CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sri Mulyani Jawab Kritik Lonjakan Utang Pemerintah Era Presiden Jokowi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fbdff89dbf76449fd62ec4e/sri-mulyani-jawab-kritik-lonjakan-utang-pemerintah-era-presiden-jokowi

Sri Mulyani Jawab Kritik Lonjakan Utang Pemerintah Era Presiden Jokowi

Sri Mulyani Jawab Kritik Lonjakan Utang Pemerintah Era Presiden Jokowi

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menjawab kritik berbagai pihak terkait polemik lonjakan utang pemerintah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, utang pemerintah, termasuk utang luar negeri Indonesia, sudah direncanakan jauh hari untuk menyeimbangkan postur APBN.

Perencanaan utang pemerintah sudah tertuang dalam Perpres 72/2020 tentang Penyesuaian Kembali Postur dan Rincian APBN 2020. Sri Mulyani mengkritik balik pihak-pihak yang mempermasalahkan kebijakan utang di era Presiden Jokowi tersebut.

"Ada orang hari-hari ini suka bicara masalah utang, sampaikan saja bahwa di Perpres 72 waktu anggaran APBN 2020 dengan estimasi defisit sekian, itu pembiayaannya adalah dari SBN, pinjaman, ada yang bilateral maupun multilateral," kata Sri Mulyani

"Jadi waktu kita sedang menjalankan Perpres jangan kemudian muncul reaksi-reaksi. Seolah-olah kita seperti orang yang belum punya rencana. Itu kan semuanya isu dari Perpres 72 sudah diomongkan, sudah disampaikan ke publik," kata dia lagi.

Sri Mulyani juga menjelaskan, tingkat utang dari negara-negara di dunia mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19. Hal yang sama juga terjadi di Indonesia, yang menurut dia tingkat utang Indonesia naik di kisaran 36 persen hingga 37 persen dari PDB, yang sebelumnya sebesar 30 persen dari PDB. Jumlah tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

"Namun bukan berarti kita tidak waspada, akan tetapi kita akan tetap menjaga semua kondisi, hal ini agar perekonomian tetap membaik dan kondisi fiskal tetap sustain," ujar Sri Mulyani.

Total utang Indonesia sendiri tercatat hingga akhir September 2020 mencapai Rp 5.756,87 triliun. Dengan demikian rasio utang pemerintah sebesar 36,41 persen terhadap PDB. Total utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp 864,29 triliun dan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 4.892,57 triliun.
 
Bendahara Negara itu menjelaskan, negara-negara anggota G20 mengalami kenaikan tingkat utang yang luar biasa. Untuk negara-negara yang masuk dalam kategori negara maju, tingkat utangnya mencapai 130 persen dari kondisi normal yang biasanya 100 persen.
 
Sementara untuk negara berkembang yang biasanya rasio utang di kisaran 50 persen, meningkat menjadi di kisaran 60 persen hingga 70 persen. "Dengan adanya dukungan countercyclical luar biasa di selruh negara dunia, tidak hanya negara G20, utang pemerintah di semua negara naik," jelas dia.

Sri Mulyani pun menjelaskan, rasio utang yang cukup rendah jika dibanding dengan negara lain disebabkan oleh dukungan fiskal terhadap kontraksi perekonomian Indononesia dinilai lebih moderat. Indonesia menganggarkan dukungan anggaran sebesar Rp 695,2 triliun untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).


money.kompas.com
profile-picture
nomorelies memberi reputasi

Diubah oleh cPOP
kadroen mikirnya utang negara kek mereka kredit metik di leasing yang kudu di kejar2 ambon biar bayar emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
EvraeLeonheart dan jims.bon007 memberi reputasi
ga perlulah ngutang. naikin aja pajak setinggi-tingginya.
Sri Mulyani Jawab Kritik Lonjakan Utang Pemerintah Era Presiden Jokowi
profile-picture
pisangkepok008 memberi reputasi
Realistis aja.
Negara kita gak bisa berjalan tanpa utang.
Mungkin jika para pejabat dan anggota dewan dihapus semua tunjangannya, keuangan negara akan sedikit membaik.
Pointnya ya di sini,

"Namun bukan berarti kita tidak waspada, akan tetapi kita akan tetap menjaga semua kondisi, hal ini agar perekonomian tetap membaik dan kondisi fiskal tetap sustain," ujar Sri Mulyani.

Di kira ngutang macem kita yg rakyat biasa mau kredit motor kali, ga sesimple itu modelannya emoticon-Big Grin
Diubah oleh yxgk
paling mudah ngibulin indon dari dulu zaman soehartot dimana indon disebut macan asia dan paling superior banget di asean menjadi yang termiskin di asia. dulu pas indon macan asia china masih miskin banget sampe ngemis ke amerika suruh nerima rakyatnya disana karena penuh tapi sekarang china superpower indon super miskin. kagak mikir memang menteri indon kalau ngomong!!!!!!!!!
ya klo yg utang negara tp sampe ditagih ke rumah2, kaya waktu zaman dulu buat yg punya tv suruh bayar pajak ditagih ke rumah emoticon-Big Grin

bolehlah kita semuanya ngamuk emoticon-Big Grin
Ya udah maunya gak usah ngutang kan
Pajak juga distop dulu katanya
Investasi asing jangan masuk
Impor kagak usah
Kita cetak duit aja yg banyak
Apa susahnya cetak duit ye kannnn
menkeu alumni beng beng, kang ngutang + kang pajak

emoticon-Leh Uga

Yg nyinyir mgk cemas, karena hidupnya banyak utang
Wkwkwkkk
Ini sih udah masuk ranah ekonomi makro yang parameter perhitungannya sangat runyam. Ga bisa disamain dengan Ekonomi Mikro. So, entahlah.


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di