hihihihi"

"Njiiir!! Gak kebayang kalo aku maen sama Bude pas Bude masih jadi kunti, pasti nyeremin ya?"

"Ya enggak lah Rom, aku bisa jadi cewek cantik...lagian aku tuh kunti sakti kali"

"Syukurnya sekarang Bude udah jadi orang lagi, aku senang Bude"

"Aku juga Rom, udah lama banget aku gak ngerasain dijamah sala lelaki"

Romi mencium kening Hayati sambil kembali memeluknya. Akhirnya mereka tertidur karena tak kuat menahan lelah setelah bermain cinta selama berjam jam dan tanpa henti.

Hayati bisa tidur dengan nyenyak. Ia tak mengalami mimpi buruk kembali setelah bermain dengan Romi. Perbuatan ini adalah dosa besar, tapi Hayati tidak mempedulikannya. Ia lebih memilih untuk tidak membodohi hati kecilnya lagi.

Pagi telah tiba, sinar mentari pagi menerpa wajah Hayati yang tengah tidur dengan penuh kedamaian. Ia pun terbengun karena terpaan sinar itu yang membuat matanya silau. Hayati membuka selimut, ternyata ada tangan Romi yang masih meingkar di perutnya. Ia kemudian mebalikan badan hingga berhadapan dengan Romi yang masih tidur.

"Oh...keponakanku yang kurang ajar!! Kamu kok ganteng banget sih kalo lagi bobok...aku makin suka deh sama kamu hihihihi" gumam Hayati sambi mencium Romi.

Akan tetapi ketika Hayati mencium Romi, ia merasakan suhu tubuh Romi menjadi dingin. selain itu tubuhnya kaku, kulit pucat dan bibirnya membiru.

Hayati langsung panik, ia berusaha membangunkan Romi, namun tidak ada reaksi. begitu tubuh Romi terbalik dengan tak sengaja, Hayati melihat sebilah pisau menancap dipunggungnya,

"Aaaaaaarrrrghhhhhhhhh!!!! Tidak mungkin!! Ini pasti mimpi!!" teriak Hayati.

Hayati membuka laci meja untuk mencari benda tajam. Ia menemukan sebuah pisau cukur mili Parhan. Ia menyayat tangannya untuk berusaha bangun dari mimpi buruk itu. Akan tetapi hal itu tidak berpengaruh terhadapnya. Hayati tetap merasakan sakit tapi tidak bisa berganti keadaan.

"Ini nyata!!! Ini nyata" gumam Hayati dengan penuh keputus asaan.

Hayati mengambil sehelai handuk untuk menutupi tubuhnya, lalu ia berlari keluar untuk mencari pertolongan. Sambil berteriak, Hayati berlari dengan panik, menaiki anak tangga yang begitu panjang. Dia bermaksud menghampiri Aldy yang ada di kamarnya. Suasana di rumah sangat sepi bahkan gelap, padahal waktu menunjukan pukuk delapan.

Ketika tiba di depan kamar Aldy, Hayati langsung membuka pintu kamar, lalu ia masuk dengan tergesa gesa.

"ARRRRRRRGGGGHHHHHHH!!!!!!" teriak Hayati yang terkejut melihat Aldy yang sudah tergantung pada seutas tali yang terikat pada kusen jendela. Tubuh Aldy yang memakai seragam SMA berlumuran darah dan dipenuhi dengan banyak pisau yang menancap di sekujur tubuhnya.

Hayati pun akhirnya lemas setelah melihat dua keponakannya mati dihadapannya. Sayup-sayup terdengar suara derap langkah dari luar kamar. suara itu semakin mendekat.

"Haloooo Iblis? apa kamu senang liat pemandangan ini" tanya Cecil yang memakai setelan baju zirah ala prajurit Eropa abad pertengahan.

Hayati menengok ke arah Cecil, ia lalu menangis dan bersujud dihadapannya.

"Aku mohon Cil, jangan siksa aku kayak gini...aku mohon!! aku cuma pingin bahagia" Hayati memelas.

"Kasian sekali kamu...dasar iblis!! Kamu sampe membuang harga diri demi meminta belas kasihku"

"Aku tau ini semua gak nyata Cil...aku mohon hentikan semua ini, aku akan pergi dari rumah ini"

"Hahahahahaha...kamu pikir ini cuma mimpi buruk? Semua ini nyata!!!!"

Cecil menendang Hayati sampai terpelanting. Hayati pun tidak bangkit kembali, ia memilih pasrah. Cecil secara membabi buta menganiaya Hayati dengan pukulan dan tendangan yang dihujamkan ke tubuhnya.

"Hmmmm...ayolah iblis, keluarlah kamu!! Tunjukkan kekuatanmu!!"tantang Cecil.

