CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
KABUR DARI TEMPAT KERJA PADAHAL BARU 3 HARI KERJA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f893666337f937a5f10f9fe/kabur-dari-tempat-kerja-padahal-baru-3-hari-kerja

KABUR DARI TEMPAT KERJA PADAHAL BARU 3 HARI KERJA

Note: Thread ini adalah tulisan langsung dari narasumber. Kisah nyata tanpa kebohongan. 

Kehidupan manusia itu tidak bisa ditebak. Kadang diatas, kadang di bawah. Kadang yang sudah enak diatas, lupa kalau ada waktu nya nanti akan jatuh ke bawah. Yang hidup di bawah juga tidak selamanya akan berada di bawah Roda kehidupan pasti berputar. Kalau tidak berputar berarti kita sudah waktunya kembali kepada sang pencipta. 

Seringkali kita ini ingin menghindari masalah yang sedang dihadapi. Karena merasa masalah dan beban yang dihadapi terlalu berat. Saya jadi teringat dengan sebuah karya tulisan dari e-book yang saya download gratis di google play. Di dalam buku tersebut menceritakan tentang seorang pemuda yang akan membuat tatoo di tubuhnya. Dia ingin membuat tatoo bergambar singa di punggungnya. Kita semua pasti tahu bahwa membuat tatoo berarti membiarkan tubuh kita dilukis dengan jarum. 

Saat tukang tatoo itu mulai menusukkan jarumnya pada permukaan kulit, pemuda ini menjerit kesakitan. Dia bertanya kepada pembuat tatoo, sedang menggambar apa? Sang pembuat tatoo berkata, ia sedang menggambar hidung singa. Karena si pemuda tidak kuat dengan tusukan jarum itu, ia meminta berhenti dilukiskan hidung. Kemudian saat sang pembuat tatoo melukiskan telinga dan kaki, dia juga tidak tahan. Pemuda itu berkata,"stop, ganti bagian lain saja kak, aku benar benar tidak tahan...!". Tukang tatoo pun menggambarkan singa pada tubuh pemuda itu dengan tidak sempurna. Sehingga tatoo singa itu tidak ada hidung, tidak ada kaki, tidak ada telinga dan juga tidak nampak bagus layaknya singa. 

Sama seperti hal yang sedang kita bahas kali ini. Seringkali rasanya kita ingin lari dari kenyataan. Saat menghadapi masalah A, kita merasa tidak kuat dan lari dari masalah A. Lalu datanglah masalah B, kita juga tidak kuat. Kita lari dari masalah B. Akibatnya kita menjadi pribadi yang lemah dan tidak bisa menghadapi tantangan dalam hidup. Sedikit sedikit menyerah dan mudah hancur. Saat yang lain sudah berada di level E, kita masih saja skip menghadapi tantangan hidup A, B, C dan D. Kita hanya berputar putar saja. 

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman hidup ane sendiri. Pengalaman hidup yang mengajarkan bahwa kita tidak boleh lari dari kenyataan. Lari dari kenyataan hanya akan mengulur waktu, membuang waktu sia sia dan tidak menyelesaikan masalah. Karena pada hakikatnya, setiap kita sudah ada waktu nya sendiri-sendiri. Setiap kita sudah memiliki takdir yang sudah diatur oleh sang kreator, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. 

Tiga tahun lalu, aku resign dari sebuah perusahaan besar. Perusahaan dengan omset yang besar, produksi yang cepat. Kerja setiap hari bagai kuda, tidak ada waktu bersantai, dan tidak ada istilah "gaji buta". Semua orang bekerja keras. Gaji yang diterima pun sangat fantastis. Tetapi, aku merasa lelah dan benar benar tidak ada "life balance". Aku pun resign dan masuk kerja di sebuah perusahaan obat.

Awalnya aku sangat bangga dan bahagia karena posisi yang ditawarkan sebagai supervisor. Meskipun gaji yang diterima sebenarnya sama bahkan dibawah gaji di tempat lama. Tetapi karena posisi "Supervisor" itu lah yang ku pikir bisa memperindah curiculum vitae ku. Akupun terima saja tawaran itu. Demi perkembangan karir, demi cv yang indah. Aku pun berniat hanya dua tahun saja di perusahaan kecil itu. Aku ingin kembali ke perusahaan besar tetapi dengan posisi manager. 

