CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Penderita Covid Meninggal di Taksi Online Setelah Ditolak 10 RS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600510b6c0cad71c6c73fcbf/penderita-covid-meninggal-di-taksi-online-setelah-ditolak-10-rs

Penderita Covid Meninggal di Taksi Online Setelah Ditolak 10 RS

Penderita Covid Meninggal di Taksi Online Setelah Ditolak 10 RS


Pasien positif virus Corona (COVID-19) di Depok, Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia pasca ditolak 10 rumah sakit rujukan COVID-19. Pasien tersebut meninggal dunia di dalam taksi online.

Hal tersebut disampaikan LaporCovid-19 dan Center for Indonesia's Strategi Development Initiatives (CISDI) melalui siaran pers yang diterima detikcom, Senin (18/1/2021). Dalam keterangannya, tim LaporCovid-19 dan CISDI menerima laporan tersebut pada (3/1) lalu.

"Salah seorang keluarga pasien di Depok melaporkan, pada 3 Januari 2021, anggota keluarganya meninggal di taksi daring setelah ditolak di 10 rumah sakit rujukan COVID-19," tulis siaran pers tersebut.

Selain itu, LaporCovid-19 dan CISDI menerima 23 laporan kasus pasien yang ditolak rumah sakit rujukan sejak akhir Desember 2020 sampai awal Januari 2021. Akibatnya, pasien COVID-19 ada yang meninggal dalam perjalanan atau di rumah.

Laporan tersebut berasal dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Relawan tim BantuWargaLaporCovid-19, dr Tri Maharani mengatakan kondisi tersebut sudah sebagai tanda-tanda robohnya layanan kesehatan.

"Tanda-tanda kolaps layanan kesehatan sebenarnya sudah terindikasi sejak bulan September 2020, yang kemudian mereda pada periode pemberlakuan PSBB di Jakarta. Menjelang pertengahan November 2020, saat pelaksanaan pilkada serentak dan libur Nataru, memperburuk ketidakmampuan RS menampung pasien," katanya.

LaporCovid-19 dan CISDI juga mengaku menemukan fakta di lapangan mengenai sejumlah fasilitas kesehatan tidak berjalan baik. Misalnya, mengenai sistem informasi rumah sakit yang tidak diperbarui secara real-time, sehingga pasien tidak tahu harus bertindak seperti apa.

"Komunikasi publik yang berbasis bukti, fokus dan tidak terdistorsi dengan narasi-narasi palsu harusnya sejak awal pandemi telah dilakukan. Ketidakmampuan pembuat kebijakan dalam membangun strategi maupun melaksanakan praktik komunikasi yang transparan dan akuntabel menyebabkan gagalnya masyarakat sepenuhnya menyadari kegawatan situasi pandemi ini. Hal ini menyebabkan upaya pemerintah menambah kapasitas tempat tidur dan tenaga kesehatan tidak akan pernah mencukupi kebutuhan layanan kesehatan di tingkat rujukan, untuk menampung jumlah pasien dalam kondisi sedang hingga berat dan kritis," kata Direktur Kebijakan CISDI, Olivia Herlinda.

"Selain itu, perbaikan sistem informasi kesehatan sudah tidak mungkin ditunda lagi. Publik harus mendapatkan akses terhadap pendataan dan informasi dengan pembaruan real-time," imbuh Olivia.


Sumber




Kasian driver taxi online nya emoticon-Takut emoticon-Takut emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pein666 dan 3 lainnya memberi reputasi
MUKE GILE BRAY
Baik banget taxi-nya
profile-picture
4b4n6 memberi reputasi
beruntungnya tidak totdown
Tetap disiplin 3M ya gaess emoticon-shakehand
Gejala berat, tapi ndak ada RS yang bisa bantu

emoticon-Turut Berduka
Jir, driver taxi onlinenya jadi RS Sementara..

Penderita Covid Meninggal di Taksi Online Setelah Ditolak 10 RS
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
nah, ini harus tau juga prosedur pengurusan jika terjadi kasus covid.
kalo ente tau2 mendatangi RS mau berobat, pasti sulit.
RS gak serta merta mau menerima ente.
kecuali ente bayarnya atas nama pribadi.

caranya yg betul :
lapor satgas covid yg terdekat dgn ente.
dlm hal ini RT / RW .
mrk sdh ada link khusus ke faskes rujukan terdekat maupun faskes rujukan lanjutan,
ente tinggal masuk & ngikut aja apa kata mrk.
gratis kok.

kalo yg bekerja di kantor / instansi pemerintah,
terkadang di kantornya juga ada satgas covid nya.
bisa jg lapor ke mrk.
klg di rmh ikut dicover jg oleh mrk.
bahkan mungkin fasilitas nya dpt lbh bagus


profile-picture
profile-picture
pein666 dan andrimardi memberi reputasi
Loh kan katanya ini virus hoax? Jadi yang meninggal hoax juga kali yaemoticon-Bingung
gw ngerasa lucu aja
dah mau setahun masih aja kayak gini
semua terkesan kaget baik masyarakat atau pemerintahnya
kenapa kemaren pilkada masih jalan ga ada partai di DPR yang melakukan perlawanan secara keras seperti kasus FPI misalnya
kenapa kemaren musim libur panjang banyak yang bertamasya ke tempat wisata dengan alasan sudah jenuh
ga ada penguatan faskes untuk mengatasi dampak kedua hal tersebut
profile-picture
pein666 memberi reputasi
Makanya dibilangin pada ngk mau ikutin c
profile-picture
pein666 memberi reputasi
Himbauan prokes, masuk kuping kiri keluar kuping kanan emoticon-rose
profile-picture
pein666 memberi reputasi
bagus banyak yg mati...
udah tahu lagi musim covid masih aja liburan jalan2, masih aja ga pake masker, masih pda demo ga jelas.

ga lihat nakes lg pada sibuk berat sementara kalian malah liburan jalan2?

Moga mati semua aja buat orang2 yg kena covid

Biar mengurangi beban pemerintah

sukurin

emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
midnight.Outlet dan ulungrinjani memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Saudara ane ngalamin hal ini gan, walau gejalanya termasuk sedang tp buat request di rawat dirumah sakit atau minta dirujuk k rekanan covid susah bgt padahal ctnya < 20, rsnya gak maw ngasih surat rujukan malah suruh rawat dirumah aja. Kalau bukan krn sepupu ane dokter n punya trmen di wisma atlet gak bakal bs dirawat tuh.

Dan yg lucunya lg diwisma atlet banyak bgt pasien otg, itu wisma atlet udah kyk tempat wisata, banyak sekeluarga dirawat.
profile-picture
pein666 memberi reputasi
Apa yang mau diharapkan lagi?


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di