Hayati tidak menggubris keinginan Cecil untuk bertarung karena dia sadar kalau semua ini tidak nyata. Cecil kemudian melempar sebuah kantong plastik yang berisi suatu benda ke hadapan Hayati. Dia meminta Hayati untuk membuka bungkusan itu dan melihat isinya. Hayati kali ini menuruti permintaan Cecil, ia membuka bungkusan itu. Ternyata isinya adalah potongan kepala Rini. Seketika Hayati langsung histeris dan berteriak kencang. Matanya menyala terang, cakarnya memanjang dan gigi taringnya juga sama. Tumuh sepasang tanduk melingkar dari kedua pelipisnya dan munculnya sayap berbulu dari punggungnya.

"Nah...akhirnya kamu muncul juga hahahahaha" teriak Cecil.

"Kau sudah membunuh adikku satu satunya, kau mahluk biadab, kau membunuh ibumu dan adik adikmu sendiri...tak akan kumaafkan"

"Huh!! sejak kapan iblis peduli sama kehidupan manusia"

Belum selesai Cecil berbicara, Hayati langsung menyerangnya dengan kekuatan penuh. Seketika tubuh Cecil pun terbelah dia. Cecil pun sekarat akibat pukulan itu. Tubuh bagian atas Cecil terbaring di lantai, Hayati berjalan menghampirinya.

"Saatnya buatmu untuk mati!!" kata Hayati dengan penuh dendam.

"Hahahahaha...kalo begitu mari kita mati sama sama"

Tiba tiba tubuh Cecil meledak hebat. Hayati pun ikut terkena ledakan dan pandangannya menjadi seketika gelap.

"AAAAAARRRRGGGHHHHHH!!!!!!!!!" teriak Hayati sambil terperanjat dari tempat tidurnya.

"Bude kenapa?" tanya Cecil yang berada disampingnya.

Hayati kebingungan melihat keadaan yang mendadak berubah. Ternyata diriya masih berada diatas ranjang. Dia dilingkupi oleh Cecil, Romi dan Aldy. Secara spontan, Hayati langsung bangun dan memeluk ketiga bersaudara itu sambil menangis.

"AKU SENANG KALIAN MASIH HIDUP" teriak Hayati sambil terisak.\

"Bude...kita selali disampungmu...Bude mimpi buruk lagi ya?" kata Cecil.

"Iya Cil, kali ini adalah mimpi terburuk dari yang terburuk yang pernah aku alami" balas Hayati .

"Bude mimpiin apa? " tanya Aldy.

"Aku mimpiin kalian semuanya mati dibunuh sama Cecil... terus aku balas kematian kalian dengan membunuh Cecil" jawab Hayati.

Hayati kemudian kembali menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. Ia diliputi rasa penyesalan yang luar biasa. Cecil pun memeluk Hayati dan mengelus kepalanya.

"Mimpi buruk Bude udah berakhir!! Sekarang Bude udah bangun, Bude gak usah nangis lagi"

"Tapi aku melakukan perbuatan keji dan biadab dalam mimpiku yang sekarang... aku bener bener perempuan biadab"

"Udah Bude, jangan terlalu dipikirkan! Semua itu kan cuma mimpi, Bude perempuan baik, perempuan terhormat"

Cecil menyuruh kedua adiknya keluar dari kamar. Ia lalu berusaha menenangkan Hayati. Perlahan, Hayati bisa menghentikan tangisannya.

Pagi itu, Cecil mengajak Hayati sarapan. Bi Edoh sudah menyiapkan berbagai menurut sarapan untuk Hayati dalam jumlah besar.

Hayati tampak berwajah muram dan pucat. Seakan tidak ada lagi rona keceriaan yang tersirat di wajahnya. Semua orang mengkhawatirkan keadaannya.

Hayati mengakhiri sarapannya dengan cepat. Ia hanya memakan sepotong roti saja dan minum segelas air. Setelah itu ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Cecil, Romi dan Aldy pun merasa cemas dan kasihan.

"Kak, gimana nih Bude? Kok bisa jadi gitu? " tanya Romi.

"Gue gak tau Rom, sejak kesini dia suka mimpi buruk, sebelumnya dia masih bisa tetep ceria, tapi sekarang dia jadi pemurung" jawab Cecil.

"Betul Kak, semalem aja gue nemenin Bude sambil nonton bola di kamarnya, gue ngobrol dan ketawa ketawa sama dia... gak ada tanda apa apa, malah dia sampe ketiduran, abis itu gue tinggalin dia" sahut Romi.

"Kayaknya Bude tidurnya harus ditemenin tidurnya Rom, dia gak boleh tidur sendiri" Cecil melontarkan ide.

"Kalo gitu gue siap temenin Bude tidur" sela Aldy dengan penuh semangat.

"Gue aja Kak, gue bisa kuat begadang jagain Bude" tawar Romi.

"Gak!! Kalian gak boleh nemenin Bude tidur, kalian ini cowok...kalian udah dewasa, gue takut terjadi hal hal yang gak diinginkan " tolak Cecil.

"Yaelah Kak, gak asik banget si lu!!"protes Aldy.

