CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Penyuap Mensos Juliari Gunakan 7 Koper dan 3 Tas, Berisi Uang Rp14,5 M
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fcd34e6f4ae2f48ef656f80/penyuap-mensos-juliari-gunakan-7-koper-dan-3-tas-berisi-uang-rp145-m

Penyuap Mensos Juliari Gunakan 7 Koper dan 3 Tas, Berisi Uang Rp14,5 M

Penyuap Mensos Juliari Gunakan 7 Koper dan 3 Tas, Berisi Uang Rp14,5 M

PIKIRAN RAKYAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang tersangka yaitu sebagai tersangka penerima suap Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sedangkan tersangka adalah Ardian IM (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

Dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu, 5 Desember di beberapa tempat di Jakarta, petugas KPK mengamankan barang bukti uang dengan jumlah sekitar Rp14,5 miliar dalam berbagai pecahan mata uang yaitu sekitar Rp11, 9 miliar, sekitar 171,085 dolar AS (setara Rp2,420 miliar) dan sekitar 23.000 dolar Singapura (setara Rp243 juta).

Dalam konferensi pers, Minggu, 6 Desember 2020 dini hari, Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan tersangka Ardian IM dan Harry Sidabuke telah menyiapkan uang dugaan suap sebesar Rp14,5 miliar di sebuah apartemen daerah Jakarta dan Bandung sebelum ditangkap KPK.

Baca Juga: Mensos Juliari Diduga 'Caplok' Dana Bansos Sembako saat Pandemi, KPK Bongkar Kawanannya

Uang Rp14,5 miliar tersebut disimpan di dalam tujuh koper, tiga ransel, serta amplop kecil.

"Uang sebelumnya telah disiapkan AIM dan HS di salah satu apartemen di Jakarta dan di Bandung, yang di simpan di dalam 7 koper, 3 tas ransel dan amplop kecil yang jumlahnya sekitar Rp14,5 miliar," kata Firli.

Dari hasil OTT tersebut, ditemukan uang dengan pecahan rupiah, dolar AS hingga dolar Singapura.


https://www.pikiran-rakyat.com/nasio...i-uang-rp145-m

====================================================

nah..ini baru masuk ke otak.
14,5 M dlm 7 koper & 3 tas.

gak spt si otak udang haikal
rijik disuap 1 trilyun
DP 50% =>> 50 M (bukan 500 M) emoticon-Ngakak (S)
50M cash, diwadahin tas kresek.

lu pikir mie ayam diwadahin tas kresek ??
ketauan tukang hoaxnya 

emoticon-Ngakak 

-------------------------------------------------------

pelapor ke KPK ini jg pasti bukan org sembarangan..
mengingat persyaratan melapor ke KPK segitu rumitnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nouvo03 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Mas.Brayy
Halaman 1 dari 2
1T klo 50% bukan nya 500M?
profile-picture
prayudo23 memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
rijik disuap 1 T? bukannya cuman ditransferin 200jt sama caplin?
gak nanggung2 mensos.. pake koper banyak segaban.. lagi pandemi masyarakat kolaps..
hukuman mati perlu ditegakkan oleh pemerintahan Kowi..
atau kita semua bakal dukung berdirinya kilafukc!! law supremacy or radicalism?emoticon-Toast emoticon-Cendol Gan
Enak ya jadi pejabat emoticon-Shakehand2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Komen TSnya koplak.

emoticon-Ngakak

Harga Rizik gak sampai segitulah.

Kadang2 aja diobral koq.
profile-picture
setiapmenit memberi reputasi
Kenape tuh uang kagak dipendem dulu di kuburan?

emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jadi lebih korup mana era JKW atau SBY ?
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
serem juga tu nominalnya, emoticon-Belo
Koruptor2 ini terlqlu pinter berpikir gak bakal ketauan penyerahannya
Padahal udah dipantau setiap lalu lintas perbankan kalau ada yg mencurigakan
Diubah oleh xrm
Kira kira masuk pundi pundi mamak berapa koper ya jika lolos emoticon-Ngakak
ketauan kau, kl mau korupsi kirim pesan pake burung dara
Harusnya bagi ane 1 koper aje ane terima
Oklah mentrinya ga ada kirim2 pesan yg bs disadap, tapi orang yg ngarep tu proyek pasti bacot sana sini, itu yg rawan fisadap KPK. Susahnya disitu
mensos dari pdip
menteri perikanan si edi dari gerindra
liat benang merah nya gak?
penangkapan mensos adalah serangan balasan dari kubu prabowo utk pdip yg telah mengorbankan edi
awalnya pdip serang edi utk kasi sinyal ke PS jika ia tidak dibutuhkan lagi di pilpres 2024 dan kabinet periode 2
penangkapan edi adalah hukuman utk PS dkk karena gagal membungkam HRS
awalnya PS dijadikanmenteri dgn harapan bs merangkul 212 dan fpi, hal itu tidak terwujud d lapangan, PS d lepehin 212 dan fpi. HRS pulang k indonesia, otomatis kontrak sosial PS dgn megatron berakhir.
hal itu dibalas PS dgn serang mensos.
lalu apa urusannya caplin dgn semua itu?
caplin itu kingmaker, pengen jadikan anies jd pres 2024.
langkah prtama, akomodir kepulangan hrs ke indo
langkah kedua, adakan kerumunan massa utk ngetest seberapa besar kekuatan hrs setelah lama di ungsikan ke arab, trnyata masih tinggi
langkah ketiga, rapatkan barisan anies dgn hrs, adakan beberapa pertemuan minum teh
langkah keempat, singkirkan para pesaing 2024, yaitu siapapun capres yg berasal dari kubu PS, trmasuk PS sendiri, caranya, serang menteri edi, biar nama PS dkk rusak dan turun rating nya. caplin berhasil gandeng megatron utk ini. edi itu kelas kakapn, jadi mustahil megatron gak tahu kalo edi bakal di tangkap.
tapi megatron itu nasionalis, gak mngkin dia gak pnya agenda sendiri.
kerja sama megatron dgn caplin hanya sementara kek nya.
yg jelas megatron gak setuju anies jd capres 2024.
nah belum keliatan nih manuver megatron kedepannya apa. kmngkinan utk habisi anies, megatron akan lanjutkan proses hukum bibib soal kerumunan dan RS Ummi itu.
kita liat aja kedepannya kek apa.

Diubah oleh prabowosandii
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
semoga dihukum sesuai kesalahannya..
Kuwi duit kabeh emoticon-Bingungbingung
apa gak kena tuntutan hukuman mati tuh gan, kan kotuptor di saat negara terkena musibah bisa di kenakan hukuman mati.
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Duit semua itu cuyemoticon-Belgia
Akhir2 ini berita korupsi sering banget keluar. 🙃
Penyuap Mensos Juliari Gunakan 7 Koper dan 3 Tas, Berisi Uang Rp14,5 M
Hukum mati itu yg penting.emoticon-Marah
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di