CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Penulis Eat, Pray, Love Ungkap Wajah Islam Akibat Wanita RI, Oprah Winfrey Terkejut
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ffbe4535cf6c40b9500b50f/penulis-eat-pray-love-ungkap-wajah-islam-akibat-wanita-ri-oprah-winfrey-terkejut

Penulis Eat, Pray, Love Ungkap Wajah Islam Akibat Wanita RI, Oprah Winfrey Terkejut

Penulis Eat, Pray, Love Ungkap Wajah Islam Akibat Wanita RI, Oprah Winfrey Terkejut

Penulis novel terlaris dan fenomenal 'Eat, Pray, Love', Elizabeth Gilbert menemukan sisi terindah dari Islam. Wanita yang akrab disapa Liz ini mencoba berdamai dengan diri sendiri, saat kekalutan yang menyelimuti di masa perceraiannya dengan sang suami.

Kedatangannya ke Lombok, Indonesia, membawa sebuah ketenangan dan pertemuan tak terduga dengan seorang wanita muslim di Lombok. Meski tak mengetahui nama wanita itu, Elizabeth mengaku melihat wajah Islam yang sebenarnya dari tingkah laku dan ketulusan wanita itu.

Elizabeth pun tak peduli dengan kabar di berbagai dunia yang menjelek-jelekkan Islam. Alhasil, pengakuan Liz tersebut membuat selebriti kawakan Oprah Winfrey tercengang dan kagum.

Penasaran dengan kisah perjalanan Elizabeth Gilbert penulis novel 'Eat, Pray, Love' saat bertandang ke Indonesia hingga bertemu dengan seorang muslimah? Berikut ulasannya.

Merasa Tertekan dan Ingin Tenang di Pulau Kecil
Dilansir dalam sebuah acara bernama Super Soul Sunday, yang dibawakan oleh Oprah Winfrey, Elizabeth Gilbert menceritakan momen-momen sedihnya di masa perceraian dengan Jose Nunez.

Demi mendapatkan ketenangan, Liz, panggilan akrab wanita itu datang ke Indonesia. Ia menjalani 10 hari sendirian di sekitar Bali dan Lombok.

Kala itu saya ada di Indonesia. Saya sedang mengalami perceraian yang begitu mengerikan di usia 31 tahun. Saya sangat tertekan. Saya putuskan pergi ke pulau kecil ini dan menjalani 10 hari untuk menyendiri dan berdamai dengan diri saya," kata Elizabeth seperti dikutip dari channel YouTube OWN, diunggah ulang di laman Instagram akun @_al_qh4s4s.

Puasa Bicara 10 Hari dan Berkeliling Santai
Demi mendapatkan kedamaian, Liz memutuskan untuk tidak berbicara selama 10 hari di salah satu pulau terkecil, serta memilih untuk berjemur dan berkeliling santai.

"Karena saya begitu malu dan menderita. Saya putuskan untuk tidak berucap satu kata pun selama 10 hari. Saya tidak kenal siapa pun dan berjemur di pantai," ujar Liz.

Selama berkeliling itulah Liz berniat mencari tahu segala aktivitas masyarakat miskin di sana, terutama kesibukan para nelayan yang mencari ikan di lepas pantai untuk dikonsumsi malam harinya.

"Di pulau nelayan kecil yang miskin di Lombok, Indonesia. Saya mengalami keracunan makanan parah. Rencana saya adalah berkeliling pulau kecil ini setiap hari. Lalu ada seorang perempuan muslim. Maksud saya dengan pulau miskin adalah apa yang nelayan ini tangkap di pagi hari adalah apa yang dimakan pada malam hari," terangnya.

Bertemu Wanita Muslim

Setiap hari menikmati indahnya pulau kecil di Indonesia, menjadi pertemuan pertama kalinya Liz dengan seorang wanita muslim. Acap kali berjumpa, wanita itu menyapa hangat dirinya meski tak pernah berkenalan atau pun bercengkrama.

"Dan perempuan ini, biasa melihat saya berkeliling selalu meletakkan tangan di dada sambil tersenyum ke arah saya ketika saya melintas. Saya pun melakukan hal yang sama," papar Liz.

