CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga Kolong Flyover Pegangsaan Tolak Tawaran Risma untuk Direlokasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ff3d175c342bb4e1345e5b2/warga-kolong-flyover-pegangsaan-tolak-tawaran-risma-untuk-direlokasi

Warga Kolong Flyover Pegangsaan Tolak Tawaran Risma untuk Direlokasi



Merdeka.com - Menteri Sosial, Tri Rismaharini melakukan blusukan ke kolong flyover di Pegangsaan yang terletak di belakang Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Saat blusukan, dia meminta warga kolong flyover untuk relokasi ke tempat yang disediakan Kemensos.

Namun, permintaan mantan Wali Kota Surabaya itu ditolak. Lurah Pegangsaan, Parsiyo mengatakan, warga kolong flyover menolak tawaran tersebut karena lokasi yang disediakan Kemensos terletak di Bekasi, Jawa Barat.

"Karena jauh, jauh dari tempat kerja karena di Bekasi itu yang Bu Menteri tawarkan. Tentunya mereka kejauhan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (1/1).


Dia menjelaskan, ada enam KK yang tinggal di kolong flyover Pegangsaan. Pekerjaan mereka bervariatif, ada yang menjadi sopir bajaj, pengusaha tenda hingga buruh.

Dua dari enam KK tersebut tidak memiliki rumah. Sementara empat KK lainnya memiliki rumah di RW 03, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Namun, mereka memilih tinggal di kolong flyover Pegangsaan karena beralasan rumah yang mereka miliki sempit.

"(4 KK) Itu awalnya tinggal sama orang tua-orang tua mereka. Setelah mereka berumah tangga, kakak adek mereka itu masih sama orang tua sehingga terjadi lah penumpukan di situ. Karena di rumah ramai-ramai, mereka ingin mencari angin segar barangkali sehingga bikin bedeng seadanya gitu di kolong itu," jelasnya.

Menurut Parsiyo, jauh sebelum Risma menawari warga kolong flyover Pegangsaan relokasi, Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan hal serupa. Pemprov DKI sudah pernah menyediakan rusunawa di Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Namun, mereka tetap menolak karena jauh dari tempat kerja.

"Iya mereka menolak karena itu tadi," ujarnya.

Kendati demikian, dia terus membangun komunikasi baik dengan warga kolong flyover Pegangsaan. Dia meminta warga tersebut pindah ke tempat lain karena kolong flyover Pegangsaan akan disulap menjadi sarana khusus.

Warga kolong flyover Pegangsaan, kata Parsiyo, menerima permintaan tersebut. 2 KK yang tidak memiliki rumah sudah bersedia untuk mengontrak rumah atau indekos.

"Dua KK memang betul-betul tidak punya rumah dan mereka sanggup meninggalkan tempat itu dan sanggup untuk mengontrak," tandasnya. (mdk/fik)

https://m.merdeka.com/jakarta/warga-...irelokasi.html


Ini menteri apa merasa jd gubernur ya
Lagian ditawari masih dijakarta saja menolak ehh malah ditawari di bekasi emoticon-Wakaka

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Di kira masih di Surabaya, miskin substansi emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angelo.ogbonna dan 2 lainnya memberi reputasi
gak bisa di bina ya dibinasakan saja
jangan gara gara segelintir bedebah jadi rusak seluruh kota

emang mereka kerja dimana? Sudirman? Thamrin?
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jims.bon007 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
menteri wilayah DKI doank ya bu??

Indonesia bukan cuma di DKI cuma kamera sorotnya emang disitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tjiembek dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ahok aje gagal pake cara itu boss..

mereka kerja nya daerah situ...
daerah pegangsaan kan ada apartemen tu...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tjiembek dan 2 lainnya memberi reputasi
bagus jg inisiatif Bu Mentri , harusnya koordinasi jg sm pemprov mereka pke tanah SHM ato emang tanah ruang hijau .
tp kadang salah informasi kadang orang bnyk yg nolak d kasih rusun . padahal banyak kelas menengah yg mau dpt hak guna buat tinggal d rusun subsidi
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
risma ketahuan ga update n cuman cari simpati

jauh2 hari pemprov DKI udah nawari di rusun

tp emang warganya aja yg bebal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tjiembek dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Berpikir positif aja dulu, mungkin lagi nunjukin ke dinsos setempat dan dinsos lainnya di seluruh Indonesia, bagaimana cara mengurus gelandangan..

