CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kambuh Lagi! Baja Impor Acak-Acak RI, Ada Ancaman PHK Massal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6009478565b24d28be35ba11/kambuh-lagi-baja-impor-acak-acak-ri-ada-ancaman-phk-massal

Kambuh Lagi! Baja Impor Acak-Acak RI, Ada Ancaman PHK Massal


Kambuh Lagi! Baja Impor Acak-Acak RI, Ada Ancaman PHK Massal

Jakarta, CNBC Indonesia - Persoalan baja impor yang mengobrak-abrik pasar domestik dan industri dalam negeri kembali jadi keluhan dunia industri. Baja impor terutama dari China kerap menghantui industri lokal karena harga yang bersaing.
Hal ini juga jadi perhatian Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang meminta langkah cepat dari pemerintah agar masalah ini segera tertangani.

"Untuk melindungi persaingan industri baja dari gempuran impor maka dibutuhkan proteksi regulasi industri baja nasional, yaitu safeguard dan anti dumping," katanya dalam jumpa pers virtual di Jakarta hari ini, Kamis (21/1/21).


Usulan itu atas permintaan langsung dari para serikat buruh yang bekerja di industri ini, di antaranya berasal dari beberapa perusahaan, yakni Krakatau Steel, Gunung Raja Paksi, Ispatindo, Master Steel, dan lain-lain. Para buruh memperkirakan, jangankan kebijakan itu baru keluar setahun atau dua tahun, jika tidak ada perpanjangan safeguard selama tiga bulan maka dampaknya akan fatal.
"Baja impor terutama dari Cina dijual sangat murah di Indonesia. Jika dibiarkan, industri baja nasional akan bangkrut dan 100 ribu karyawan terancam PHK massal," kata Said Iqbal.
ketika pabrik baja nasional tidak mendapat perpanjang safeguard, maka ada potensi perusahaan tidak bisa bersaing dengan produk impor murah. Untuk itu, lanjutnya, KSPI meminta Kementerian Perdagangan untuk bisa memberikan diskresi. Dalam hal ini kepada KPPI agar mengambil sikap untuk meneruskan aplikasi safeguard I - H section, sebagai upaya perlindungan terhadap industri dalam negeri.
"Pak Lutfi itu kawan lama saya, saya yakin dia memberi kebijakan terbaik. Termasuk juga mohon diperhatikan Dirjen, termasuk juga Menko," paparnya.
Ancaman ini muncul sejalan dengan menipisnya permintaan dalam negeri. Sebelum pandemi Covid-19, Pemerintah banyak menyerap produksi dari industri baja, yakni untuk pembangunan infrastruktur seperti jembatan, bendungan. Namun, kini lain cerita.
"Menteri PUPR, semua Kementerian/Lembaga memangkas anggaran yang tadinya untuk infrastruktur dipotong semua, jadi kapasitas produksi yang tadinya bisa dibeli pemerintah, sekarang dipotong semua karena semua biaya ke kesehatan," papar Said Iqbal.

Lapor ke Jokowi
Said Iqbal mengatakan agenda bertemu Presiden Jokowi sempat dijadwalkan namun urung terjadi. Akhirnya ia bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno beberapa waktu lalu.
"Kami diskusikan dunia ketenagakerjaan dan memastikan investasi tetap berjalan baik, 2 minggu lalu dan kami sampaikan. Minta Mensesneg agar diberi waktu untuk bertemu Presiden Jokowi dan mungkin sekarang proses pengaturan jadwal, tapi kita nggak tahu kapan karena Presiden sibuk dan juga kita dalam kondisi pandemi Covid-19," kata Iqbal.
Permintaan bertemu Presiden tidak lepas dari sulitnya industri baja saat ini. Ada ratusan ribu buruh terancam PHK akibat terebutnya pasar oleh baja impor China. Karena itu, perlu ada kebijakan safeguard maupun anti dumping demi menahan serangan industri ini.
"Jika ada harapan bertemu Presiden atau Menteri terkait, akan kami sampaikan fakta-fakta yang akan terjadi jika safeguard industri baja tidak diterapkan bakal ada kolaps perusahaan dan berdampak bagi buruh," sebutnya.
Ketika pabrik baja nasional tidak mendapat perpanjang safeguard, maka ada potensi perusahaan tidak bisa bersaing dengan produk impor murah. Untuk itu, lanjutnya, KSPI meminta Kementerian Perdagangan untuk bisa memberikan diskresi. Dalam hal ini kepada KPPI agar mengambil sikap untuk meneruskan aplikasi safeguard I - H section, sebagai upaya perlindungan terhadap industri dalam negeri.


