CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Beredar Rekaman Tuding JK di Balik Penangkapan Edhy, Ini Kata Danny Pomanto
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fcb772fe83c720d9a3e652d/beredar-rekaman-tuding-jk-di-balik-penangkapan-edhy-ini-kata-danny-pomanto

Beredar Rekaman Tuding JK di Balik Penangkapan Edhy, Ini Kata Danny Pomanto

Beredar Rekaman Tuding JK di Balik Penangkapan Edhy, Ini Kata Danny Pomanto
Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 14:57 WIB
alin

Beredar Rekaman Tuding JK di Balik Penangkapan Edhy, Ini Kata Danny PomantoDanny Pomanto (Ari Saputra/detikcom)

Jakarta - 
Sebuah video beredar luas soal tudingan kepada Jusuf Kalla (JK) yang disebut sebagai sosok yang berada di balik penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK. Rekaman yang diduga sebagai suara calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto itu juga menyebut KPK berada di bawah kontrol JK.
Video yang beredar ini berdurasi 1 menit 58 detik ini, Sabtu (5/12/2020), menampilkan wajah Danny Pomanto dan kemudian beralih pada sebuah percakapan yang membahas soal penangkapan Edhy Prabowo dan tokoh-tokoh yang diuntungkan dalam penangkapan ini.
Dari rekaman itu, sosok yang bersuara itu ikut membawa nama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Prabowo SubiantoAnies Baswedan, dan Habib Rizieq Shihab.

"Makanya, kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel (Baswedan) yang tangkap, itu berarti JK (Jusuf Kalla). JK-Anies, tuh. Maksudnya kontrolnya di JK. Artinya begini, dia sudah menyerang Prabowo. Yang kedua, nanti seolah-olah Pak Jokowi yang suruh, Prabowo dan Jokowi baku tabrak. Ini kan politik," ujar sosok yang berada di dalam rekaman itu.
Pada rekaman itu juga disebutkan bahwa penangkapan Edhy Prabowo akan berimbas pada keretakan hubungan Jokowi dengan Prabowo, sehingga momen itu disebut akan menguntungkan JK dan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
"Kedua, Prabowo yang turun karena dianggap bahwa korupsi pale di sini, calon presiden to. Berarti Anies dan JK yang diuntungkan. Apalagi mengkhianati Jokowi. jadi yang paling untung ini JK. Chaplin yang untung. Jago memang mainnya. Tapi, kalau kita hafal apa yang dia mau main ini," ujarnya lagi.



Atas beredarnya video ini, jubir JK, Husain Abdullah, menyebut tuduhan yang dialamatkan kepada JK mengandung unsur fitnah. Husain menyebut pernyataan itu sangat tidak masuk akal.
"Saya cuma mau bilang, salah apa Pak JK kepada Danny Pomanto sehingga tega-teganya memfitnah seperti. Danny seperti tidak punya lagi sopan santun, sipakalebbi sedikit pun kepada sosok yang dihormati semua kalangan. Saya yakin kalau orang Bugis-Makassar tidak gampang mengumbar fitnah seperti karena secara budaya dan agama tahu risikonya, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Coba Anda bayangkan, Pak JK di Jakarta dengan segala aktivitas sosial tidak mengusik orang lain, termasuk Danny Pomanto, tiba-tiba dia melontar pernyataan yang tidak masuk akal," kata Husain saat dimintai konfirmasi terpisah.
"Dari omongan Danny yang begitu lancar tanpa rasa bersalah sedikit pun, mungkin saja Danny sudah biasa menyebar fitnah tentang Pak JK," imbuhnya.

Yang paling berbahaya, kata Husain, adalah omongan tersebut malah terkesan mengadu domba tokoh nasional dan juga mencoreng nama baik KPK sebagai lembaga terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Masalah yang dimunculkan Danny, menyangkut fitnah kepada Pak JK bahkan Anies dan juga sangat merendahkan KPK yang prestasinya menangkap Menteri KKP, justru dipandang sebagai angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia. Danny telah mencederai kerja keras KPK. KPK perlu memanggil Danny Pomanto untuk mengklarifikasi fitnah tersebut," tegas dia.