Tetapi kenyataannya, saat aku masuk kerja di hari pertama, aku tidak mendapatkan apa yang ku mau. Fasilitas minim, tempat kerja tidak nyaman, dan rekan kerja yang sepertinya memiliki sumber daya yang rendah. Produksi yang minim dan sepertinya tidak ada prospek untuk masa depan. "wah bisa bisa aku stagnant disini", pikirku. Tiga hari saja aku sudah tidak nyaman. Semua karena aku tidak mendapat fasilitas semewah tempat lama. Aku pun tidak berangkat kerja di hari ke empat. Aku ijin dengan alasan sakit. 

Di hari kelima, aku masuk kerja tetapi di panggil HRD. HRD berkata bahwa gajiku dipotong karena aku sakit. Seketika aku marah dan protes akan kebijakan itu. Disitu juga aku memutuskan resign. Mendadak tanpa rencana, dan belum ada kerjaan baru. Aku pun pulang ke rumah dan mencari lowongan kerja. 

Seminggu sesudahnya aku mendapat undangan interview kembali di perusahaan lain. Dan ternyata dalam waktu 3 minggu, aku mulai masuk kerja lagi. Ternyata, sama saja. Aku merasa tidak nyaman. Akhirnya di hari ketiga, aku kabur. Kabur tanpa alasan. Aku benar benar merasa kecewa dan frustasi. Aku kirimkan email bahwa aku tidak bisa melanjutkan kerja. Dan setelah beberapa hari aku mendapat kabar dari teman ku bahwa namaku telah di blacklist di dua perusahaan itu. 

Aku akhirnya menganggur selama 7 bulan. Tes sana sini tetap saja tidak diterima. Akupun menyadari...
Aku terlalu bodoh dan naif. Aku tidak bisa menghadapi perubahan. Aku terlalu nyaman dengan comfort zone ku. Aku ingin naik level tapi aku tidak siap dengan perubahan.
Dan disaat perubahan itu terjadi, aku memilih menghindari kenyataan. Aku lari dari kenyataan. 
Dan akhirnya, aku tidak mendapat apa apa. Waktu terbuang sia sia, uang habis, tabungan nol, dan kembali lagi dari posisi nol. 

Setiap masalah pasti ada hikmahnya. 
Dan dari kasusku ini..
hikmah nya adalah 

Jangan lari dari masalah dan tantangan.


sekian.
Bean. Semarang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
OkkyVanessaM dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
kirain lari karena ada penampakan kuntilanak di wc kantor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ikhwan.abas dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jualan Starling aja gan,yakin laris manis
profile-picture
profile-picture
mamsky23 dan nomorelies memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Rekor ane 2x diterima kerja cuma.bertahan 1 hari aja masing2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
momo3003 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Hmm iya sih bener jangan lari dari kenyataan. Tapi gini yaa menurut aku, kalau bisa sebelum resign pikirkan dulu sebanyak mungkin. Pertimbangan kayak "alasan kuat gue resign tuh apa sih?" Kalo gaji masih aman ya, ngapain pindah? Kalo temen temen kantor masih saling support dan gak bermuka 2, gak fitnah, gak ngejatohin kita, ngapain pindah? Kalo kita gak buat kesalahan fatal, ngapain pindah? Kalo hanya "lelah" kayaknya mesti di pikirin lagi deh. Semua orang kerja pasti lelah.
Pokoknya kalau mau resign kita harus pikirin 1000 kali. Mateng mateng.
Karena kita mau ngelepas kerjaan yang mana, kita tau, kalo kita resign buru buru, kita bakal mati kelaperan. Bahkan tambah susah kan kalo udah resign tapi belum dapet yang baru.
Keputusan untuk resign itu emang harus di fikirkan dan di rencanakan dengan sempurna.
Karna kalo engga gitu, harus siap terima resiko nganggur.
Dan harus inget juga tentang "bersyukur". Intinya segala sesuatu harus di rencanakan dan di fikirkan baik baik. Supaya gak nyusahin diri sendiri ataupun orang lain. Semangat para pencari kerja! Semoga dapet yak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kilua.zoldyck dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Sayang banget, padahal itu semua kesempatan besar, kayak gw, awalnya dapet pekerjaan yang bagus untuk fresh graduate smk gaji terbesar di tempat gw, bonus performa 3 bulan sekali, fasilitas bagus, gw kerja dengan bahagia sampe habis kontrak, setelah keluar sebenernya gw gengsi kerja di tempat yang gajinya dibawah umr, jadi incar perusahaan yang tergolong bagus, gw pikir bakal mudah diterima karena pengalaman kerjanya bagus dan pabrik emang terpercaya, kenyataannya gw selalu kalah saing dengan orang yang lebih baik mulai dari skill dan latarbelakang pendidikan, gw coba sampe setahun 6 bulan tetap gagal, uang tabungan menipis, yaudah gw daftar ojol, karena ojol sepertinya kurang sreg buat gw sebagai pekerjaan utama akhirnya gw lamar di perusahaan yang gajinya sedikit dibawah umr dan diterima, akhirnya gw jadiin pabrik untuk pekerjaan utama dan ojol sampingan kalo lagi gabut, dan terjadilah corona dan gw dipecat karena pabrik gak sanggup bayar gaji, dan ojol gak boleh beroperasi, balik ke keterpurukan karena tabungan yang menipis, dan gw terpaksa jual motor custom kesayangan gw buat bisa makan, dan sampe saat ini gw belom dapet kerjaan lagi karena sebagian besar perusahaan gak jalan full operasional, dan gw sering nyesel kenapa gw gak usah gengsi dan ambil pekerjaan yang ada pas setelah keluar dari pabrik pertama, setidaknya gw gak akan seterpuruk seperti sekarang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
axemax19 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Setuju ini... Ane juga nyesel.. keterima tapi kayaknya kok ga sreg hari 2 udah pamit... Belum ttd kontrak sih... Sekarang malah pandemi
profile-picture
profile-picture
kutilkuda1202 dan nomorelies memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
intinya sih kerja dimana pun sama saja gan...
dimana kita bekerja tetap ada hantu - hantunya.
anda pasti tau maksudku hantu hantu itu siapa.
malahan hantu tidak seburuk manusia munafik sekarang.
manusia lebih mengerikan seperti hantu sifatnya itu lebih tepatnya.