"Gue takut lu berdua ngapa ngapain sama Bude, kemaren aja lu pada mimisan cuman karna liat dia pake handuk doang" jelas Cecil.

Romi dan Aldy pun terdiam,lalu mereka saling pandang. Mereka menuruti perintah Cecil untuk tak menemani Hayati tidur.

...

Hayati kembali menangis ketika masuk kamar. Ia merasa kalau dirinya sudah melakukan kesalahan karena telah berhubungan intim dengan keponakannya sendiri lalu tertidur dan mengalami mimpi buruk. Ia sangat menyesal karen tidak bisa menahan nafsunya. Entah apa yang merasukinya?

Ia pergi ke kamar mandi, lalu menalakan shower. Hayati duduk diawah guyuran air sambil merenung. Entah apa yang dipikirnya, semua kejadian ini membuat dirinya mulai tak waras. Hayati memutuskan untuk tidak tidur. Tak lama berselang, pintu kamar mandi terbuka. Cecil tampak kaget melihat Hayati yang berantakan sedang duduk dibawah guyuran air. Ia pun langsung menghentikan aliran air dan menutupi tubuh Hayati dengan handuk.

"Bude, lagi ngapain di kamar mandi?"

"Gak tau Cil"

"Ayolah Bude, udahan mandinya,"

"Gak mau"

"Udah 2 jam Bude di kamar mandi, nanti Bude bisa sakit"

"Biarin aja Cil, mending aku sakit, lalu mati beneran"

"JANGAN DONG BUDE!!"

"Aku udah gak sanggup hidup kayak gini Cil, dilanda mimpi buruk terus"

"Oh Bude"

Cecil memeluk Hayati untuk memberikan pancaran kasih sayang. Setelah itu, ia membantu Hayati untuk berdiri, lalu memapahnya menuju kamar.

Hayati duduk di sebuah kursi yang menghadap meja rias dan cermin besar. tatapannya tampak kosong. Cecil memilihkan baju dan memakaikannya untuk Hayati. Ia juga menyisir rambutnya lalu merias wajahnya dengan krim dan bedak.

Seketika Hayati kembali cantik, namun tetap tidak bersinar. Sinarnya redup seolah tak ada lagi harapan. Hayati meminta kepada Cecil untuk tak menggangu nya. Dia ingin berdiam diri didalam kamar sambil merenung.

Sepanjang hari, Hayati menghabiskan waktu hanya dengan melamun. Siang dan menjelang malam, Cecil selalu mesuk ke kamarnya untuk mengantar makanan.

Nafsu makan Hayati benar benar hilang karena makanan yang diantar Cecil ke kamar tak sekalipun disentuh. Tentunya hal ini membuatnya semakin cemas.

Cecil pun akhirnya menelepon Tisha untuk memeriksa kondisi kesehatan Hayati. Ia menjelaskan semua yang dialami Bude nya itu kepada Tisha.

Tisha memberikan berbagai langkah untuk mengobati Hayati kepada Cecil. Ia juga memberikan beberapa resep obat.

Ketika malam tiba, Hayati meminta kepada Cecil untuk membuatkannya kopi dalam jumlah banyak. Tujuannya agar tetap terjaga dengan meminum kopi. Awalnya Cecil menolak, tapi Hayati bersi keras memintanya. Akhirnya Cecil pun mengalah dan memenuhi permintaan Hayati. Ia membuat satu teko besar kopi hitam tanpa gula. Hayati meminum beberapa gelas kopi untuk menjaganya dari rasa ngantuk.

Selama tiga hari, Hayati terus meminum kopi agar membuatnya terjaga. Wajahnya kini semakin pucat dan kantung matanya menghitam. Cecil, Romi dan Aldy semakin cemas dengan kondisi Bude mereka.

Ketika memasuki malam keempat, secara diam diam Romi memasuki kamar Hayati. Ia terkaget kaget melihat Hayati yang berselunjur diatas ranjang dengan tampilanKondisinya sangat mengenaskan dengan rambur yang mengembang, wajah pucat, mata sayu, kantong mata menghitam dan mulut dipenuhi noda hitam bekas kopi, persis seperti kuntilanak.

"Bude...bolehkah aku disini nemenin disini" sapa Romi.

Hayati cuma mengangguk. Romi pun memasuki kamar Hayati sambil membawa segelas Air putih. Ia menyimpan gelas itu di meja sebelah tempat tidur.

Romi menggeser kursi rias mendekati ranjang. Ia lalu duduk menghadap ke arah Hayati yang sedang duduk lesu diatas ranjang. . Aroma tubuhnya pun sangat menyengat karena berhari hari tidak mandi.

Romi berusaha mengajak ngobrol Hayati, namun dia tak sekalipun mendengar suara Romi. Seakan akan Romi berbicara dengan benda mati.

Satu jam lamanya Romi berdiam diri di sebelah Hayati, selama itu ia cuma duduk sambil memperhatikan Hayati yang selalu minum kopi setiap 10 menit sampai kopi yang berada dalam teko pun akhirnya habis.