sumur

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...man-phk-massal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
"Baja impor terutama dari China kerap menghantui industri lokal karena harga yang bersaing."

China memang mantap dan keren, bisa menciptakan baja yang harganya bersaing. Indonesia harus mencontoh mereka. Segerakan bangun industri baja nasional yang kompetitif. Belajar dari China. Jangan malu

China memang hebat

Salut dengan China

Be like China
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Quadpixel dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh juraganind0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ada omnibuz lau woi. Omnibuz lau adalah koentji.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan 3 lainnya memberi reputasi
Ini Said Iqbal, ketua serikat buruh kok malah ngurusin ranah kadin ya?.

Biar gak pada dibodohi si said ini, taukah udah beberapa bulan ini China malah gak banyak ekspor baja? ditambah lagi sebagian perusahaan pelayaran terhenti karena imbalance container. hasilnya? harga baja dalam negri naik gila2an, wong dalam negri gak sanggup buat pasok kebutuhan sendiri, gimana caranya hentikan impor?

Dan kalau situ mau harga dalam negri bisa bersaing, hentikan bikin usaha sulit, tiap tahun minta naik gaji buruh tanpa naikkan produktifitas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Quadpixel dan 5 lainnya memberi reputasi
dari baju sampe baja memguasai pasar
mending jadi importir aja lw pada
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
safeguard? enak aja
industri baja dalam negeri kita itu lebih mirip robot, cuma bisa bikin2 tapi gak bisa ngembangin
ada gak r&d nya? dah menghasilkan apa mrk? india tuh dah bisa bikin kawat baja buat kandang ayam, yg gini aja r&d baja di Indonesia gak ngeh, padahal banyak peternakan ayam di indonesia

satu kesalahan pemerintah Indo yg bukan kesalahan sih sebenernya, yaitu aturan limbah b3, krn besi bekas yg ada olinya sedikit aja maka bisa di anggap b3, akhirnya gak bisa masuk indo, yg gitu2 ribet mmg

dari 2010 perusahaan baja indonesia sebut saja si anu, mewek melulu tapi direksi nya hidup mewah glamour, karyawan nya kalo meeting juga gila2an emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sudarmadji-oye
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
gw cuma ngerti Ksatria BAJA Hitam...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Hadeh bukanya bagus kalo banyak pesaing biar konsumen bisa milih, tinggal perusahaan aja bikin harga sama / kualitas dibagusin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sikonnya udah beda disana ...

https://www.cnbc.com/2018/03/08/what-i-learned-in-chinas-steel-free-town.html
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Yang impor baja sampai trilyunan itu DKI buat bangun JIS stadium.
Ngapain lapor Jokowi, langsung aja demo ke balaikota DKI emoticon-Leh Uga
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Dalam persaingan kalo kita rada tertinggal ya kitanya yang lebih ngegas, bukan saingannya yg dijegal...

Dan sekarang bahan baku eror semua.....


emoticon-Hammer2
Semua2 terancam impor
Tapi kalo gak impor produksi dlm negeri gak bisa nyukupin kebutuhan

Yauda, mau kurangin populasi atau bagusin produksinya aja
Baja produk lokal harga mahal karena proses produksi tidak efisien, gaji buruh tinggi, tapi produktivitas rendah, belum lagi pungli dari pemda, ormas lokal, oknum aparat

Jadi jangan korbankan kepentingan konsumen untuk mendapatkan baja dengan harga wajar, hanya untuk memproteksi sekelompok pengusaha dan buruh saja


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di