Mengalami Malaria dan Ketakutan Sendirian
Penulis Eat, Pray, Love Ungkap Wajah Islam Akibat Wanita RI, Oprah Winfrey Terkejut

Suatu malam, Liz mengalami kondisi tubuh yang aneh. Pencernaannya terasa kurang sehat. Ditambah lagi ketakutan yang menyelimuti karena sendirian di kabin. Tak disangka, wanita muslim tadi datang dan melihat keadaan Liz.

"Saya sangat mual dan diam di kabin. Dehidrasi dan ketakutan. Saya kira saya kena malaria. Jauh dari orang yang kenal saya . Dan perempuan ini datang dan mencari saya. Nampaknya dia memerhatikan saya kemarin dalam kondisi kurang sehat," ujar Elizabeth.

Memberi Perhatian Bak Anak Sendiri
Wanita muslim itu memberi perhatian yang luar biasa pada Elizabeth. Meski tak mengenal satu sama lain, namun ketulusan wanita itu begitu terpancar.

"Tapi ketika dia tidak melihat saya berkeliling seperti biasa, dia datang dan mengetuk pintu. Melihat keadaan saya demikian, dia memberi isyarat seperti ini," tutur Elizabeth sembari menunjukkan jari telunjuknya.

Hingga akhirnya Elizabeth menangis seketika dalam pelukan wanita muslim tersebut. Selama sakit, wanita yang tak diketahui identitasnya itu merawat Liz bagaikan anaknya sendiri.

"Lalu ia kembali satu jam kemudian dengan membawa makanan segar dan air putih untuk saya. Saya mulai menangis di pelukannya. Dia merangkul saya seperti saya anaknya sendiri. Menenangkan dan merawat saya," tutur Liz terharu.

Wajah Islam Sebenarnya
Hingga saat ini, Elizabeth masih tidak tahu siapa sosok wanita muslim itu. Hal pasti yang ia terima kala itu, bahwa Islam sebenarnya terpancar dari dalam diri wanita muslim tersebut dan menepis segala isu yang tersebar di dunia mengenai keburukan Islam selama ini.

"Dan Anda tak tahu siapa namanya?," tanya Oprah.

"Saya tidak tahu namanya. Dia adalah penilaian saya pada Islam. Apa pun kata dunia tentang Islam. Dialah pandangan saya tentang Islam. Perempuan yang menyisir dan mengetuk pintu kabin, sampai dia menemukan orang yang menderita dan merawatnya," ungkapnya.

Oprah Terkejut
Kemurahan hati gambaran Islam sebenarnya muncul dari wanita muslim yang dijumpai oleh Elizabeth saat di Indonesia. Kendati tak kenal dengan orang asing dan terlepas dari utang budi apa pun, sosok muslimah itu datang merawat membantu begitu ikhlas. Diakuinya kuasa Tuhan itu datang dari hati.

"Oh my God," kejut Oprah.

"Itulah kebaikan terbesar yang pernah saya terima dalam hidup. Karena tidak ada hubungan apa-apa dengan saya, tidak pula berhutang apa pun pada saya. Ini benar-benar kuasa Tuhan melalui kemurahan hati seseorang," terang Liz.

Perceraian Elizabeth Gilbert
Pada akhir 2016 silam, penulis asal Amerika Serikat ini memutuskan untuk meninggalkan suaminya Jose Nunez, demi lebih dekat dengan sahabatnya yang menderita kanker, Rayya Elias.

"Musim semi lalu aku menerima kabar yang kemudian mengubah hidupku untuk selamanya. Sahabat baikku Rayya Elias didiagnosis memiliki kanker liver dan pankreas-sebuah penyakit yang tidak ada obatnya," tulis penulis novel 51 tahun itu di Facebook-nya.

Hal itu diakui Elizabeth, seolah-olah ada pintu jebakan yang terbuka di dalam hatinya, hingga menjadikan seluruh kehidupannya terpusat pada sang sahabat.