"Rom...bikinin kopi lagi!" pinta Hayati.

"Gak mau Bude, Bude udah 3 hari minum kopi terus, bude bisa mati"tolak Romi.

"BIKININ KOPI!!!!" bentak Hayati sambil melemparkan teko kosong ke arah Romi.

"Bude bisa mati kalo minum kopi terus!!!" balas Romi"

"Lebih baik aku mati daripada hidup dirundung mimpi buruk"

Romi pun terdiam, ia tak bisa membalas omongan Hayati. Dia langsung mengambil teko yang terserak dilantai, lalu ia beranjak pergi keluar kamar. Sebelum ia membuka pintu, tiba tiba Hayati memanggilnya.

"Rom"

"Iya Bude"

"Aku pengen tanya sesuatu sama kamu"

"Iya Bude, mau nanya apa?"

"Apa kamu cinta sama aku?"

Romi terhenyak denga pertanyaan Hayati yang menohok.

"Aku cinta sama Bude, aku sayang sama bude sebagaimana aku cinta dan sayang mami dan papi...Bude ini adalah orang tuaku, aku sangat menghormatimu Bude...walaupun sebenernya aku suka sama Bude pas pertama kali ketemu, namun aku berusaha menahan perasaanku demi menghormatimu Bude"

"Benerkah seperti itu?"

"Iya Bude"

"Apa kamu masuk kekamarku tiga haru yang lalu?"

"Iya Bude..aku masuk ke kamar Bude untuk nemenin Bude ngobrol sama nonto bola"

"Terus? apa kita begituan Rom?"

"Begituan gimana maksudnya?"

"Kita ciuman terus hubungan intim"

"Ya enggak lah Bude...emang kenapa Bude bisa berpikiran kayak gitu?"

"Sebelum mimpi buruk, aku dan kamu ngelakuin hubungan intim, lalu kita tidur bareng dan abis itu aku mimpi kamu mati dibunuh Cecil"

"Enggak Bude...aku di kamar Bude sampe jam 12 malem...aku waktu itu ngobrol sama Bude sambil nonton bola, pas bola selesai, aku liat Bude udah tidur, yaudah aku selimutin Bude, matiin TV, lalu aku balik ke kamar"

"Berarti kita gak ngelakuin itu?"

"Enggak Bude...sumpah demi Allah"

Hayati pun langsung bengkit dari temapt tidurnya, lalau berjalan menuju Romi. ia memeluk romi sambil terharu. "Makasih ya Rom, kamu udah cinta sama aku. Kamu adalaha keponakanku paling baik"

"Iya Bude, sekarang aku pengen Bude berhenti minum kopi dan Bude harus tidur"

"Aku gak mau Rom, aku takut mimpi buruku itu dateng lagi"

"Kalo gitu, Bude harus minum air yang aku bawa itu...biar lambung Bude bersih kembali...lalu aku mau bikinin kopi buat Bude"

"Baiklah Rom"

Hayati langsung mengambil gelas yang dibawa Romi, lalu ia meminumnya sampai habis. Romi mengacungkan jempol kepada Hayati setelah ia menghabiskan air.

Diluar kamar, Cecil dan Aldy telah menunggu kehadiran Romi. Mereka sangat penasaran dengan apa yang terjadi di dalam kamar.

"Apa Bude meminum airnya?" tanya Cecil.

"Berhasil Kak, gue udah ngebujuk dia buat minum air itu lalu gue bikinin dia kopi lagi"jawab Romi.

"Bagus kalo gitu Rom, berarti bentar lagi Bude bakalan tidur"lanjut Cecil.

"Emang gak apa apa gitu kita ngasih obat tidur buat Bude?" sela Aldy dengan penasaran.

"Gak apa apa Al, obat ini resep dari dokter Tisha, gue udah pakein sesuai dosis"

Akhirnya Hayati pun tertidur dengan pulas diatas tempat tidurnya. Ketiga bersaudara itu kembali masuk ke kamar untuk melihat keadan Hayati. Mereka tampak senang ketika melihat ayati tidur pulas dengan penuh kedamaian.



........

APAKAH HAYATI AKAN BERMIMPI BURUK LAGI?

KITA REHAT SEJENAK PEMIRSAAAAAAH!!!! emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuaufchauza dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Martincorp
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
genjutsu mugen tsukoyomi nih
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Lanjutkan gan.... makin seru uy....
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Arti mimpinya masih jadi misteri..... padahal sudah tegang atas bawah..... emoticon-Wakaka
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Jadi ingat jutsunya Itachi yaitu Tsukoyomi
Apakah, Hayati terkena genjutsu??
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
hayati ga baca do'a sebelum tidur sih.. emoticon-Ngacir
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Seperti izanagi, dimana kejadiannya selalu berulang2
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Duh...untung cuma mimpi ...sue nih romi
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Siapa yang membuat Hayati mimpi buruk terus menerus sampe dia nyaris gila?

