CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / REGIONAL / All / ... / Kalimantan Selatan /
[Coc Reg. KalSel] Tradisi Unik Masyarakat Banjar Dalam Memperingati Maulid Nabi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f9863a110d29559550caafb/coc-reg-kalsel-tradisi-unik-masyarakat-banjar-dalam-memperingati-maulid-nabi

[Coc Reg. KalSel] Tradisi Unik Masyarakat Banjar Dalam Memperingati Maulid Nabi

Spoiler for :


Bulan ini, Oktober 2020, bertepatan dengan bulan Rabi'ul awal dalam penanggalan Hijriah, di mana di bulan ini, tepatnya di tanggal 12 Rabi'ul awal, kita umat Islam memperingati hari kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, atau yang lebih dikenal dengan nama Maulid Nabi.

Banyak kegiatan yang dilakukan untuk memperingati Maulid Nabi ini, mulai dari pengajian, tablig akbar, dan lain lain.

Membahas soal Maulid Nabi, ane jadi ingat sebuah tradisi unik yang dilakukan oleh warga Banjarmasin di Kalimantan Selatan untuk memperingati Maulid Nabi ini.

Tradisi unik itu bernama Baayun Maulid, biasa dilakukan di halaman Masjid Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sesuai dengan namanya, tradisi ini dilakukan dengan mengayun (bukan hanya anak kecil, tapi juga orang dewasa,) dalam ayunan khusus yang telah disediakan panitia di halaman masjid ini.

Spoiler for :


Bukan hanya sekedar mengayun lho gansist, tapi mereka yang diayun itu sambil di dinyanyikan syair syair sholawat nabi dan doa doa tertentu. Selain itu, ayunan yang biasanya terbuat dari kain berwarna kuning itu juga dihiasi dengan benda benda tertentu yang merupakan simbol dari harapan orang orang yang diayun.

Misalnya, ayunan yang dihias dengan janur ular lidi yang melambangkan kebersihan, maka itu menjadi simbol harapan bagi orang yang diayun agar menjadi orang yang selalu bisa menjaga kebersihan.

Atau ayunan yang dihias dengan janur bunga dan burung yang melambangkan kebesaran Kerajaan Banjar dimasa lalu, maka itu menjadi simbol pengharapan bagi yang orang yang diayun agar kelak menjadi orang besar yang berguna bagi bangsa dan negara.

Spoiler for :


Masih banyak hiasan hiasan lain yang dipasang di ayunan ini, yang disesuaikan dengan harapan orang orang yang sedang diayun. Sedang warna kuning sendiri dipilih karena warna ini melambangkan kebesaran dan kejayaan Kerajaan Banjar di masa lalu.

Tradisi ini sudah ada sejak lama gansist, maka tak heran kalau tradisi ini disebut sebagai perpaduan antara tradisi Hindu dan Islam, dilihat dari hiasan hiasan yang dipasang pada ayunan adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh umat Hindu, dan doa doa dan syair yang dilakukan merupakan tradisi dari Umat Islam.

Tadinya, tradisi ayunan ini merupakan peninggalan umat Hindu, yang biasa dilakukan saat mengayun anak anak mereka sambil mendoakan sang anak agar kelak menjadi orang yang berguna. Tradisi ini kemudian dimanfaatkan oleh para ulama di masa lalu untuk menarik perhatian masyarakat. Dengan mengadopsi tradisi yang telah mendarah daging di masyarakat waktu itu, sambil sedikit demi sedikit menyelipkan dakwah dakwah agama Islam, para ulama berharap masyarakat bisa lebih mudah menerima ajaran yang mereka bawa.

Lambat laun, tradisi ini kian membudaya di masyarakat, dan dilakukan secara turun temurun hingga sekarang. Awalnya, masyarakat hanya melakukan tradisi ini di rumah masing masing saat menjelang peringatan Maulid Nabi. Lalu melihat bahwa tradisi ini telah menjadi budaya di tengah masyarakat, dan khawatir kalau budaya ini lambat laun akan punah tergilas zaman, maka dibuatlah perayaan ini secara massal di halaman Masjid Sultan Suriansyah.

Warga masyarakatpun menyambut antusias peringatan ini. Mereka akan berbondong bondong datang ke Masjid Sultan Suriansyah, sekedar untuk melihat atau ikut merasakan sensasinya menaiki ayunan ini.

Cukup membayar dengan sejumlah uang, maka kita sudah bisa menaiki ayunan itu, sambil didoakan dan dinyanyikan syair syair islami, lalu setelah itu kita bisa membawa pulang ayunan yang telah kita naiki itu.

Bagaimana gansist, cukup menarik bukan? Jika agan dan sista ingin merasakan kemeriahan acara ini, silahkan datang ke Masjid Sultan Suriansyah yang ada di Banjarmasin. Bisa merasakan diayun sambil dinyanyikan syair syair islami, dan membawa pulang ayunannya sebagai kenang kenangan.

Cukup sekian sedikit ulasan ane soal tradisi unik dalam menyambut Maulid Nabi di Kota Banjarmasin ini. Semoga bisa sedikit menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang tradisi tradisi yang ada di Nusantara ini.

Ane mohon diri, mohin maaf jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penulisan dan penyampaian ane, sampai bertemu di thread ane yang lainnya.

Wassalam.

sumber gambar dan referensi:
disini dan opini pribadi

profile-picture
profile-picture
profile-picture
aaroon778 dan 7 lainnya memberi reputasi
Pertamaxin dlu lah sama ane gan emoticon-Angel
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan indrag057 memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Baru tahu pun, jadi emang setiap daerah berbeda tradisi dalam memperingati maulid nabi
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Waah. Kalo ane diayun, sepertinya ayunannya auto Robekemoticon-Ngakak
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di