Dihubungi secara terpisah, Danny Pomanto pun mengakui bahwa suara tersebut adalah miliknya. Hanya, Danny menyebut perbincangan tersebut hanyalah sebuah analisa politik dan perbincangan lepas dirinya dengan beberapa orang.
"Jadi itu adalah percakapan di dalam rumah saya. Dalam rumah saya orang rekam. Jadi sebenarnya itu adalah percakapan biasa, analisis politik dan hak setiap orang kan begitu. Sebenarnya saya korban ini. Kenapa ada yang rekam dan sebar. Aneh," kata Danny kepada detikcom.

"Orang tanya bagaimana dampaknya dan saya terangkan tidak ada karena ini konstelasi nasional. Ini perbincangan pribadi, diskusi gitu," imbuh dia.

Dia menyebut pihak yang merekam perbincangan itu adalah tamunya yang sedang berdiskusi dengannya. Langkah selanjutnya, rencananya tim hukumnya akan menindaklanjuti penyebaran rekaman itu.
"Karena itu kan penyebaran dan saya merasa dirugikan. Kan saya dibenturkan dengan orang lain. Orang punya hak untuk punya pendapat dalam rumah saya sendiri, rumah saya itu," ucapnya.
Ini isi rekaman yang diduga mirip suara Danny Pomanto. Baca di halaman berikutnya.

Berikut isi transkrip lengkap rekaman yang diduga mirip suara Danny Pomanto yang menyindir JK dan membawa nama Jokowi, Prabowo hingga KPK:

Makanya kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel (Baswedan) yang tangkap, itu berarti JK (Jusuf Kalla). JK-Anies tuh. Maksudnya kontrolnya di JK. Artinya begini, dia sudah menyerang Prabowo. Yang kedua, nanti seolah-olah Pak Jokowi yang suruh, Prabowo dan Jokowi baku tabrak. Ini kan politik.

Kemudian mengalihkan (isu) Habib Rizieq. Ini mau digeser JK dan Habib Rizieq. JK yang main, karena JK yang paling diuntungkan dengan tertangkapnya Edhy Prabowo. Coba siapa yang paling diuntungkan. JK lagi dihantam, beralih ke Edhy Prabowo kan.
Kedua, Prabowo yang turun karena dianggap bahwa korupsi pale di sini, calon presiden to. Berarti Anies dan JK yang diuntungkan. Apalagi, mengkhianati Jokowi. jadi yang paling untung ini JK. Chaplin yang untung. Jago memang mainnya. Tapi kalau kita hafal apa yang dia mau main ini.

https://news.detik.com/berita/d-5282860/beredar-rekaman-tuding-jk-di-balik-penangkapan-edhy-ini-kata-danny-pomanto



ternyata eh ternyata... chaplin yang berada dibelakang semua ini... cieeeeeeee
dan kalo dipikir masuk akal sih..




profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh phoezies
Halaman 1 dari 2
Polisi Terima Laporan soal Danny Pomanto Sebut JK di Balik Penangkapan Edhy
Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 18:51 WIB
7 komentar
SHARE


URL telah disalin
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan-detikcom).
Foto: Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan-detikcom).
Makassar - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima laporan polisi terkait rekaman calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto yang menyinggung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di balik penangkapan mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo oleh KPK. Polisi mengatakan akan menyelidiki laporan tersebut.
"Laporan sudah diterima dan akan kita proses," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Ibrahim Tompo kepada detikcom, Sabtu (5/12/2020).

Ibrahim tak menyebut nama pelapor. Namun dia mengatakan penyelidikan atas laporan itu sedang dilakukan.

"Saat ini masih progress lidik," tutur Ibrahim.

