CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Beda Mensos dan BNPB soal Viral Penjarahan Bantuan Gempa Sulbar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60038f2bc8208466141fc252/beda-mensos-dan-bnpb-soal-viral-penjarahan-bantuan-gempa-sulbar

Beda Mensos dan BNPB soal Viral Penjarahan Bantuan Gempa Sulbar

Beda Mensos dan BNPB soal Viral Penjarahan Bantuan Gempa Sulbar
Foto: Tim SAR sisir retuntuhan pascagempa dahsyat di Mamuju (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) 

Jakarta -Viral di media sosial (medsos) video yang diduga penjarahan terhadap bantuan logistik untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar). Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma dan BNPB memberikan pernyataan yang berbeda mengenai kejadian tersebut.

Dari video berdurasi 30 detik ini, penulis menarasikan kepada pembaca untuk berhati-hati bagi yang ingin mengirimkan bantuan ke Mamuju, Sulbar.

Disebutkan di daerah Majene ada pemberhentian mobil pengirim bantuan.

Dalam video lainnya, tampak beberapa warga yang menaiki truk serta melemparkan sejumlah kotak logistik dari atas truk. Sontak, hal tersebut membuat warga sekitar mengerubungi lokasi truk untuk mengambil kotak tersebut.

Mensos Risma mengatakan kejadian yang sebenarnya bukanlah penjarahan. Ia menyebut sempat ada jalur penghubung antara Kota Makassar dan Kabupaten Mamuju yang terputus.

"Jadi begini, ada beberapa video yang beredar bahwa seolah-olah itu penjarahan. Tapi kejadian sebetulnya bukan begitu. Memang karena kemarin (jalur penghubung) Makassar dengan Mamuju itu terputus karena ada longsoran. Mungkin sekarang baru dikerjakan," kata Risma kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (16/1/2021).

Menurut Risma, dengan terputusnya jalur penghubung tersebut akibat longsor, Risma menyampaikan pengiriman bahan pangan bantuan untuk gempa bumi di Mamuju dan Majene harus berputar dengan waktu sekitar 6 jam.

"Sehingga bahan kebutuhan pangan kita itu harus muter, kurang-lebih 6 jam. Jadi baru tadi pagi sampai, karena mestinya 9 jam. Tapi ditambah muter lagi 6 jam baru sampai. Kita baru bisa membagi. Mungkin mereka juga kelaparan kondisinya," ungkap Risma.

Risma kembali menegaskan peristiwa dalam video yang beredar tersebut terjadi di Majene bukanlah penjarahan.

"Jadi sekali lagi, bukan penjarahan. Karena kita harus bisa membaca situasi, karena tidak ada pasar yang buka, tidak ada toko yang buka. Karena semua takut, sehingga semua mengungsi. Semua bahan makanan yang kita bawa dari Palu dan Makassar," tegas Risma.


Berbeda dengan Mensos Risma, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memberikan pernyataan atas viralnya video yang diduga sebagai aksi penjarahan terhadap bantuan korban gampa bumi di Sulbar. BNPB menegaskan sempat terjadi kejadian penjarahan yang saat ini sedang diselidiki aparat kepolisian setempat.

"Untuk penjarahan, berdasarkan informasi yang kami dapatkan, ini memang sempat terjadi. Namun saat ini lagi tengah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat," kata Kapusdatinkom BNPB Raditya Jati menjawab pertanyaan wartawan mengenai viralnya penjarahan di lokasi bencana dalam konferensi pers di BNPB, Sabtu (16/1).

Menurut Raditya, saat ini sudah dilakukan upaya penanganan agar kejadian penjarahan tidak kembali terulang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pengamanan di jalur-jalur yang rawan terjadi penjarahan.

"Selain itu, telah dilakukan upaya-upaya penanganan untuk pada jalur-jalur yang dikhawatirkan terjadinya kerawanan-kerawanan sosial semacam itu," ungkapnya.

Raditya juga mengimbau kepada semua pihak yang ingin membantu korban bencana alam agar memberikan bantuan melalui posko yang sudah tersedia. Ia berharap gejolak sosial dalam situasi bencana alam ini dapat diminimalisasi.

"Tentunya, selain upaya yang dilakukan oleh aparat setempat, kami juga mengimbau kepada berbagai pihak yang ingin mengirimkan bantuan untuk berkoordinasi kepada posko, dan perlu menjadi catatan kita semua bahwa koordinasi melalui posko ini tentunya akan memastikan bahwa distribusi logistik pada kantong-kantong dimana pengungsian masyarakat banyak pengungsi ini dapat terdistribusi secara merata dan baik," jelas Raditya.

