KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fce509a58d4c347e43c50b8/seandainya-sinetron-indonesia-formatnya-bisa-seperti-drama-korea

Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea

Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea


Sebagian orang tidak menyukai sinetron Indonesia karena kualitasnya yang amburadul. Cerita yang kacau dan tidak ada tujuannya serta tayang setiap hari dan tidak ada ujungnya menjadi penyebabnya. Sejak pertama kali muncul dalam sejarah pertelevisian Indonesia, memang hanya sedikit sinetron yang layak mendapatkan predikat berkualitas. Contohnya ada Si Doel Anak Sekolahan atau Keluarga Cemara. Keduanya punya sistem penayangan per musim seperti serial televisi di luar negeri.

Berbicara mengenai serial televisi, ada dua negara Asia yang serial televisinya maju yaitu Korea Selatan dan Jepang. Terutama Korea yang dramanya banyak digandrungi oleh orang-orang di seluruh dunia. Format penayangan drama Korea (drakor) sama dengan serial tv barat yaitu dengan sedikit episode. Rata-rata satu judul drama Korea jumlah episodenya 16 sampai 25 episode.

Sedangkan untuk drama Jepang atau yang biasa disebut dorama lebih pendek lagi yaitu 9 sampai 12 episode saja. Namun berbeda dengan serial tv barat, drakor dan dorama hanya sedikit yang memiliki lebih dari satu season. Genre dalam drakor juga bermacam-macam mulai pure romance, komedi, kriminal, medical, dll.

Sementara dorama Jepang lebih segmented lagi karena hanya orang yang suka Jejepangan yang menonton dorama. Genrenya juga sangat beragam termasuk versi live action dari manga atau anime terkenal.

Kualitas dari serial tv dari kedua negara tersebut juga dijaga agar tidak mengecewakan penonton. Penayangannya juga biasanya tayang setiap seminggu sekali selama satu musim. Memang, ada dorama Jepang yang tayang setiap hari dengan ratusan episode tapi setiap episodenya hanya berdurasi 15 menit. Itulah yang disebut drama pagi NHK. Drama pagi yang paling terkenal sepanjang masa adalah Oshin yang tayang di tahun 1980an.

Budget juga menjadi salah satu yang krusial bagi drama Korea. Untuk satu judul, bisa memakan budget yang besar untuk biaya produksinya. Seperti Goblin dan Kingdom yang menjadi dua dari banyak drama Korea dengan ongkos produksi termahal.

Nah, kenapa sinetron Indonesia format dan kualitasnya tidak seperti itu saja? Kenapa malah tayang setiap hari dengan cerita yang tidak karuan? Karena tidak ada aturan yang mengharuskannya demikian. Ditambah lagi karena tuntutan rating. Toh membuat sinetron tak karuan dengan budget super murah pun tetap laku dan ditonton banyak orang. Asalkan pemainnya terkenal serta cantik dan tampan. Habis perkara.

Sebenarnya sudah ada serial Indonesia yang memiliki format seperti yang disebutkan di atas yaitu series yang tayang di platform streaming dan itu bukan tayang di tv. Artinya serial yang tayang di platform streaming ditujukan untuk pasar menengah ke atas yang sudah malas nonton tv dan menyukai tayangan bermutu.

Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea


Salah satu serial web Indonesia yang bagus adalah Tunnel yang diadaptasi dari drama Korea berjudul sama dan memiliki premis yang menarik. Yaitu seorang polisi yang terlempar ke masa depan saat melakukan penyelidikan kasus pembunuhan. Tunnel versi Indonesia yang dibintangi oleh Donny Alamsyah kualitasnya jelas ada di atas sinetron Indonesia kebanyakan.

Namun apabila melihat ke belakang ada juga sinetron Indonesia jaman dulu yang memiliki sistem penayangan per musim dan tayang seminggu sekali serta episode yang tidak terlalu banyak. Yaitu seperti yang sudah disebutkan di atas, Si Doel Anak Sekolahan. Jumlah episode musim pertamanya saja hanya berjumlah enam episode.

Sekilas sinetron Si Doel ceritanya panjang namun sebenarnya pendek karena jumlah episodenya termasuk sedikit untuk sinetron dengan masa tayang lebih dari sepuluh tahun dan berjumlah enam musim.

Sementara itu Tunnel versi Indonesia yang tayang di jaman sekarang hanya berjumlah 16 episode, sama seperti versi Koreanya. Serial ini sayangnya kurang mendapatkan ekspos padahal menurut ane cukup seru dan ane sangat menikmati ketika menonton episode demi episode karena premis cerita yang menarik dan akting para pemainnya. Serasa nonton series luar negeri.

