CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f71510f0577a933f2664e43/melirik-urban-mining-di-indonesia-sampah-elektronik--e--waste--bisa-jadi-duit

Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!

Article by cyoga17 on  september 28, 2020, 9:57 AM

Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!

Apa Si Itu Urban Mining?
Urban mining adalah proses pengumpulan barang berharga dari sampah yang dibuang. Jadi gampangannya ya mulung sampah gitu. Buat apa dibuat kaya gini? kan bisa langsung dimusnahkan aja?. Jadi sampah yang terkumpul itu jika dimusnahkan langsung pasti akan menyebabkan polusi, lalu kebanyakan sampah masih mengandung logam berharga. Kebanyakan logam berharga terkandung dalam sampah elektronik. Disetiap prosesor device terkandung 0, sekian persen emas dan jika terkumpul dalam jumlah yang banyak maka bisa di ekstrak kembali. 

Urban mining ini cocok dilakukan pada sampah elektronik atau biasa disebut dengan  E waste. Pada sampah elektronik masih terkandung beberapa kandungan logam berharga seperti emas, perak, tembaga dan lainnya. Memang kandungannya hanya 0, sekian % namun  jika terkumpul dengan jumlah yang sangat banyak tentunya akan sangat menguntungkan. Lalu mari kita lihat data sampah elektronik yang ada di Indonesia, kira kira apakah menguntungkan untuk dijadikan satu holding besar yang mengurus e waste dan mempunyai output ekstraksi logam.

Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!

E Waste Yang Ada Di Indonesia 
Topik tentang E Waste ini sudah di angkat sejak lama dan sampai sekarang masih sedikit realisasinya. Data tentang limbah telepon genggam di dunia ada sekitar 50 juta ton dan hanya sekitar 40 juta ton yang bisa terkumpul untuk diolah kembali. Bayangkan dalam 1 device terdapat kandungan 0.1 gram emas atau ada kandungan logam berharga dalam chipsetnya, jika itu di ekstrak kembali maka akan mendapat banyak sekali keuntungan. 

Di Indonesia sendiri masih sedikit perusahaan yang melakukan pengolahan E waste ini. Mari kita hitung secara kasar, jumlah penduduk total Indonesia ada 250jt kurang lebihnya, jika setiap orang memiliki 1 device yang memiliki kandungan logam maka nantinya akan mendjadi sampah elektronik. Hal ini bisa bertambah dalam jangka waktu pendek, karena pasti membeli device baru. Jika dalam satu device ada 0,1 gram emas dikali 250 sudah ada 25 gram, jika di kurs rupiah 1 gram emas sama dengan 1juta maka sudah terkumpul 25 juta rupiah. Itu hanya hitungan kasar, dan tidak mungkin hanya segitu, setiap waktu orang pasti membeli device baru dan menghasilka limbah elektronik. Maka hasil nantinya bisa berkali kali lipat. 

Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!

Lalu Kita Apakan E Waste Ini? 
Ini ide liar TS sih. Jika hanya dikubur atau dibuang begitu saja pasti akan menimbulkan masalah baru seperti polusi. Mau tidak mau kita harus melakukan pengolahan limbah ini karena bisa menguntungkan. Bagaimana caranya?, jika kita mempunyai holding besar suatu perusahaan khusus untuk menangani E Waste di Indonesia ini sepertinya bisa juga. Kenapa tidak per daerah saja? karena jika dilihat dari pengolahan e waste ini pasti memerlukan biaya operasi, lalu pengambilan logam berharga di E waste sendiri bukan lah hal yang mudah. Maka dari itu lebih enak jika sistemnya terpusat, belum lagi cash flow perusahaan yang harus diperhitungkan karena setiap daerah memiliki produksi sampah elektronik yang berbera. Tidak bisa kita dirikan pabrik di daerah yang e wastenya kecil maka dalam hal ini harus diperhitungkan. Jika dilihat dari segi teknis memang solusi ini sedikit memungkinkan karena bisa saja cost produksinya lebih besar dari hasil akhirnya. Tapi dengan jumlah material yaitu E waste yang banyak tersedia maka bisa dilakukan pengolahan lanjutan. 

Melirik Urban Mining Di Indonesia, Sampah Elektronik ( E- waste) Bisa Jadi Duit !!

Kenapa satu holding?. Ketika berbicara teknis pabrik maka pasti ujung ujungnya mencari keuntungan dan ini hal wajar. Di Indonesia sendiri belum ada seperti sistem terpusat untuk pengolahan e waste yang nantinya bisa dimanfaatkan kembali atau bisa diambil logam berharganya. Ide ini juga belum tentu ekonomis karena dalam cash flow pabrik masih banyak yang perlu dipertimbangkan seperti biaya produksi, Net Present Value, Rate of Return, dan yang paling penting Payback Period. Memang ide ini harus lebih dimatangkan kembali agar bisa digunakan dalam skala produksi. 
Kita punya ilmu dan semua sumber daya, alangkah baiknya bisa digunakan semestinya. Kendala kapital itu pasti di semua sektor maka ada namanya manajemen. 