"Sehingga gejolak-gejolak sosial itu dapat kita tekan semaksimal mungkin dan iring-iringan distribusi logistik yang akan memasuki daerah-daerah yang untuk didistribusikan ini akan terjaga keamanannya oleh aparat-aparat baik dari TNI maupun Polri," sambungnya.

Sumber
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Mensos maupun bnpb ngapain dah pake "nutupi" realnya


Kl emang dijarah ya bukan salah mereka, ya salah masyarakat yg jarah lah, barbar dan gak punya prikemanusiaan
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan gesermeja memberi reputasi
Cuma beda pendapat doang :

BNPB: ada bantuan diambil masyarakat dengan paksa, itu penjarahan

Mensos: ada bantuan diambil masyarakat dengan paksa, karena mereka lapar, bantuannya memang untuk mereka kok, bukan penjarahan...
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yg katanya beradab dan beragama kalah jauh sama orang jepang yg dibilang atheis...

Beda Mensos dan BNPB soal Viral Penjarahan Bantuan Gempa Sulbar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peedan dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mewtwo68d
Penjarahan, bukan?
pemalakan?
emoticon-Matabelo

Orang lapar galak boss

Ini BNPB kayanya gagap bgt padahal dr dulu sering tangangin bencana jga
profile-picture
pilotugal2an541 memberi reputasi
ya memang itu penjarahan

tugas mensos n BNPB utk mengatasi supaya hal itu tidak terjadi lg

jangan mengingkari fakta yg ada
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Intinya sama2 ambil paksa emoticon-Traveller

Tapi ya tau sendiri warga indonesia gimana, ada blt aja yg punya duit ttp ngantri, apalagi bantuan makanan emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Agak miris lihat yg divideo teriak2 "kami juga korban, butuh bantuan."

Lah tapi jgn jarah juga, bukan butuh bantuan itu namanya tapi merampas.
Pendidikan itu perlu tapi jgn mabuk agama, ada etika dalam hidup, kalo bwrebut gitu nanti ada yg ngga kebagian, dapat sedikit juga bisa dapat banyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
itu namanya aji mumpung, kearifan lokal Indonesia
kalau sekali dua kali di tempat yang sama ya masih bisa dimaklumi
tapi kalau udah lebih dari itu sebaiknya dikawal TNI, jangan buka peluang orang nimbun bantuan walau untuk dia dan keluarganya. Karena dasarnya manusia ada sifat egois, di Kota saja awal pandemi Masker, tissu, sanitizer, dettol di borong semampunya sendiri tanpa mikir banyak yang membutuhkan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
emol dan 2 lainnya memberi reputasi
emang jelas penjarahan... ngapain ditutupin.. malu sebagai orang timur? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
de.payens dan galuhsuda memberi reputasi
Ga habis pikir saya gan, lha terus kalo dijarah ditengah jalan gitu pengungsi ga kebagian dong.

Jadi inget waktu Gempa Dan tsunami Di Palu dulu, warga juga banyak yg menjarah, Dari mulai mini market, toko elektronik, toko emas, ATM semua dijarah. Jangan sampai sebuah bencana mengundang bencana berikutnya.

Maaf Kalo komentar saya sok tau
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
maksud bu risma sebenarnya baik
mencoba memahami keadaan lapangan dan biar warga lain ga ikut menjarah karena mendengar berita ada penjarahan
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Bukan sulawesi kalau gak barbar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
de.payens dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Penjarahan itu tetap saja tidak bisa dibenarkan, karna setiap org yg mengambil barang2 itu akan berusaha mengambil se banyak2nya untuk kepentingan keluarga dia sendiri...
Yah jelas penjarahan. Jangan membiasakan kasih toleransi hal yg salah. Makanya rakyat nya terus2an bego
profile-picture
hantupuskom memberi reputasi
barbar kek orang kagak punya agama aja emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aripmaulana dan 2 lainnya memberi reputasi
kalo lewat jalur darat rawan mungkin jalur udara bisa dipriorolitaskan, yang jauh dari palu pake heli, yang deket palu pake jalur darat
biar ditengah jalan kagak di ambilin ama korban yang lain, orang laper tuh galak kalo aparat ikut galak malah bahaya
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan galuhsuda memberi reputasi
dulu di palu juga ada jarah2an yak,

sekarang sebelahnya juga jarah2an


emoticon-Amazed
profile-picture
de.payens memberi reputasi
ga usah ditutupi kalo memang dijarah, toh seperti kejadian musibah di donggala beberapa waktu lalu, ternyata yang menjarah bantuan bukan korban bencana dan malah berasal dari kota lain yg setelah diciduk polisi dia ngaku kalo hasil jarahannya mau dijual lagi di pasar/toko
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di