"Aku membatalkan segala hal yang bisa kubatalkan, dan langsung menuju sisinya, tempat di mana aku terus berada sejak saat itu," imbuhnya.

https://m.merdeka.com/trending/penul....html?page=all

Oh my God
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 15 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Bntar lagi pemuja liberal,sex bebas, lgbt,islamphobia bakal nongol dibawah emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darck91 dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
untung dulu ga ketemunya ama efpeih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
bentar lagi ada komentar.. subahenol semoga cepet dapat hidayah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darck91 dan 8 lainnya memberi reputasi
Kalo ketemu sama masyarakat indo yg belum terjangkit virus sih emang pada dasarnya ramah mau agama apapun itu. Ini pengalaman gw yg sering bertemu dengan orang dari berbagai latar belakang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Pasti terinspirasi kisah muhammad menyuapi yahudi buta yg suka menghinanya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vagina.xaruduy dan 2 lainnya memberi reputasi
beda tafsiran beda wajah emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
vagina.xaruduy dan gabener.edan memberi reputasi
Sekalian ke Aceh yg dikenal sebagai Serambi Mekah. Yg ditahun 2020, angka pelaku pemerkosaan naik menjadi 500%

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bajier dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
manusia melihat sosok Ilahi dalam diri manusia lain yang menolong dirinya tanpa pernah tahu dan mengenal siapa dia sebelumnya, petunjuk hanya dari agama melalui atribut dan paling berkesan tentu sifat welas asih yang ditunjukkan ibu yang beragama Islam di Lombok itu.
profile-picture
profile-picture
PapinZ dan gabener.edan memberi reputasi
Pas ini ketemunya ama orang lombok yang ane kira masih wajah islam nusantaralah begitu

Beda kalo ketemu ama orang fetamburan bisa beda lagi persepsinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
"Saya tidak tahu namanya. Dia adalah penilaian saya pada Islam. Apa pun kata dunia tentang Islam. Dialah pandangan saya tentang Islam. Perempuan yang menyisir dan mengetuk pintu kabin, sampai dia menemukan orang yang menderita dan merawatnya," ungkapnya.


sungguh objektif penilaiannya....

itu islam nusantara.....

kalo islam original harus ngerasain di timur tengah....

mejadi temen saja tidak boleh apalagi..... emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Indonesia gitu loh... emoticon-Cool

kalo ke Suriah atau ke pulau moro di Philipin basis isis gak jamin bakal begitu emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
oh , di lombok toh emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
snoopze dan gabener.edan memberi reputasi
Lombok kampungnya Fahri Hamzahemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
ivanind dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalo baik lihat agamanya kalo jelek lihat orangnya emoticon-Ngakak

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Soktahuu dan 5 lainnya memberi reputasi
Lombok gw kesana emang ga kalah ramah orangnya dari Pulau sebelahnya. dari mulai pedagang ga pada getok makan dimahalin, staff hotel ramah, tukang sewain skuter kasih harga murah, bensin eceran seinget ane harganya sama Kya di jakarta. Islamnya memang salah satu faktor, tapi juga mungkin secara umum orang2 lombok pada alusan Dan baik2 kyanya (penilaian subyektif ane)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
sebenarnya Islam itu bagus ajarannya. Di ajarkan untuk membayar upah sebelum keringat kering, keadilan dan hal lainnya.
Bahkan di Islam kita memberi makan itu tidak akan membuat kita miskin.
Beberapa relasi saya sabarnya luar biasa, seperti melempar batu ke dalam air. masalah seberat apapun tetap tenang dan sabar (bayangkan, ditipu teman sampai 300juta, dikerjain cewenya, sampai kesulitan keuangan karena ulah teman sehingga teman saya harus gadaikan emas istrinya).

karena itu sejak 2-3 tahun terakhir saya mempelajari Islam, namun saya tetap di agama Kristen.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
Oh my lord

emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trimusketeers dan 2 lainnya memberi reputasi
astagfirullah emoticon-Kagets
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Sebuah pengalaman hidup yang mengesankan pastinya bagi Liz
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Itu ajaran tradisional budaya Indonesia sebenarnya...

Kecuali NU...

hampir semua aliran islam begitu ekslusif sama orang d luar agamanya, atau bahkan sama aliranya sendiri...

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lord.NKRI dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di