CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f9048a02525c3334000b0f6/rizal-ramli-kritik-habis-habisan-polisi-kenapa-jenderal-tak-diborgol

Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?

Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?

Polisi dikritik juga tak memborgol Djoko Tjandra.

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:41 WIB

Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?

Ekonom Rizal Ramli usai mengajukan uji materi presidential threshold di MK. (Suara.com/Bagaskara).

SuaraBatam.id - Nada suara Rizal Ramli meninggi saat kritik habis-habisan polisi yang menangkap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Rizal Ramli tak terima lantaran polisi dinilai tak adil.

Salah satunya peristiwa pemborgolan tangan aktivis KAMI yang dinilai tak tepat. Sebab mereka bukan teroris.

Rizal Ramli membandingkan perlakuan polisi pada koruptor kelas atas yang tidak diborgol. Termasuk jenderal polisi yang tak diborgol

Sentilan Rizal Ramli itu disampaikan dalam Indonesia Lawyers Club tvOne. Rizal mengalamatkan sentilan ini agar menjadi perhatian bagi Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala Staf Presiden, Moeldoko.

Rizal juga menyoroti cara polisi menjemput para aktivis KAMI yang terlihat tidak elegan.

Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?

(Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (tengah) dibawa petugas Kepolisian saat penandatanganan berita acara penyerahterimaan kepada Kejaksaan Agung di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/7/2020). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Misalnya Jumhur Hidayat ditangkap pukul 04.00 oleh 30 polisi.
Mereka mendobrak pintu rumah Jumhur dan langsung memaksa Jumhur ke kantor polisi tanpa dikasih waktu ganti baju.
Selain itu, Rizal prihatin, Jumhur yang baru operasi empedu tak dikasih kesempatan menebus obat.

Rizal menilai jelas ada diskriminasi perlakuan polisi pada para tersangka sebuah kasus besar. Aktivis KAMI diborgol tangannya, tapi pengemplang duit negara dan jenderal polisi yang tersangkut kasus suap malah nggak diborgol.
“Ini kalau temannya sendiri jenderal polisi nggak diborgol. Mahasiswa aktivis diborgol, taipan yang brengsek-brengsek, Djoko Tjandra bebas tangannya lepas, apaan ini?” katanya dengan nada meninggi.

Rizal kemudian mengulas bagaimana sejarah perjalanan peran Polri.
Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?
Status Rizal Ramli mengkritik Omnibus Law. (Facebook/Rizal Ramli)

Dulu TNI dan Polri tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Namun seiring angin reformasi, pemerintahan Presiden Gus Dur memisahkan TNI dan Polri.

Rizal Ramli yang saat itu menteri Gus Dur mengatakan, tujuan pemisahan polisi dari TNI ini supaya Polri menjadi pengayom rakyat. Tapi realitasnya saat ini, ekonom senior itu melihatnya belum terwujud sepenuhnya.

“Tapi hari ini, pada waktu itu kita hapuskan dwi fungsi. Hari ini TNI tidak dwi fungsi, polisi multi fungsi. Anggarannya 125 persen dari tiga angkatan dan kelakuannya itu mohon maaf deh. Saya banyak teman polisi,” kata Rizal.***

https://batam.suara.com/read/2020/10...l-tak-diborgol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sidik123033 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kakak pembina is watching you!

Semangat ya adek-adek demok.. eh demonstran.

Rizal Ramli Kritik Habis-habisan Polisi, Kenapa Jenderal Tak Diborgol?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
patrio80 dan 4 lainnya memberi reputasi
Nyari panggung melulu nih rajawali pecatan...

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 3 lainnya memberi reputasi
begitulah adanya yes
Penjara bukan tempat utk pikiran yg berbeda.


Roda akan berputar.

Dgn polisi yg sudah terpola seperti ini, kekuasaan yg makin sentralistik.

berdoalah moga pemimpin kedepan bukan pemimpin yg keras, rezim sebelum dia bakal dihabisi beserta cebong2 nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
magelys dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
cenderung menjadi police state
profile-picture
lupis.manis. memberi reputasi
RR Bacot...