a. Cecil
b. Iblis Mata Kuning
c. Bendoro
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rendy8est dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Martincorp
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Gaspoolll.... Keknya Cecil udh kena sirep Bedoro niih, makanya Hayati mimpi buruk terus!
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
lama - lama seperti telenovela Indosiar
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Kyknya ada cerita yg hilang antara orang tua asuh part 2 dan 3.... kok lenggayu nya tiba2 ketakutan
profile-picture
profile-picture
harry.dg dan Martincorp memberi reputasi
BAGIAN 38
IBLIS MATA KUNING
part 1

Hayati bisa tidur dengan tenang setelah Romi memberikan segelas air yang tercampur obat tidur kepadanya. Cecil berharap Hayati tidak memimpikan dirinya menjadi seorang pembunuh sadis lagi.

Ketika pagi datang, sinar matahari mesuk kedalam kamar melalui celah jendela yang tertutupi tirai. Sinar itu menerpa wajah Hayati. Seketika, ia pun terbangun karena terpaan cahaya itu. Hayati bangkit perlahan sambil menggaruk garuk kepala. Ia melihat ke sekeliling, ternyata tidak menemukan hal yang aneh.

Mendadak perutnya keroncongan, Hayati meringis kesakitan. Ia lalu pergi keluar kamar menuju ruang makan. Hayati belum sepenuhnya percaya kalau dirinya sudah bangun atau masih mimpi. Ketika memasuki ruang makan, ia melihat Cecil, Romi dan Aldy tengah sarapan bersama.

"Pagi anak anak! " sapa Hayati.

Semua orang di ruang makan,kompak berteriak dan ketakutan ketika melihat Hayati yang penampilannya mirip kuntilanak.

"Oalaaaah...kenapa kalian teriak? Aku ini Mala!! Bude kalian" Hayati marah.

"Bude!!" teriak Cecil, Romi dan Aldy secara bersamaan.

"Iya, ini aku!! "

Tiga bersaudara itu langsung menghampiri dan memeluk Hayati dengan terharu.

"Bude udah sembuh? " tanya Aldy.

"Iya anak anak, aku udah gak mimpi buruk lagi" jawab Hayati.

"Aku seneng Bude udah gak mimpiin aku jadi pembunuh lagi" sahut Cecil.

"Iya Cil, maafin aku ya, aku mimpiin kamu jadi orang jahat terus" kata Hayati.

"Gak apa apa kok Bude, yang penting sekarang Bude udah sembuh" balas Cecil.

"Semalem aku tidur nyenyak banget, bahkan aku mimpi indah ketemu Asnawi" kata Hayati.

"Semalem?? Bude udah tidur dua hari!! " ujar Romi.

"Apaaaaah!! Sekarang hari apa? " Hayati kaget.

"Senin Bude"

"Berarti aku udah semiggu ga ngapa ngapain?"

"Iya Bude"

Hayati pun termenung, mengingat ia jadi tak tahu waktu gara gara diserang mimpi buruk yang bertubi tubi. Tiba tiba terdengar suara keroncong dari perut Hayati.

"Aku lapar"

"Tuh ada nasi goreng buatan Bi Edoh, makan ya Bude" tawar Cecil.

Tanpa banyak basa basi, Hayati langsung duduk di kursi makan. Ia mengambil mangkuk besar yang berisikan nasi goreng. Dengan lahap dan buas, Hayati menghabiskan nasi goreng itu dalam sekejap mata. Ketiga keponakannya hanya melongo dan tak percaya melihat cara makan Bude mereka yang sangat mengerikan. Setelah menghabiskan nasi goreng yang ia makan, Hayati meminta jatah nasi goreng milik keponakannya untuk ia habiskan.

"Buseeeet, Bude kesurupan jin apa ya, bisa makan kayak orang gila gitu" gumam Romi.

"Ya maklum lah Rom, dia udah gak makan seminggu, jadi lapernya kayak gimana tuh " balas Cecil.

"Yah, jatah sarapan gue diembat, mana baru sesendok lagi gue makannya" keluh Aldy.

"Udeh Al, lu makan aja di kantin sekolah"pungkas Cecil.

Hayati akhirnya menyelesaikan makan pagi nya. Perutnya tampak membuncit karena lambungnya dipenuhi masih goreng. Cecil, Romi dan Aldy hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan absurd Bude nya.

"Bude... mandi gih! Badan Bude baunya kayak kuntilanak" perintah Cecil.

"Emang lu pernah nyium bau kunti Kak?" tanya Romi.

"Enggak sih, tapi kayaknya baunya gitu" jawab Cecil.

"Hihihihi...enak aja kalian bilang bau kunti kayak gini!! Kunti tuh wangi tauuuuuuk!!" protes Hayati.

"Wangi apaan? Kunti tuh bau amis kali Bude" sanggah Romi.

"Itu mah cuman di film Rom, aslinya kunti itu adalah hantu cewek cewek cantik, seksi, gemoy dan montok" kata Hayati.