Baca juga:
Sosok Charlie Chaplin, Aktor Pantomim Kelas Dunia yang Dikaitkan dengan JK
Diberitakan sebelumnya, sebuah video berisi rekaman suara yang menyebut JK berada di balik penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK, beredar luas. Danny Pomanto mengaku suara dalam rekaman itu adalah suaranya.

Video berdurasi 1 menit 58 detik itu menampilkan wajah Danny Pomanto, kemudian beralih pada sebuah percakapan yang membahas soal penangkapan Edhy Prabowo.

"Makanya kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel (Baswedan) yang tangkap, itu berarti JK (Jusuf Kalla). JK-Anies tuh. Maksudnya kontrolnya di JK. Artinya begini, dia sudah menyerang Prabowo. Yang kedua, nanti seolah-olah Pak Jokowi yang suruh, Prabowo dan Jokowi baku tabrak. Ini kan politik. Kemudian mengalihkan (isu) Habib Rizieq. Ini mau digeser JK dan Habib Rizieq. JK yang main, karena JK yang paling diuntungkan dengan tertangkapnya Edhy Prabowo. Coba siapa yang paling diuntungkan. JK lagi dihantam, beralih ke Edhy Prabowo kan. Kedua, Prabowo yang turun karena dianggap bahwa korupsi pale di sini, calon presiden to. Berarti Anies dan JK yang diuntungkan. Apalagi, mengkhianati Jokowi. jadi yang paling untung ini JK. Chaplin yang untung. Jago memang mainnya. Tapi kalau kita hafal apa yang dia mau main ini," ujar Danny Pomanto dalam rekaman yang beredar.

Danny sudah menjelaskan ucapannya dalam rekaman hanyalah analisa politik saat dirinya berbincang beberapa orang di rumahnya. Namun ternyata ada yang merekam perbincangan itu.

"Jadi itu adalah percakapan di dalam rumah saya. Dalam rumah saya orang rekam. Jadi sebenarnya itu adalah percakapan biasa, analisis politik dan hak setiap orang kan begitu. Sebenarnya saya korban ini. Kenapa ada yang rekam dan sebar. Aneh," kata Danny kepada detikcom.
"Orang tanya bagaimana dampaknya dan saya terangkan tidak ada karena ini konstelasi nasional. Ini perbincangan pribadi, diskusi gitu," imbuh dia.

Di lain sisi, jubir JK, Husain Abdullah, juga telah angkat bicara soal beredarnya rekaman Danny. Dia menyebut tuduhan yang dialamatkan kepada JK mengandung unsur fitnah.

"Saya cuma mau bilang, salah apa Pak JK kepada Danny Pomanto sehingga tega-teganya memfitnah seperti. Danny seperti tidak punya lagi sopan santun, sipakalebbi sedikit pun kepada sosok yang dihormati semua kalangan. Saya yakin kalau orang Bugis-Makassar tidak gampang mengumbar fitnah seperti karena secara budaya dan agama tahu risikonya, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Coba Anda bayangkan, Pak JK di Jakarta dengan segala aktivitas sosial tidak mengusik orang lain, termasuk Danny Pomanto, tiba-tiba dia melontar pernyataan yang tidak masuk akal," kata Husain saat dimintai konfirmasi terpisah.

"Dari omongan Danny yang begitu lancar tanpa rasa bersalah sedikit pun, mungkin saja Danny sudah biasa menyebar fitnah tentang Pak JK," imbuhnya.

langsung berusaha cuci tangan gaes
semua tuduhan butuh bukti......tapi ada benarnya pihak jk yang bakal diuntungkan kalau wowo dan joko ribut....emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 7 lainnya memberi reputasi
hobi banget giring opini..
Nuduh SBY..
Nuduh JK..
Nuduh KPK taliban..

Dan tambah lama fantasinya tambah tinggi aja..

Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan 2 lainnya memberi reputasi
Kesimpulan sementara gaes ...


Krn yg nangkap ada kata baswedan maka dikaitkan dg baswedan yg lain yg ternyata katanya ..isu nya ..denger kabar ada hubungan dg pak nganu




Sekian gaes ..
Jgn lupa subscribe dan klik like...share dan teriak amiiiin ..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakidal27 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Mau penangkapannya ada unsur politik pa kagak yang jelas salah eddy sendiri sampai jatuh.
Masalah klo anies diuntungkan buat 2024 ya emang pilihannya cuma wowo ato anies ??
2024 masih lama sih gw berharap ada alternatif laen selain wowo ato anies ga juga rijiek.
Dan khusus anies sendiri 2022 pun dia harus ngeletakin jabatannya ada waktu kosong 2 tahun ke 2024 dan gw keingat dulu sutiyoso. Waktu jadi gubernur dia santer disebut calon presiden tapi ketika dia turun 2007klo ga salah nama dia langung sepi dari bursa capres dan gak ada yang nyebut saat pilpres 2009.
Maksud gw sih sutiyoso yang waras aja bisa ngalami kek gitu apa lagi anies yang lebih kacrut
sekarang dia santer tapi 2022 saat dia harus mundur ??? Tanpa partai pendukung lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Nuduh tanpa bukti dan bacot tanpa prestasi
profile-picture
profile-picture
Habibananasuper dan extreme78 memberi reputasi
Politik itu seni, seorang politisi memang harus bisa pinter ngomong, politikus lebih kecam dari seniman dan ulama.

Beberapa kasus yang terus mendera keluarga JK memang merugikan JK sendiri, lama-lama bisa terpental dari orbit elit politik Indonesia.

Pengaruh JK di Golkar sudah tidak begitu kuat lagi, elektoralnya di kawasan timur juga sudah mulai redup. Hubungan JK dan Surya Paloh juga dingin² aja sepertinya.

Maka, kalaupun JK di Pilpres 2024 mau mengangkat Anies bisa dibilang akan cukup berat. Tapi kalau Surya Paloh mau mengusung Anies di 2024 ya lain cerita.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Dunia persilatan makin seru menuju 2024...

bnyak perguruan yang udah ambil langkah duluan...

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Habibananasuper dan 2 lainnya memberi reputasi
profile-picture
phoezies memberi reputasi
Kalau beneran ....

Mantap ya merambah di semua lini...

emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Habibananasuper dan 2 lainnya memberi reputasi
Bener juga sih analisisnya, ga salah juga...


Yaaa makin kacau aja nama doi...wkwkwkw
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Karir politik Danny pamanto habis sudah... eh dia masi wali kota gak sih di makssar? Selamat jd pesakitan di kursi persidangn. Mana bawa2 nama caplin lagi. dedengkot nastak kah di makassr pake bawa2 caplin? Wkwkw.
Iyain aja deh nastak.
Eddy gak bersalah yang salah yang nangkep.
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan galuhsuda memberi reputasi
Lha dipikir KPK jalan penangkapan ga ada surat perintah apa?
Masa sekelas novel bisa terbitin surat perintah
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
parah, sebut nama emoticon-Ngakak
Tinggal liat aja 2024,terbukti ga
yang pasti pak chaplin memang ingin cawe2 di pilpres 2024.
karena langkah politiknya sudah terbaca sejak awal, maka elite politik lain bergegas menjegal langkah pak chaplin.
profile-picture
phoezies memberi reputasi
Ahhhh..... mantap nieh. siapa yang bakal mingkem hbs ini. Clear lah chaplin itu siapa.... wkwkkwkwk
Ketua KPK dari wereng coklat
Bikin statement asal dan ngawur
Danny beserta syahrul mau menggeser dominasi JK disulawesi. Soalnya you now lah dari segi politik sampe proyek di sulawesi diembat semua ama JK.
profile-picture
Habibananasuper memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di