CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pantes Pendidikan Tertinggal 128 Tahun! 5 Perbedaan Guru Indonesia vs Guru Finlandia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fdd27e1facb9540d45c2490/pantes-pendidikan-tertinggal-128-tahun-5-perbedaan-guru-indonesia-vs-guru-finlandia

Pantes Pendidikan Tertinggal 128 Tahun! 5 Perbedaan Guru Indonesia vs Guru Finlandia

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 4
Yaa memang begituu sihh...
Jadiii sebenarnya guru di Indonesia itu terlalu bekerja dengan kerass sampai 8 jam kerja.tapii sebenarnya guru di Indonesia tidak mempermasalahkan itu semua,demii anak didik mereka rela mengorbankan segala..
profile-picture
novaajinugroho memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bener banget ini gan 🙏, harusnya sebagai guru minimal pendidikan S1 massa lulusan SMA bisa jadi guru walaupun paling honorer sih 😁
profile-picture
novaajinugroho memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
coba cek besaran pajak penghasilan di finland, negara nordic terkenal pajaknya gede tapi rakyatnya patuh bayar pajak.

semoga kualitas dan gaki guru di Indonesia juga semakin baik.


Juga rakyat makin sadar pentingnya keluarga berencana dan makin patuh bayar pajak.
profile-picture
novaajinugroho memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Emang di indonesia masih banyak yg harus dibenahi sih. Dan itu prosesnya lama dan harus berani dari sistem atas
profile-picture
novaajinugroho memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Murid murid di negara kita juga susah di didiknya
Yakin siswa selama 8 jam full itu bener2 belajar??
Gak ada becanda becandanya sama temen sebangku??
profile-picture
wy2312 memberi reputasi
Oke...ada yg mau borong ane ama anak ke finland kagak? emoticon-Hammer2
Nah 8 jam sehari terlalu lama sih akhi ughtea
hmmm.. tapi kalo mau mengubah sistem pendidikan itu butuh waktu yang lama dan kudu berkesinambungan sih... jadi entah siapa pun presiden maupun menterinya nih program terus lanjut emoticon-Toast
Menurut gw, akar permasalahan pendidikan Indonesia itu bukan hanya guru dan sistem pendidikannya.
Analoginya begini, ketika anak muda memberikan masukan inovasi untuk pendidikan yang lebih baik tapi pimpinan yang tua dan kolot menganggap bahwa inovasi itu ga cocok untuk Indonesia (menurut dia yang udah puluhan tahun ga sekolah dan ga tau keadaan lapangan). Atau ketika inovasi tersebut diterima tapi ketika diimplementasikan di daerah, guru yang tua dan kolot di daerah langsung merasa tidak sanggup karena malas atau tidak mampu untuk beradaptasi.

Jadi masalahnya di mana?

Mau anak-anak seluruh Indonesia dikumpulin di satu pulau untuk dididik tapi ketika lulus mereka kembali ke daerah yang masih dipimpin orangtua kolot ya percuma.

Lebih baik dijadikan persaingan aja seperti keadaan pariwisata sekarang, jangan langsung dengan semangat sama rata. Ketika suatu daerah pariwisatanya meningkat, daerah lain berbondong-bondong berbenah untuk meningkat pariwisata di daerahnya. Mungkin pendidikan di Indonesia harus seperti itu cara ditingkatkannya, dengan semangat persaingan.
Pantes Pendidikan Tertinggal 128 Tahun! 5 Perbedaan Guru Indonesia vs Guru Finlandia
guru yang paling banyak adalah honorer, klo honorer sejahtera bisa jadi pendidikan maju..
bayangin aja kerja berat gaji 500k itupun katanya udah gede buat honorer.. Gw mah kgk sanggup begitu
Malahan di norwegia jam kantor hanya sampe setengah hari Para pekerja diberikan 21 hari untuk liburan per tahunnya dan masih dimungkinkan para orang tua untuk mengajukan libur lebih untuk memberikan waktu dengan anak-anaknya. Selain itu cuti hamil dapat diberikan hingga 43 minggu.
Wah kalo finlandia mah kejauhan sih perbandingannya hahahah
Tapi selain gurunya, muridnya di sana juga beda mental dan mindsetnya, jadi mungkin faktornya banyak yang bikin Indonesia jauh dari Finlandia
Wah kalo dibandingin sama Finlandia udah pasti jauh banget sih, Finlandia aja negara dengan pendidikan terbaik di dunia
Halaman 4 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di