"Ah yang bener Bude?" Aldy penasaran dengan mata yang berbinar.

"Yaelah Al...masa gak percaya aku sih! Aku tuh udah 30 tahun jadi kunti...kamu mau aku kenalin sama temen kunti ku, banyak lho yang cantik cantik, tuh di pohon deket gapura komplek ini ada satu" ujar Hayati.

"Hihhhh!! Ogah ah! Aku masih suka sama orang, lagian aku mah gampang nyari cewek, gak kayak si Romi nih, dia jomblo parah" ledek Aldy.

"Anjing! Gue juga suka cewek orang kali" bentak Romi sambil menjitak kepala Aldy. Hayati dan Cecil pun tertawa terbahak bahak melihat tingkah mereka.

"Aldy bener Rom, kamu susah dapet cewek, mending sama kunti aja hahaha" sela Hayati.

"Mmmm kalo kunti nya kayak Bude sih, aku mau, Bude itu cewek sempurna, cantik, punya warna mata indah, dada besar, kulit putih, langsung, pantat gede, seksi... Gak kayak Cecil tuh, udah cungkring, dada rata kayak papan giliran, kakinya kayak kaki meja udah gitu nolep lagi" ledek Romi kepada Cecil.

"Yap...betul Rom, Kak Cecil emang kayak tengkorak hidup saking cungkring nya hahahahaha" tambah Aldy dengan ceria.

"Goblok lu berdua!! Daripada kalian bodo nya minta ampun, mending gue lah pinter bisa sekolah di luar negeri" Cecil marah dengan ledekan kedua adiknya.

Akhirnya ketiga bersaudara itu adu jotos dan saling mengejek satu sama lain. Cecil menjambak rambut Romi, Romi mencekik leher Cecil dan Aldy menertawai mereka. Romi dan Cecil pun kompak memukul Aldy yang menertawai mereka sampai pertarungan semakin sengit. Hayati geleng geleng kepala melihat kelakuan para keponakannya itu. Ia harus mengambil tindakan.

Hayati mendekap ketiga bersaudara itu, lalu membenamkan wajah mereka ke buah dadanya yang besar dan empuk.

"KALIAN INI SODARA!! JANGAN BERANTEM" bentak Hayati.

Cecil, Romi dan Aldy tampak sesak napas akibat terhimpit. Tak lama kemudian, Hayati melepaskan mereka. Cecil tampak lemas sambil duduk di kursi, sedangkan Romi dan Aldy terkapar di lantai dengan hidung berdarah.

"Susu Bude bau banget sih!! Mandi sana!! " protes Cecil.

"Kamu ini, berantem mulu sih, tuh urus adek adekmu!! Semuanya pada mimisan" bentak Hayati.

"Ya gara gara Bude sih, pake benamin muka kita ke susu, yaiyalah mereka berdua jadi sange dan mimisan"

"Udah udah... aku mau mandi, kalian harus segera pergi sekolah"

"Baik Bude...tapi aku mah kan lagi libur"

"Yaudah, urus tuh mereka, biar ga mimisan lagi"

Hayati pergi kembali ke kamar untuk mandi sedangkan, Cecil berusaha menyadarkan Romi dan Lady yang masih terkapar akibat efek buah dada Hayati. Ia menendang kepala kedua adiknya itu untuk menyadarkannya.

Siang itu, Hayatin menikmati kembali kebebasannya dari mimpi buruk dengan membaca buku dan majalah yang ada di bawah meja tamu. Suasana rumah saat itu sedang sepi karena para keponakknya pergi dan Bi Edoh sedang pergi ke super market untuk membeli kebutuhan sehari hari.

Tak lama berselang, Cecil tiba di rumah. Ia turun dari mobilnya sambil membawa bungkusan. ketika masuk Cecil menyapa Hayati yang tengah duduk di ruang tamu. Lalu, ia duduk disebelah Hayati.

"Bude...kita liburan yuk!!"

"Oalah liburan Cil...boleh...boleh, mau kemana?"

"Ke Pantai Bud, pulau Seribu"

"Waaah pulau Seribu, udah lama banget aku gak kesitu Cil, dulu Bapak, Ibu selalu ngajakin aku dan Mami kamu liburan disana"

"Aku juga sering diajakin Mami Bud, disana ada Villa punya temen Mami, dia ngebolehin Mami dan kelurga buat pake villa itu"

"Oalah, kaya bener tuh temen Mami kamu Cil, siapa dia?"

"Artis Bud, punya Rojak Ahmad dan Nacita Serpina...kebetulan mereka sempet punay kasus yang diurusi sama Mami"

"Hebat yah Mami kamu Cil, gaul nya sama artis-artis terkenal"

"Hmmm...iya lah Bud, Mami kan pengacara artis, jadi pasti kenal sama mereka"

"Kata Romi, kamu pernah pacaran sama artis...apa bener Cil?"

