CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ridwan Kamil Ikut Tolak Omnibus Law, Teddy: Baiknya Mundur Saja Sebagai Kepala Daerah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f8298837414f55008157093/ridwan-kamil-ikut-tolak-omnibus-law-teddy-baiknya-mundur-saja-sebagai-kepala-daerah

Ridwan Kamil Ikut Tolak Omnibus Law, Teddy: Baiknya Mundur Saja Sebagai Kepala Daerah

Ridwan Kamil Ikut Tolak Omnibus Law, Teddy: Baiknya Mundur Saja Sebagai Kepala Daerah

PR BEKASI - Gubernur Jaw Barat, Ridwan Kamil diminta untuk mundur dari jabatannya jika ikut menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR RI.

Hal itu yang diminta Politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi yang meminta Ridwan Kamil mundur dari jabatannya jika menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com pada akun Twitter @TeddyGusnaidi, Dewan Pakar PKPI ini menegaskan, Ridwan Kamil sebaiknya tidak main dua kaki. Artinya, dia wajib mematuhi aturan pusat tentang Omnibus Law.

Baca Juga: Drama Korea Terbaru 2020, Comeback Bae Suzy dan Krystal Paling Ditunggu-tunggu

“Ridwan Kamil cs kalau mau menolak UU Cipta Kerja, ya lepas gubernurnya, karena ada kewajiban dalam UU pemerintahan daerah,” ucap Teddy Gusnadi pada akun Twitter, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Teddy Gusnadi juga mengatakan, jika Gubernur Jawa Barat itu berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, harus berani turun dari jabatannya.

“Kalau benar Ridwan Kamil berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, ya harus berani mundur dari jabatan Gubernur, jangan dua kaki, masih mau makan dari jabatan tapi gak mau melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah,” ucap Teddy Gusnadi

Meskipun Ridwan Kamil merupakan kepala daerah yang mendukung Jokowi pada pilpres 2019 lalu, Teddy Gusnadi mengaku tidak peduli.




"Ya terserah, mau Ridwan Kamil dulu dukung Jokowi, bukan berarti kalau dia ngawur gue benarkan,” Katanya.

“Wong para Menteri yang ngawur aja gue sebutkan namanya dan gue sampaikan di TV nasional yang ditonton jutaan orang agar mereka dipecat, apalagi cuma RK. Gue gak peduli, gak ada urusan,”ucap Teddy pada akun Twitter.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu bertemu dengan massa Buruh dan Mahasiswa yang melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Sate.

Ridwan Kamil menyurati Presiden Joko Widodo dan DPR RI yang menyatakan penolakan terhadap Undang-undang Cipta Kerja di depan para demonstran.

@ridwankamil cs kalau mau menolak UU Cipta Kerja, ya lepas gubernurnya, karena ada kewajiban dalam UU pemerintahan daerah.

Inilah rusaknya Pilkada langsung, selain 90% penyumbang tumbuhnya radikalisme dan kerusakan di negeri ini, juga kepala daerah yg tidak patuh pada pusat.— Teddy Gusnaidi (@TeddyGusnaidi) October 10, 2020

Baca Juga: Demo UU Cipta Kerja Pecah, DPR: Pemerintah Segera Siagakan Rumah Sakit Antisipasi Klaster Baru

Surat itu dikirim setelah dibacakan oleh perwakilan buruh pada Kamis, 8 Oktober 2020.

Dalam surat bernomor 560/4395D/Disnakertrans tertanggal 8 Oktober 2020 itu ditandatangani oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat.

Ridwan Kamil menyampaikan bahwa pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2020 kemarin mendapatkan penolakan dari serikat pekerja atau buruh se-Jawa Barat. 

Pada intinya, kata dia, Pemprov Jabar berkomitmen akan menyampaikan seluruh aspirasi buruh kepada pemerintah pusat. Ia mengatakan, sangat berharap buruh menjadi buruh juara selaras dengan slogan pemerintah daerah.*

https://bekasi.pikiran-rakyat.com/na...-kepala-daerah

emoticon-Cendol Gan Covid gini banyak drama dan bertingkah kepala daerah, karena berkurang kuasa izin wewenang ke pengusaha investor kalau daerahnya mau dibangunkan proyek meikarta apalagi ada tambang. Nanti ekonomi daerahnya resesi phk massal juga teriaknya ke pusat minta bantuan dana
emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nirankara dan 31 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kartu.prakerja
Halaman 1 dari 8
Cebong bingung mau bela siapa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yohannes.adi dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Betul juga sih
Lebih baik kepala daerah membuat kajian dulu baru komentar

emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yohannes.adi dan 3 lainnya memberi reputasi
Benar.... Ada benarnya jg. Jika ingin memgkritisi pemerintah hrs lepas jabatanya dulu etikanya spt itu.