Seandainya semua sinetron Indonesia kualitasnya seperti Tunnel ane akan betah nonton tv tanpa harus berlangganan video streaming. Tapi apabila ada sinetron yang bagus seperti itu dan episodenya sedikit, ane yakin tidak akan laku karena pemirsa televisi kita kebanyakan memang sepertinya lebih menyukai tayangan berkualitas rendah.

Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea


Gimana gan? emoticon-Ngakak

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ElviHusna dan 32 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Masih lebih suka sinetron barat secara umum
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jerrystreamer1 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 20 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 20 balasan
kl bs bikin kayak game of thrones, ane bakal subscribe lewat channel streaming berbayar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
swalowww dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Waaah... Ane jd penisaran nih pengen nonton...
emoticon-Matabelo
Seandainya Sinetron Indonesia Formatnya Bisa Seperti Drama Korea
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh adolfsbasthian
Udah saatnya Indonesia adaptasi format sinetron luar.
Bisa korea, bisa Jepang, bisa juga Turki & Barat.
Jumlah Episode nya dikit dulu, kalo laris baru bikin season 2 dst.
Liat tuh, Episode kok 1000-2000, ga ada kreativitas nya samasekali.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
meldive dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
tetap saja tak laku itu biar diformat
maklum drama korea melanda dunia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
blackdipong dan 4 lainnya memberi reputasi
nanti kalo ditiru kenak bulii juga kerna menjiplak emoticon-Ngakak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tidak perlu gan karena memang ya seperti itulah. Apalagi memang drama itu hanyalah ketidakmanfaatan saja hanya buang-buang waktu saja. Maka lebih bagus para kaskuser melakukan kegiatan lain yang manfaat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sinetron indonesia hidup berdasarkan rating,, rating bagus ya di lama2in kasih adegan iklan didalamnya kasih baner, shot jalanan diedit kasih iklan,,, kalau jelek ya di cut selesain ceritanya secepatnya, ganti sinetron alay dan rumah tangga yg lain.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh baybayz
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ngimpiemoticon-Wakaka
sinetron biasanya orang kaya dan miskin jatuh cinta, membosankan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
dah formatnya gitu gan, rumah tangga, agama itu aja, dianiaya, menderita, berakhir tanda tanya soalnya gak ada ujung nya.

kalau binkin genre gak mengedepankan agama itu aja tar di demo kan susah. atau bikin tema lain tar dianggap "ih laminating atau propaganda mamarica" kan repot gan. jd mending pakai format yang sekarang aja, toh penontonnya masih banyak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 4 lainnya memberi reputasi
Sebener nya bisa sih kalo niat
emang idealnya sih dibikin series gitu, kalo mau "berlarut-larut" juga bisa dibikin season kan emoticon-Shakehand2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Asik sih kayaknya kalo cuma 16 episode gituuu, malah lebih enak juga kayaknya
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan seperduaratus memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Indonesia sinetron nya ancur gan jalan cerita ngawur kadang tidak mendidik malah judulnya ngawur atau horor.. mengandalkan muka bintang sinetron biar rating naik
profile-picture
bajier memberi reputasi
sebenernya bisa... cuma ga mau aja wkwkwk
dapet rating tinggi lgsg dah dipanjang2in
akhirnya kaga ketahuan gimana tamatnya
tiba2 ilang gitu aja gara2 ratingnya jeblok emoticon-Hammer (S)
profile-picture
seperduaratus memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Low budget bre.. wajar emoticon-Leh Uga

Klo masyarakatny msh ttp nonton ya wajar dibikin awet film low budgetnya emoticon-Hammer2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh ruuuruuu
duitnya dari mana bosque? udah rahasia umum shit netron dan sitkom2 Indonesia itu terkendala budget produksi.......emoticon-Traveller
profile-picture
kaiharis memberi reputasi
tipikal PH sinetron/drama indo,
budget seminim mungkin profit (iklan) sebanyak mungkin,
kualitas seadanya, tampang aktor aktris setampan cantiknya...

emoticon-Najis
profile-picture
kaiharis memberi reputasi
Sinetron Indo > Drakor emoticon-Ngakak (S)
Ane pun setuju semisal sinetronnya semacam drama korea. Bakalan banyak yang seneng niih...
Halaman 1 dari 6


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di