Hal positif yang bisa terwujud lagi adalah kita mempunyai sistem pengolahan e waste sehingga polusi yang disebabkan penimbunan sampah ke tanah bisa berkurang. Pemusnahan sampah dengan dibakar juga bukan ide yang bagus mengingat iklim bumi ini sudah mulai marah. Mungkin di sisi ekonomis agak memusingkan namun jika dilihat dari lingkungan akan sangat membantu pemulihan kesehatan bumi ini. 

Source 
Source 1
Source 2
Source 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiwaprana dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Ane pernah nyoba tp hasilnya gk sebanding gan
Gk tau kalo dalam jumlah besar
Soalnya waktu itu ane cuma coba coba jadi gk banyak banyak amat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
whooper.burger dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Klo tembaga dan logam lainnya udh afa pengepulnya gan

Apalagi klo pabrik terbengkalai, pasti ada yg ambilin "sampah" kabelnya

Klo ngepulnya dr skala rumah tangga hrs bikin sistem koordinasinya

Misahin sampah aja pd males
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 3770372
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
limbah elektro ini di kita paling banter dikilo bareng seng bekas, atau apapun itu emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kanghareem dan cyoga17 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Quote:


Semua tergantung skill.Ane juga jalan di usaha ini.Kebanyakan para pelaku penambang E-waste hanya mengambil emas dan perak saja.Itu yang bikin "bengek".Padahal di E-waste itu ada banyak element lain yg menghasilkan seperti tembaga,timah,palladium,dll.The key is grab all the metals.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harimulyana23 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Quote:


Dalam limbah elektronik ada grade nya.Semakin tinggi gradenya tentunya kandungan logamnya baik itu logam biasa sampai logam mulia tentu lebih banyak.Sebenarnya bukan nambah proses atau cost.Tapi tentang teknik mengolahnya dari awal.Itulah mengapa kalo cuma mengandalkan hasil emas dan perak saja ya pasti amsiong.Kecuali dapet limbah yg gradenya super terus.Tapi kan ya sekarang dah jarang.Kebanyakan pemain baru umumnya tergiur cuma pada logam mulianya.Itu yg bikin berjatuhan.Padahal merecovery precious metals dari e-waste itu membutuhkan pengetahuan yg cukup tentang hidrometalurgi dan pirometalurgi.Tanpa memahami itu,bisa dipastikan hasilnya tidak sesuai harapan dan bahkan gagal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Woh keren
Bisa jadi usaha sampingan
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
hasil jadi emas kecil bahan baku mahal. keuntungan darimana? sejak kapan manusia indonesia buat gitu aja barang barang?
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan emanresuruoy memberi reputasi
Klo di indonesia apalagi di jabodetabek, paling2 berakhir di bantar gebang
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Coba dibuat start-up nya ganemoticon-Cool
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
mayan noted buat usaha, cape jadi pekerja apalagi udah sah omnibus nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan 2 lainnya memberi reputasi
ane jadi ojol aja dah bang kaga ribet on bid pusing klo orderan setetes
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
wuih ane jadi inget wall-e
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
Panggil aja Wall-E buat ngumpulin sampahnya
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
Halah, e waste gini malah wasting time.

Sekarang saya saja kemarin di daerah mau buang sampah elektronik kemana saja pusing. Kalau di Jakarta masih bisa ada box box gitu buat naro baterai atau hp yang sudah rusak dan tidak terpakai.

Kalau di daerah daerah boro boro. Susah sekali mau buang sampah elektronik dan peduli lingkungan. Saya email dinas lingkungan daerah tempat saya saja ga ada jawaban. Padahal limbah begini kan termasuk B3.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
mending ngumpulin tembaga di kabel kabel gan....
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan pernahcakep memberi reputasi
Quote:


ini sepertinya hitungan khayalan.
untuk bisnis selalu gunakan perhitungan dengan resiko terburuk, jadi ente udah siap dengan plan B saat hasil tidak sesuai harapan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo e-waste gt sampah post processing nya gimana tuh?
Apakah dibakar kemudian jadi cair jadi limbah B3? Apa dibakar hingga jadi debu gt?
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan pernahcakep memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
misahin logam2 tsb kan ada biayanya. jangan sampe biaya beli device bekas nya lebih mahal daripada harga jual logam nya emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan pernahcakep memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


siapa yang kelola? murni swasta atau rangkul pemerintah?
jangankan e-waste, besi scrap atau limbah rongsok kalau ton² an masuk ke pabrik peleburan di pulogadung/cakung itu udah berapa lapis upeti nya dari ormas/pemuda setempat/instansi/ dll emoticon-Embarrassment

nggak bakal mampu sampai sejauh itu selama masih banyak upeti, pengusaha juga mikir seribu kali. mending cari aman jadi pengepul kaki lima yang penting perut anak bini aman setiap hari emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

kalau rangkul pemerintah?
tau sendirilah ya emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
keren gan bisa memanfaat sesuatu yang kurang bermanfaat
profile-picture
cyoga17 memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di