CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Komnas HAM Temukan 7Proyektil Peluru dan Empat Selongsong di TKP Penembakan LaskarFPI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fe972580577a90b106203ec/komnas-ham-temukan-7proyektil-peluru-dan-empat-selongsong-di-tkp-penembakan-laskarfpi

Komnas HAM Temukan 7Proyektil Peluru dan Empat Selongsong di TKP Penembakan LaskarFPI

Komnas HAM Temukan 7Proyektil Peluru dan Empat Selongsong di TKP Penembakan LaskarFPIJAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) menemukan tujuh proyektil peluru di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap enam orang laskar Front Pembela Islam ( FPI) oleh kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Temuan tujuh proyektil peluru tersebut ditemukan Komnas HAM setelah melakukan penyelidikan di TKP.

"Nanti bukti-bukti ini memang perlu kami uji lagi ya. Di antaranya adalah pertama didapatkannya proyektil peluru," kata Komisioner Komnas HAM Amiruddin seperti dilansir dari Kompas TV, Senin (28/12/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, dari tujuh proyektil peluru yang ditemukan, pihaknya hanya bisa merasa yakin pada enam proyektil yang ditemukan.

Sedangkan satu proyektil peluru lainnya Komnas HAM belum bisa merasa yakin akan temuan tersebut.

"Jadi yang yakin enam, yang satu kami enggak yakin," ujar Choirul Anam.

Selain itu, lanjut Anam, pihaknya juga menemukan selongsong sebanyak empat buah. Tiga di antaranya selongsong utuh dan sisanya diduga merupakan bagian belakang selongsong.

Kemudian Komnas HAM juga menemukan serpihan badan mobil yang diduga muncul setelah ada peristiwa saling serempet di peristiwa penembakan tersebut.

Komnas HAM pun juga menemukan rekaman percakapan dan rekaman CCTV di jalan terkait peristiwa penembakan.

Sebelumnya Komnas HAM sudah pernah menyampaikan perkembangan sementara terkait kasus penembakan enam laksar FPI.

Ada sejumlah temuan yang berhasil Komnas HAM dapatkan dari penyelidikan awal yakni terkait pemeriksaan mobil, senjata api, dan otopsi.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengungkapkan pihaknya telah memeriksa mobil yang digunakan polisi dan FPI saat terjadinya insiden tersebut.

Sejauh ini, ada tiga mobil yang diperiksa, dua milik polisi dan satu milik laskar FPI.

Tiga mobil itu berada di garasi Subdit Ranmor Polda Metro Jaya. Tim dari Komnas HAM didampingi Bareskrim Polri memeriksa ketiga mobil itu pada Senin (21/12/2020) kemarin.

Meski sudah mengumumkan hasil temuan sementara, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyatakan bahwa hingga saat ini Komnas HAM belum mengambil kesimpulan terkait perisitwa tersebut.

"Komnas HAM belum ambil kesimpulan, bahkan kesimpulan awal saja kami belum menyampaikan ke publik," ujar Beka.

Dengan demikian, maka Beka menegaskan bahwa Komnas HAM tidak pernah menyampaikan analisis apa pun terkait penembakan enam laskar FPI.

"Artinya apa pun berita dan analisis yang beredar, tidak dalam tanggung jawab Komnas HAM soal peristiwa ini," ucap Beka.

https://nasional.kompas.com/read/202...embakan?page=2

Masih terus berproses yaaa zonk....emoticon-Blue Guy Bata (L)

Ente mank duri bagi bangsa ini...emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)

Suka sekali memanfaatkan emosional masyarakat...emoticon-Blue Guy Bata (L)

Berbahaya banget ente zonkemoticon-Blue Guy Bata (L)

Komnas HAM Temukan 7Proyektil Peluru dan Empat Selongsong di TKP Penembakan LaskarFPI

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ribao dan 11 lainnya memberi reputasi
komnass hamburgerr sekali2 ke markass efpeikk...ada gak senjataa .... bom dll...

bawaa orang yg banyakkk karena kalau kesana pastii elu dihadang olehh tentarraa pampambibb... awass kena bacokkk...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ust.kardus dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Lah lah... Gak diamankan jadi barbuk polisi? Kok bisa nemu?
profile-picture
idiotane memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Komnas HAM Temukan 7Proyektil Peluru dan Empat Selongsong di TKP Penembakan LaskarFPI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 5 lainnya memberi reputasi
Komnas HAM boleh melakukan penyidikan?

Hebat klo boleh gitu..

Soalnya setau wa, yg boleh melakukan penyidikan secara legal ya cuma dari instansi kepolisian, udah diatur dalam KUHAP..

Nah, semoga gara2 ni kasus, tuh yg ngakunya wakil rakyat, keketuk otaknya, utk bikin aturan ttg private investigator, jd biar instansi yg satu2nya itu gak memonopoli penyidikan..

Btw, KPK juga boleh melakukan penyidikan gara2 penyidiknya juga dari instansi kepolisian, dan karena punya UU sendiri, KPK juga berhak melatih penyidik yg bukan dari Polri, nah klo Komnas HAM, emgnya punya legalitas kyk begini?
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan reep1000 memberi reputasi
Diubah oleh RyoEdogawa
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Makanya kalo reka ulang mbok ya hadir...

emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
Emangnya gak ditemukan polisi sebelumnya? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ribao dan 3 lainnya memberi reputasi
Tunggu dulu brow... tahan...

Sampai kadrun pada setres rada rada gila...

Habis diumumkan...
Akhirnya kadrun pada bunuh diri masal karena malu dan kecewa...

emoticon-Turut Berduka

profile-picture
profile-picture
b3jo.asoy dan reep1000 memberi reputasi
Diubah oleh True.s4m1ns
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Lebih sulit menemukan daripada menghilangkan lho, memang hebat tim sergap Komnas HAM kita satu ini emoticon-Betty (S)
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) menemukan tujuh proyektil peluru di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap enam orang laskar Front Pembela Islam ( FPI) oleh kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Temuan tujuh proyektil peluru tersebut ditemukan Komnas HAM setelah melakukan penyelidikan di TKP.


Kok gue skeptis, tp ya tunggu ja dah
profile-picture
itilnjepat memberi reputasi
Diubah oleh idiotane
Penyidikan komnas hanya membandingkan ba rekonstruksi dengan barbuk yang ada di tahti .

Komnas tidak berhak menyimpan barbuk emoticon-Big Grin
profile-picture
reep1000 memberi reputasi
Siap Pak Amiruddin,

Semoga bukti tersebut bisa membantu komnas ham di pengadilan.
▪︎7 proyektil, 6 dianggap menyakinkan? Sisa 1nya geje?

▪︎Komnas HAM mungkin perlu belajar lagi, sejauh mana batas wewenang mereka. Mungkin UU No. 39 Tahun 1999 bisa buka sedikit otak para anggotanya emoticon-Embarrassment

▪︎Coba belajar lagi ttg undang2 diatas (UU No. 39 Tahun 1999)

▪︎Dapat darimana itu 7 proyektil? Bagaimana dgn proyektil yg disimpan sebagai barang buktik oleh pihak POLRI?
Quote:


7 proyektil dapet dari polri lah emoticon-Big Grin
uji balistiknya pun nanti akan menggunakan puslabfor polri emoticon-Big Grin

Yang mereka cari ketidak cocokan antara berita acara dengan bukti yang ada emoticon-Big Grin
emoticon-Leh Uga emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga emoticon-Ngakak
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Bukannya ham ini tidak hadir di tkp waktu reka ulang? Kok dia bisa dapat bukti lebih dari polisi?


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di