"Iya dulu banget Bud...pas aku baru masuk kuliah...tapi sekarang mah udah putus hehe"

"Sama siapa Cil?"

"Ajipati Bolken"

"Waaaah hebat banget Cil, ganteng banget tuh si Ajipati...kenapa kamu bisa putus?"

"Aaah... gak cocok Bud, aku lebih suka pacaran sama cowok biasa-biasa...buka artis"

"Ya sayang sekali Cil...apa sekarang kamu udah punya pacar Cil?"

"Enggak Bud, aku lagi fokus belajar aja sama ikutan modeling... kalo cowok yang ngedeketin mah banyak, tapi aku tolak semuanya"

"Kamu mah aneh-aneh aja Cil"

"Ya gitu Bud...eh kita pergi besok pagi ya, nanti aku sama Bude naik mobil sampe Muara Angke, lalu kita lanjut pake perahu nelayan sampe ke pulau yang ada Villa...abis itu kita disana bisa bersenang senang"

"Oke, berarti aku besok pagi harus ngebangunin Romi dan Aldy, soalnya susa ngebangunin mereka, terutama Romi"

"Gak usah Bud...kita pergi berdua aja, gak usah ajak ajak mereka lah"

"Lho kenapa Cil?"

"Pokonya liburan ini khusus Cewek Bude...aku dulu juga seri diajak Mami berdua aja liburan disana"

"Oh gitu...oke deh, aku siap...tapi aku gak punya baju renang"

"Tenang aja Bude, aku punya banyak bikin yang bagus buat Bude"

"Asiiiik..."

Cecil mengajak Hayati masuk ke kamarnya. Ia memperlihatkan semua koleksi bikini miliknya kepada Hayati. Mulai dari model one piece sampai two piece, semua dicoba oleh Hayati. Cecil sampai terhenyak melihat penapilan Hayati memakai bikini miliknya sambi berlenggak lenggok.

"Bude berbakat banget jadi model...bagus banget"

"Aaaaah biasa aja kali Cil...aku bukan model, lagian tinggi badanku gak setinggi kamu"

"Tapi Bude menarik banget, aku yakin para cowok bakalan klepek-klepek liat Bude pake bikini"

"Pastinya Cil, untung aja Romi dan Aldy gak ada disini"

"Mereka mah bisa mati Bud, kalo liat Bude kayak gini"

Keesokan hari, Hayati bangun subuh. Ia lagsung pergi mandi dan menyiapkan semua pakaian untuk pergi rekreasi. Bahkan Cecil masih terlelap tidur ketika Hayati menjemputnya di kamar.

"Oaaaaalh Cil, kok kamu masih tidur sih" gumam Hayati ketika masuk ke kamar Cecil. Ia pun langsung membagunkan keponakannya itu.

"Aduh Bude... masih subuh kali, nanti agak siagan lah" protes Cecil.

"Aduuuh kamu ini jadi anak gadis kok pemalesan banget sih! ayo bangun!! Kamu itu suatu hari bakalan jadi ibu...kamu harus rajin"

"Alah...Bude aja belum pernah jadi ibu kok, udah lah Bud nanti lagi ah"

"AKU PERNAH JADI IBU CIL!!!" bentak Hayati.

Sontak, Cecil langsung terperanjat ketika mendengar Hayati membentak. Ia bangkit dari tempat tidurnya sambil memandang Hayati dengan penuh pertanyaan.

"Emang Bude udah punya anak? Kan Bude dibunuh pas lagi hamil 2 bulan?"

"Bukan itu Cil, tapi selama aku jadi kunti, aku mengajar dua tuyul kembar jadi anak"

"Apaaaah!! Tuyul? Hahahahaha...pasti botak dan mirip Upin Ipin"

"Enggak, tuyul itu gak semuanya botak dan nyeremin... Wujud mereka sama kayak anak kecil biasa...dan anak angkat ku itu adalah kembar dompo, jadi cowok cewek"

"Kenapa Bude bisa miara tuyul? Apa buat nyari duit?"

"Aku nyelametin mereka dari manusia yang maksa mereka buat nyuri uang"

"Nyelametinnya gimana?"

"Ya aku bunuh orang yang udah perbudakan mereka, lalu aku ambil"

"Anjiiir!! Sadis banget si Bude, maen bunuh bunuhan"

"Orang itu jahat banget Cil, jadi aku terpaksa melakukannya"

"Terus tuyul tuyul itu sekarang kemana?"

