CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pembangkangan Sipil Berskala Besar ke Jokowi Makin Membara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f925fe98d9b172e212b0dab/pembangkangan-sipil-berskala-besar-ke-jokowi-makin-membara

Pembangkangan Sipil Berskala Besar ke Jokowi Makin Membara


Pembangkangan Sipil Berskala Besar ke Jokowi Makin Membara

Pembangkangan Sipil Berskala Besar ke Jokowi Makin Membara

Penulis: Zakki Amali

Pembangkangan Sipil Berskala Besar ke Jokowi Makin Membara.Para pendemo menyuarakan pembangkangan sipil lewat demo-demo UU Cipta Kerja.

tirto.id - Demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja tetap berlangsung bertepatan satu tahun Joko Widodo-Ma'ruf Amin lead Indonesia kendati Kepolisian Daerah Metro Jaya enggan memberi 'izin'.

Izin yang dimaksud polisi adalah surat tanda terima pemberitahuan. Itu sesuai konstitusi, hak pernyataan di muka umum dijamin konstitusi.

Bersamaan dengan demo 20 Oktober, polisi bertugas belasan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Tudingannya tak utama, diduga berita kerusuhan lewat media sosial.  
Larangan turun ke jalan juga berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . Para mahasiswa dan dosen memperhatikan fokus mengkaji di kampus saja tanpa perlu demo. Imbauan itu bertolak belakang dengan suara dosen yang menyeru pembangkangan sipil karena omnibus law dibuat tanpa berpihak kepada rakyat.

Kendati ada larangan penangkapan penangkapan, 'pembangkangan sipil berskala besar' tetap terjadi. Daerah yang menggelar demo pada 20 Oktober antara lain Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Banjarmasin hingga Surabaya.

Polisi menghalau pendemo yang datang ke kawasan Istana Negara. Untuk penduduk di Ibu Kota, Polri dan TNI menyiagakan aparat hingga 10.000. Ribuan pendemo akhirnya berorasi di sekitar patung kuda Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Mereka berasal dari mahasiswa, buruh, petani dan aktivis. Elemen massa bernama Gerakan Buruh Bersama Rakyat terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia; Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia; dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.
"Bersama-sama melakukan pembangkangan sipil terhadap omnibus law UU Cipta Kerja. Artinya kita harus mengabaikan UU ini meskipun sudah disahkan dan kedekatan Presiden Republik Indonesia untuk mencabutnya," begitu kutipan dari siaran pers aliansi , Selasa (20/10/2020).

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia, Nining Elitos mengatakan hanya didengar oleh menjelang rakyat pemilihan umum. Di luar itu, justru merugikan. Contohnya UU Cipta Kerja yang berisi pasal-pasal merugikan bagi masyarakat.
"Sejak awal kita mengingatkan mulai dari Januari kepada kekuasaan kita mengingatkan jangan pernah melahirkan satu peraturan yang tidak berpihak kepada bangsa dan rakyat Indonesia," kata Nining.

Asfinawati, ketua YLBHI menyatakan, omnibus law adalah bentuk lain dari pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang otoriter. Ribuan pendemo ditangkap selama prostes omnibus law, aktivis dikriminalisasi dan kekerasan pendemo hingga jurnalis terjadi.
"Undang-undang [Cipta Kerja] hanya wajahnya. Yang sebenarnya adalah nafsu untuk merampas seluruh kekayaan Indonesia Seolah olah hukum, seolah-olah tidak bisa bertindak karena korupsi dan seolah olah atas nama kepentingan," kata Asfin.

Demo berakhir damai sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka mundur ke jalan pada 28 Oktober.
Mahasiswa dan pelajar dari berbagai kampus dan sekolah yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu menggelar aksi damai menolak omnibus law dan menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat di bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) bertajuk 'sidang dewan rakyat'.
Lokasi tersebut dipilih setelah demo serupa di Yogyakarta diwarnai kericuhan pada 8 Oktober lalu di kawasan Malioboro. Elemen lain di Yogyakarta adalah Front Perjuangan Rakyat yang mengusung isu reforma agraria.

Masing-masing perwakilan organisasi berorasi dan diselingi nyanyian. Demo menuntut pencabutan UU Cipta Kerja ini berakhir damai pukul 17.00.
Di daerah lain, polisi menangkapi pendemo. Polisi mengklaim ada demo penyusup. Di Banjarmasn, polisi menangkap tujuh pendemo dalam kondisi mabuk. Sementara di Surabaya, ada 139 pendemo yang ditangkap dengan membawa botol semprot, semprot hingga minuman keras, melansir Antara .

Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai kampus di Kalimantan Selatan berdemo di Banjarmasin. Mereka menuntut Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah undang-undang untuk membatalkan undang-undang Cipta Kerja. Tuntutan sama dikemukakan pendemo di Surabaya.
(tirto.id - zak / rio)

https://tirto.id/pembangkangan-sipil...n-membara-f6aX





profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Katanya kena hoax yg gtu2? Apakah benar?
Ati ati jangan anarkis...
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Demo jg percuma kl buruh ga kompak buang2 wkt,tenaga,pikiran liat aja demo kemaren sedikit krn diancam pengusaha mendingan ga usah demo kl yg nolak cmn sedikit
Cuma segelintir jangan dianggap pembangkangan rakyat
Kalau pembangkangan semua turun ke jalan kayak di Hongkong atau Thailand. Itu semua profesi turun semua.

Lah yg ini yg turun cuma kalangan buruh, mahasiswa, pelajar, bocil, preman, sampai penyusup emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Pembangkangan Sipil Berskala Besar? Oh, ini mah cuma numpang istilah kekinian PSBB sbb nyatanya makin hari malah makin berkurang ramenya.

Anyway, kalo cm mau unras sih ndak masalah tp jgn rusuh yes emoticon-Smilie
pembangkangan kek gimana ?? wong banyak yang pengangguran. klo dikesankan rame lah mereka gak punya kerjaan waktunya luang banyak malah dibayar klo ikutan demo.
hampir semua orang indonesia masih beraktifitas kyk biasanya bree

skala apaan tuh, paling mahosiswa2 pengangguran yang demo emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ya wajar sih, udah ngasih suara ke dia, berharap dpt yg terbaik, taunya ditipu dan idupnya pada tambah sengsara. Udah gtu seblumnya belainya mati2an, sekarang mau bela jg susah malah malu sendiri. Ikut ngritik lngsung dikasih stempel kadrun. Susah lah bagi2 kmaren yg milih dia.
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
membangkang kok bangga? ngajak ngajak lagi. yang diajak mau maunya lagi ikut . sponsor ketawa . murah banget katanya.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
salah jokowi sendiri

digging his own graveemoticon-Ngakak
sia2 dah tuh pada sekolah tapi gak ada hasil nya ... bego lah emoticon-Ngacir
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ah aslinya cuma pelampiasan stres karena lokdon covit aja. Lama di rumah, ga sekolah, ga kuliah, ga kumpul2 di kafe, akhirnya pas ada rame2, ikutan dah. Gw aja yg ga punya status sosial juga pengen bgt rekreasi. Tapi kalo tiap ruas jalan ada razia masker, jadi ogah keluar.
teruskan..
UU ciptaker ugal-ugalan, yg demo lebih ugal-ugalan
Berapa miliar orang yang ikut demo gan? emoticon-Bingung
Nuruti kok cocote cah kuliahan
emoticon-Bingung
emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh yahyal010
Hebat juga yaa yg ngebiayain emoticon-Bingung
semoga pada mampus kenak coronak
Judule nganu emoticon-Big Grin


Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di