Yg menurut pengalaman wa, ga bakalan bisa dilakukan oleh dinsos2 tsb, alasan klasik, masalah dana.. Biasanya cuma sebagai pembuat surat sakti supaya misalnya ada gelandangan yg dirawat/meninggal di rumah sakit, supaya dibebaskan tagihannya (inget ya, tagihannya minta supaya dibebaskan, bukannya ngeluarin dana utk bayar biaya rumah sakitnya), dan selanjutnya, klo sampe meninggal, pihak rumah sakitlah yg ngurus biaya penguburannya.. Dinsos maen cantik cukup sampai pembuatan surat sakti tadi..

Klo misalnya gelandangannya orang sakit jiwa, ntar klo ada yg bantu ngurus ke dinsos, ntar cuma dibekalin surat sakti tadi supaya pihak RSJ membebaskan biaya perawatannya, entah sampai kapan, yg bikin direktur RSJ nya bingung juga, tapi akhirnya merawat dengan dana rumah sakit (klo yg tragis sih, sampe dibuang ke provinsi sebelah, udah pernah kejadian masuk berita)..
profile-picture
profile-picture
mmengong dan extreme78 memberi reputasi
Maju Terus Bun.....Sisir satu per satu areanya....biar tau kondisi lapangan. Jangan percaya info dan sistem saja...cek lokasi bun.

Jadikan semoga selalu bermanfaat untuk warga jakarta.

Pasti tau nanti kantong - kantong tersebut kekurangan dan kelebihannya apa.

Baru benahi yang bisa cepat dahulu. sambil update sistemnya.
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
model mak-mak baper berniatan baik itu sebaiknya jangan diterapkan di kota al jakartanistan.
nggak bakalan diapresiasi, malah sebaliknya.emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kan udh dibilang, drama akan berpindah dari timur ke barat hahaha
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
Ayo para sjw yg terhormat
Mari bela penghuni kolong jembatan agar tidak direlokasi!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 2 lainnya memberi reputasi
kalau mereka tolak relokasi, gusur aja huniannya biar mereka nggak ada pilihan selain taat. masalahnya, gabenernya mabok.
profile-picture
profile-picture
Somad.Monyong dan RyoEdogawa memberi reputasi
Sederhana aja sebenarnya, mereka tinggal disitu soalnya memang suka karena gak bayar (kecuali listrik dan air serta bayar ke "pemilik lahan") Tapi anehnya ada sambungan listrik bukan?

Hal serupa banyak terjadi di jkt, jangan kasih akses listrik/air dan kalo ada tanda2 mau buat "rumah" langsung dibongkar. Niscaya bakalan bubar sendiri (pulang kampung).
mau nyalon gub yemoticon-Big Grin
Mungkin siap-siap buat tahun depan... Siapa tahu bisa gantinn Wan Gabut...
ibu ini ngafain, fenguasa setempat aja gak feduli koq....... emoticon-Leh Uga
kan ada rumah lapis (legit bo ongnya) bu...


jgn sok ribet bu... apa perlu nyemplung ke gorong gorong?
Kadrun tolol lagi mau poles borok nya wan abud jem but 🤣🤣🤣
profile-picture
Somad.Monyong memberi reputasi
Gini aja, bangunan di kolong jembatan itu boleh gak secara hukum, kalo gakboleh ya seret aja nyingkir dari situ. Di lembuti malah bikin makan hati orang2 model begini
dikirim buat mendegradasi popularitas Anies emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di