dan untunglah gw orang nya egp.
jangan ganggu piring makan gw kalau tidak mau gw hancurkan piring makan mu juga itu prinsip ku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamsky23 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Munkin coba jd pengusaha
Kalau merasa ikut orang ga nyaman
profile-picture
profile-picture
kutilkuda1202 dan rifaldorizal memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bukan hanya agan yg kaya gini. Tapi buanyaaaaaaak. Makanya kenapa pekerja kita lebih rendah dari pekerja luar. Wong mental aja mental tempe wkwkwk

Ga punya pengalaman mau langsung enak, gaji gede, kerja cuma nunggu waktu pulang doang emoticon-No Hope
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
nice info gan, kebetulan posisi lagi galau jga
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
yang nama penyesalan pasti dibelakang gan,
ane juga dapet kerjaan di salah satu BUMN terbesar, tapi kegoda uang,wanita
akhirnya memperburuk kedaan ane..
ane difitnah dituduh macem-macem, sampai pada akhirnya ane dipecat..
mau ngasi pembelaan walaupun kenyataan kita ga salah, namanya bawahan pasti selalu
kalah dari atasan..


profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Wahh jangan seperti ini gan kita datang baik² harunsya juga dengan baik²
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jangan sampe ada yang seperti ini yah gan hehee
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Jangan sampe ber atitut jelek seperti ini gan
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Jangan sampe ada yang kabur kabur lagi yahh gan
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Ane pernah diterima kerja di salah satu perusahaan di bdg, pas interview kaget kalau gajinya cuma 1.7 jt.
Besoknya ditelpon kalau ane diterima padahal pas interview dah nolak kalau gajinya segitu.
Dg beralasan keluar kota jenguk nenek lagi sakit ane kaga hadir dan sekarang lagi nyoba peluang sendiri.
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Penyesalan datang terlambat yes
Mungkin coba buat usaha sendiri om.. ga ada salah nya utk dicoba.. usaha jg ada pasang surut sih, tekanan dari sana sini jg ada.. tp ngejalaninnya rasa nya beda om.. lebih nikmat aja kayaknya.. Punten saya mantan karyawan jg.. Udah 7thn ini usaha sendiri.. bukan yg skala besar.. kecil2an.. dan selama pandemi ini usaha saya kena dampaknya jg.. tp alhamdulillah klo kita iklas ngadepin nya.. sambil ttep berikhtiar.. Insyaallah ada jalan keluar nya..
profile-picture
yudidoank memberi reputasi
Kisah yang mengispirasi
sama kaya gw ditempat kerja, gw disuruh hr untuk anter surat panggilan udah ujan lumayan jauh lagi pas dateng di wawancara terakhir udah disuruh mulai kerja malah si calon nya kabur brifing sore kaga ada emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di