Moh hatta mundur sebagai wakilbpresiden ketika soekarno ingin demokrasi terpompin.


Politikus duku sama skr beda.... Gak punya etika dan korup.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lubizers dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Cm buat nenangin massa, ya jngn jg terlalu nurutin mauny demonstran
Sbgai pemimpin, sblm bersuara, lbh dl mengkaji tema yg mau disuarakan . jngn asal jeplak. Lain halny klw dia itu cm seorng bpk yg hobi nongkrong di warkop. blh asal jeplak, toh nggk ad tanggungjawabny terhadap hidup orng banyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yohannes.adi dan 5 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan


Lah, biasa aja itu

Ga usah dibikin baper

Dulu malah jaman SBY ada walikota Solo ikut demo kenaikan BBM


Toh si walikota ya ga ada yg nuntut mundur

Ini demokrasi


profile-picture
profile-picture
profile-picture
greyfox777 dan 65 lainnya memberi reputasi
Lihat 31 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 31 balasan
akan diikuti oleh kepala daerah lainnya

profile-picture
profile-picture
profile-picture
yohannes.adi dan 2 lainnya memberi reputasi
Ridwan Kamil Ikut Tolak Omnibus Law, Teddy: Baiknya Mundur Saja Sebagai Kepala Daerah

Pesan moralnya ini negara demokrasi apa gmn kok yg ga sejalan dgn pusat suruh mundur,??emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kopkop23 dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 28 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 28 balasan
Maju mundur cantik emoticon-Belgia
RK for RI 1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ninipara dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Gak berani melawan arus
Siapa lagi ini Teddy ?
profile-picture
profile-picture
adolfsbasthian dan exclip memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Ada konfirmasi dari RK beneran ikut nolak UU itu? Atau sekedar asumsi?
Karena menurut ane turun kedalam demo dan mendengarkan peserta demo adalah bagian dari tugas beliau.
Menyampaikan aspirasi para pendemo ke pusat pun merupakan tugas beliau sebagai kepala daerah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
lagi2 bos nya gak peka...

liatlah perjuangan teddy dlm menekan kamil supaya menyopot jabatannya karena tak mendukung ciptaker..

minimal teddy dapat jatah komisaris lah..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tantintuuun dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Yela nih junjunganny tjebonk enak bener main suruh mundar mundur, gmn jadi pejabat beneran bisa kelojotan tjebonk ngikutin ni org
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 3 lainnya memberi reputasi
teddy minta jatah komisaris emoticon-Belgia emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adamyvon dan 3 lainnya memberi reputasi
Teddy Gusnadi juga mengatakan, jika Gubernur Jawa Barat itu berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, harus berani turun dari jabatannya.


Yg milih Kamil rakyat, berjuang untuk rakyat.. goblok apa yg nyuruh mundur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
greyfox777 dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Teddy ini Dewan pakar partai, bekgron nya apa ya? Asli ane penasaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
db84x3 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
ini saya kutip isi surat RK ke PemPus :
"Berikut isi dari surat aspirasi yang dikirim Ridwan Kamil ke Jokowi :
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Disampaikan dengan hormat, bahwa dengan telah disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI tanggal 5 Oktober 2020, di Jawa Barat telah terjadi aksi unjuk rasa dan penolakan terhadap Undang-Indang tersebut dari seluruh Serikat Pekerja/SErikat Buruh (SP/SB) se Jawa Barat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan Aspirasi dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang menyatakan dengan tegas Menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi Undang-Undang serta meminta diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU)

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya dihaturkan terima kasih."
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kalau dibaca sih, kesimpulannya disitu Pemerintah Daerah Jabar hanya menyampaikan aspirasi Serikat Pekerja di Jabar yg menolak.
Jadi disini pemerintah daerah Jabar hanya menyampaikan aspirasi, bukan ikut menolak.
Mungkin lain kali diperbaiki tata bahasanya, bisa tanya Pak Anies yg jago tata kata, biar lebih rapi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jerry Maguire
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Aturan apa yg dilanggar rk sampe hrs mundur.


Yg langgar aturan tuh yg ngumpet2 buat ruu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
db84x3 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di