Wereng ga pernah salah
Kalo salah maka mutasi

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Wonsville dan 2 lainnya memberi reputasi
Pesan moralnya Kali ini saya setuju dgn pak rizal ramli..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tjiembek dan 3 lainnya memberi reputasi
ini org klo udh bego ya bego aja. masa ga ngerti perbedaannya sih.
Polisi dan kejaksaan sistem kontrak atau outsource aja biar mereka rajin kata cebong dapet Ninja

emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dalamuka dan 3 lainnya memberi reputasi
Because they are general and u are nothing emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
mang.tap dan extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh tiieenn
Yah emng gg ada yang adil kl model macam ini. Contoh paling gampang dilihat, dlm penangkapan sabung ayam mereka di brogol, sdngkan yang korupsi atau KKN sprt anggota dpr atau jaksa" yang kena atau bahkan kepolisian yang kena mana mungkin mereka diperlakukan sprt maling atau penjudi sabung ayam. Hukum yang harusnya tajam untuk semua, samp skrng gg ada buktinya. Dan bahkan bisa digunakan untuk kalangan politis. Sudah bakal jadi kebiasaan kasus" sprt ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
magelys dan 2 lainnya memberi reputasi
hmmmm..kecewa nya om RRemoticon-Blue Guy Bata (L)
punya bini cakep, duit banyak, bukannya menikmati surga dunia.. malah obral dendam emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan extreme78 memberi reputasi
Percuma sih ngomong dengan "nada meninggi", yang disorot cuma masalah sepele, bukan inti kasus nya.
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Hukum bakal merata adilnya...emoticon-Ngakak


Sampai kiamat yg namanya koruptor dan maling ayam kagak bakal sama perlakuannya.
Kagak usah bicara polisi lah.
Di masyarakat aja contohnya.
Maling ayam bakal sengsara idupnya dan di kucilkan sedangkan koruptor selama doi kaya bakal banyak masyarakat yg hormat dan memujanya bahkan bisa duduk di kursi parlemen pula.
Klo maling ayam....sudah sukur masih idup emoticon-Ngakak

Ente sudah tua dan kaya akan pengalaman hidup masa masih bego aja liat real life.emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
togoggodot dan 2 lainnya memberi reputasi
yaah, begitulah
emoticon-Cape d...
mirip seperti Malaysia zaman PM Mahathir tahun 80-90an, Polisi sebagai ujung tombak penanganan rusuh dalam negeri. Dulu di Malaysia tahun 1987 ada demo yg hampir mencetus kerusuhan ras, oleh PM Mahathir polisi diperintahkan menangkapi provokator2nya bds UU Keamanan Dalam Negeri/Internal Security Act dalam sebuah operasi bernama Operasi Lalang.Namun dunia internasional tidak merespon karena persepsi umum yg berlaku di dunia internasional, sudah wajar polisi yg menindak karena itu pelanggaran hukum, beda cerita kalau militer yg turun. Suharto jatuh salah satunya karena dia menerjunkan tentara saat demo anarki. Dunia internasional langsung merespon kalau di Indonesia saat itu terjadi kekacauan dan pembungkaman demokrasi.Itu pula yg terjadi di Syria sebelum terjadi Perang saudara. Bagi dunia internasional, militer ditugaskan hanya utk menjaga kedaulatan, bukan utk menangani demonstrasi dan mengurus keamanan. Di Indonesia, tugas antara polisi dan militer agak rancu. Negara lain yg menjunjung tinggi demokrasi, menerjunkan militer dalam urusan dalam negeri sangat2 jarang...dalam negara demokrasi wajar dan sudah tepat polisi diberikan porsi lebih dalam keamanan dalam negeri.
sekarang si RR kok persis dengan tungku api zul? suka ke ranah or urusan yang kagak nyambung

dan lagi ngapain ekonom ngurusin pemborgolan segala?
Diubah oleh cacarakan
Jenderal2 mah walaupun status nya terdakwa sekali pun ttp diperlakukan kaya tamu istimewa
hanya masalah borgol ..
Nyimak aje .. emoticon-Cool
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di