CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Miris! 23 Pasien Covid-19 Ditolak RS, Meninggal di Taksi Daring
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6002da337e3a7228fc42b2fb/miris-23-pasien-covid-19-ditolak-rs-meninggal-di-taksi-daring

Miris! 23 Pasien Covid-19 Ditolak RS, Meninggal di Taksi Daring

Miris! 23 Pasien Covid-19 Ditolak RS, Meninggal di Taksi Daring


Koalisi Warga untuk Lapor Covid-19 mencatat sebanyak 23 laporan kasus pasien konfirmasi positif Covid-19 ditolak di sejumlah rumah sakit lantaran telah terisi penuh.

Akibatnya, tidak sedikit pasien yang meninggal padahal belum mendapat perawatan intensif di ruang isolasi dan ICU.

Pencatatan itu dilakukan selama Desember 2020 hingga awal Januari 2021 secara nasional. Hanya saja, laporan yang masuk didominasi oleh warga di sekitar Jabodetabek.

“Lapor Covid-19 mendapatkan total 23 laporan kasus pasien yang ditolak rumah sakit karena penuh, pasien yang meninggal di perjalanan, serta meninggal di rumah karena ditolak rumah sakit,” kata Dokter emergency sekaligus relawan Lapor Covid-19 Tri Maharani melalui keterangan tertulis pada Sabtu (16/1/2021).

Tri menuturkan, salah seorang keluarga di Depok melaporkan anggota keluarganya meninggal di taksi daring setelah ditolak di 10 rumah sakit rujukan Covid-19 pada 3 Januari 2021 lalu.

“Laporan datang dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” kata dia.

Kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 di Ibu Kota semakin mengkhawatirkan di tengah fenomena peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sulung membenarkan bahwa sebagian RS rujukan Covid-19 di Jakarta sudah penuh.

Dia menuturkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur isolasi pada Jumat (15/1/2021) kemarin telah jauh melampaui ambang batas yaitu mencapai 87 persen.

Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur di ruang perawatan intensif atau ICU di RS rujukan Covid-19 di wilayah Ibu Kota juga sudah mencapai 82 persen.

Berdasarkan data Dinkes DKI, dari total 1.026 tempat tidur di ICU, yang terisi sudah mencapai 846 atau 82 persen dari kapasitas. Adapun, untuk tempat tidur isolasi dari total 7.780, yang terisi mencapai 6.773 atau mencapai 87 persen.

"Sebagian [RS] memang telah penuh, dari data itu bisa juga diartikan dari 100 rumah sakit yang ada berarti 88 rumah sakit sudah penuh," kata Sulung saat dihubungi, Sabtu (16/1/2021).

https://kabar24.bisnis.com/read/2021...i-taksi-daring


Ngeri betul coy emoticon-Takut


profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
untung tidak totdown
profile-picture
eltosicu3 memberi reputasi
Itu pasien sakit covid atau lainnya?. Kalau pasien kovit berarti sebelumnya udah tau kalau uji swabnya positif. Kalau pun karantina mandiri di rumah apa tidak dipantau pihak puskesmas atau Dinkes?

Terus bagaimana dengan nasib taksi online nya, apa mobilnya udah disterilkan setelah bawa pasien kovit. Apa dia tahu yg dibawanya pasien kovit?
Takutnya sih setelah dia bawa pasien kovit, giliran dia atau keluarga nya yang dirawat gara2 kovit.

Ngemeng2 itu Jakarta apa nggak kepingin bikin rumah sakit darurat, padahal duitnya banyak lho. Pakai stadion kek atau ruang2 pameran kan bisa disulap jadi rumah sakit darurat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
steven.thereds dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 25 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 25 balasan
nunggu bujerrrp dteng ngebanggain
inperahstruktur ugal2an emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan ichachi memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
yng gua takutkan terjadi juga
, sebetulnya gua pikir bakal kejadian kaya gini waktu awal2 pandemi tahun lalu bakal chaos di rumah sakit dan tempat perawatan dan bersyukur nggak kejadian

Tapi malah kejadiannya sekarang setelah hampir 1 tahun berlalu

Pemerintah harus bangun rumah sakit darurat turunkan semua TNI dan perangkat yang ada untuk membantu

Ini gua dapet banyak kiriman video lewat whatsaap suasana bnyak rumah sakit yang nolak pasien pada duduk di depan rumah sakit sambil diinfus dan pake oksigen nunggu sampe berhari2 di tempat duduk buat dapet tempat rawat

Ini suasana sudah mendekati sistem rumah sakit bakal collapse karena pasien sudh tidak bisa terbendung dan angka kematian pun akan lebih meningkat karena pasien terlambat ditanganin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh zero099
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
Alangkah baiknya jika pemerintah utk sementara menyewa lahan kosong, bangun tenda, siapkan keranjang, mungkin yg susah, ventilator utk kasus yg parah, wisma pemda sebaiknya dialihfungsikan.
profile-picture
profile-picture
pilotugal2an541 dan zero099 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
si muka usus cuma cengenges cengenges
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kluster liburan natal sedang meledak
Apes tuh taxol ngangkut pasien covid lama begitu
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
Ngeri.
Sedangkan di negeri China. Gelombang k2 langsung bikin ribuan kamar RS emoticon-Turut Berduka
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kegoblokan bangsa ini membuat tempat ibadah lbh byk dr rumah sakitnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
kalo bangun rumah sakit, di sini mesti ngitung untung ruginya, beda sama negara lain. (Sorry beda-bedain)

Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ga bisa bikin rumah sakit darurat kah? Udah ngeri bngt lo itungannya
profile-picture
prayformysky memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Bed occupancynya memang serem banget, yuk saling jaga diri membatasi kegiatan jika dirasa tidak perlu
Kalaupun bisa bangun RS darurat, tenaga medisnya yang butuh waktu gak bentar untuk di latih, apa lagi kasus ini benr benr baru
itulah yg sedari dulu dikhawatirin sama beberapa ahli,

urusan jumlah pasien meningkat bukan cuma sekedar angka doang, karena dampaknya luas

makin banyak pasien - makin banyak persentase yg harus dirawat - jumlah RS terbatas - jumlah tenaga kesehatan terbatas (nakes aja banyak yg berguguran) - pasien terlantar - sakit makin parah - korban meninggal bertambah

kendala bukan cuma masalah gedung RS, pikirin juga masalah sumber daya nya, emang nya cepet bikin orang jadi perawat? jadi dokter?

dannn. masih banyak warga yg masih acuh, bodo amat terhadap protokol kesehatan, padahal dia ga tau kalo nanti kena covid belum tentu bisa dirawat di RS kalo parah, trus ujung2nya nyalah2in, amit2.

---------------------+
turut berduka untuk pasien, semoga ada di sisiNYA

jangan lupa wajib 3M
profile-picture
andrimardi memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
China awal pendemi langsung gerak cepat bangun rumah sakit, Indonesia kok lambat ya ? Atau tunggu duit investor luar ?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
udah gua bilangin
pemerentah sudah pasrah
ngadalin vaksen doang
yang penting gak laukdown
emoticon-Belgia
Semoga ketersediaan sarana perawatan pasien Covid-19 dapat dicukupi oleh pemerintah.
Tenang aja, combo menhub + menkes + mudik ntar hasilnya pasti mencengangkan. emoticon-Big Grin.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di