"Mereka udah mati Cil, dibunuh sama Ratu Siluman Rubah"

"Maaf Bude...aku turut prihatin"

"Seperti yang udah pernah aku ceritain Cil, aku itu buronan nomer 1 di Kerajaan Siluman...mereka diculik lalu dibunuh dihadapanku agar aku mau menyerah...emang sedih banget kalo inget sama kejadian itu Cil, aku tuh udah melihara mereka dengan baik, aku kasih makan, aku ajarin mereka bertahan hidup sebagai hantu dan aku sayangi mereka seperti anak sendiri"

"Oh Bude...aku jadi pengen nangis dengernya"

"Tapi Cil, aku udah balas dendam sama mereka... Aku udah menghancurkan Ratu Siluman Rubah sampe berkeping keping... Waktu itu entah kenapa, wujudku berubah jadi punya sepasang tanduk dan tumbuh sayap burung dari punghung... Aku dengan mudah bisa ngancurin mereka"

"Waaaaw Bude hebat, jadi Bude berubah wujud jadi malaikat yang kayak di film film gitu? "

"Entahlah Cil, tapi kok aku juga punya tanduk? Kalo kata Romi mah sih wujudku itu kayak su...eeh...su..ee... suku...eee aduh lupa Cil, jadi kayak semacam iblis gitu"

"Itu Succubus Bude...dia itu mahluk mitologi Eropa pada jaman dulu yang berbentuk cewek cantik yang punya sayap dan tanduk...mahluk itu suka ngerayu cowok untuk hubungan intim"

"Tapi aku mah gak gitu ah Cil, aku gak pernah rayu cowok, kecuali sama Asnawi"

"Ya itu mah cuman khayalan Romi aja Bude, dia kebanyakan baca komik dan nonton film... Aku gak tau kekuatan Bude itu kayak apa"

"Yowiss..sekarang kamu mandi gih!! Kita kan mau liburan"

"Iya Bude ku yang cerewet"

Cecil pun bangun dan pergi menuju kamar mandi, sementara Hayati merapikan tempat tidur Cecil.

Setelah selesai persiapan, Cecil dan Hayati pergi menuju Pulau Seribu. Cecil memarkirkan mobilnya di sebuah garasi milik warga yang sengaja disewakan. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dengan menumpang kapal nelayan.

Hayati sangat senang melihat pemandangan laut yang indah. Ia jadi teringat memori masa kecil ketika diajak pertama kali berekreasi oleh orang tuanya. Waktu itu Hayati baru berumur 5 tahun dan Rini 3 tahun.

Setelah 30 menit mengarungi teluk Jakarta, akhirnya mereka tiba di sebuah pulau kecil. Pulau itu dikelilingi pantai pasir putih dan di bagian tengahnya terdapat sebuah dataran tinggi yang ditutupi pepohonan rimbun.

Di pulau itu terdapat sebuah kampung nelayan, Cecil dan Hayati harus berjalan cukup jauh menuju villa yang dituju. Villa itu berada cukup terpencil, yakni di sisi utara pulau.

Begitu tiba, mereka langsung menikmati pemandangan laut yang indah. Selain itu mereka juga memanjakan diri dengan spa pribadi di Villa. Cecil memanggil jasa spa rumahan yang sering melayani para turis disana. Untuk pertama kalinya Hayati merasakan nikmatnya hidu Selama ini ia belum pernah merasakan pijatan relaksasi dan memanjakan diri dengan berbagai perawatan tubuh.

Esok pagi, Hayati diajak oleh Cecil menuju tepi pantai untuk melihat para nelayan menarik jaring ikan. Ia pun dengan antusias ikut menarik jaring itu. Para nelayan itu pun sangat senang dengan kehadiran Hayati disana. Merka memberi beberapa ekor ikan kepada Hayati dan Cecil.

Setelah melihat para nelayan, Hayati dan Cecil berjemur di pantai depan Villa dengan menggunakan pakaian bikini. Mereka tak merasa risih memakai bikini disana karena villa itu sangat menjaga privasi penghuninya, sehingga mereka bebas melakukan apa saja.

"Gimana Bude liburannya, seru kan? "

"Seru banget Cil... Baru kali ini aku berjemur di pantai pake bikini"

"Iya Bude, disini kita bisa bebas mau ngapain aja, dan gak ada orang yang ngintip"

"Seandainya Romi dan Aldy ada disini, mereka pasti pingsan liat aku pake bikini ini... Hihihihi"

"Bukan pingsan Bude, tapi mereka bisa mati karena kehabisan darah gara gara mimisan...hahahahaha"

"Kamu bisa aja Cil"

...

profile-picture
profile-picture
profile-picture
namikazeminati dan 35 lainnya memberi reputasi
Bener2 absurd...perpaduan memeg,welly n jasinta
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jangan2 tar dibunuh juga hayati sama cecilemoticon-Takut
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Makin kemane2 ceritanya. Yg penting perbanyak stensil do, biar pada makin semangat nagih update ke maneh wkwkwk
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Pertempuran dengan cecil dimulai nich kayaknya.. lanjut om martin
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
Makin kesini kok makin sepi ya? Apa udah pada mati nih orang2? Atau udah bosen ngikutin cerita ini? Kalo bosen yaudah ane setop, tp kalo enggak, ane mau lanjut, asal ramein trit ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
namikazeminati dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 24 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 24 balasan
part 2 nya mana nih ga muncul-muncul emoticon-Ngacir
Halaman 136 dari 165


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di