CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anggota DPR ungkap gagal bayar Narada diperkirakan capai Rp9 triliun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f673944b840886b8f68b61e/anggota-dpr-ungkap-gagal-bayar-narada-diperkirakan-capai-rp9-triliun

Anggota DPR ungkap gagal bayar Narada diperkirakan capai Rp9 triliun

Anggota DPR ungkap gagal bayar Narada diperkirakan capai Rp9 triliun

Kenapa situasi kok memburuk, apa karena terseret Jiwasraya atau karena memang ada yang salah dengan pengawasan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mengungkapkan gagal bayar perusahaan manajer investasi PT Narada Aset Manajemen diperkirakan mencapai Rp9 triliun yang menambah deretan kasus investasi dan asuransi bermasalah.

“Ini apa yang salah dengan situasi kita, dengan pasar keuangan kita? Kenapa situasi kok memburuk, apa karena terseret Jiwasraya atau karena memang ada yang salah dengan pengawasan,” katanya dalam diskusi daring Infobank di Jakarta, Selasa.

Ia mengungkapkan kasus gagal bayar itu setelah menerima pengaduan para nasabah yang mendatangi Komisi XI DPR RI pada Selasa (15/9).

Wakil rakyat ini menyebutkan total ada sekitar tiga ribu nasabah yang menantikan kejelasan dana investasi mereka di Narada.

Kasus gagal bayar itu, kata dia, menambah panjang daftar investasi dan asuransi bermasalah setelah beberapa waktu lalu Komisi XI DPR RI juga menerima pengaduan dari nasabah Minna Padi dengan jumlah nasabah sekitar lima ribu orang dengan total aset sekitar Rp7 triliun.

Selain itu, lanjut dia, juga ada kasus gagal bayar Asuransi Jiwa Kresna Life diperkirakan mencapai Rp6 triliun, Asuransi Bumiputera hingga Asuransi Jiwasraya.

Sementara itu, terkait pengawasan dari OJK, Fathan menyebut regulator itu mengalami ambiguitas yakni antara menjaga situasi kondusif dan penindakan yang tegas.

Namun, ia meminta agar ada keseimbangan pengawasan yang dirumuskan secara tepat sehingga begitu OJK melakukan penindakan tidak berdampak lebih dalam terhadap situasi pasar yang kondusif.

“Keseimbangan itu saya katakan kepada OJK harus dirumuskan secara tepat karena begitu anda tidak tegas maka kejadiannya seperti ini, industri asuransi, industri investasi gagal total,” ujarnya.

link

“Ini apa yang salah dengan situasi kita, dengan pasar keuangan kita? Kenapa situasi kok memburuk, apa karena terseret Jiwasraya atau karena memang ada yang salah dengan pengawasan,” katanya dalam diskusi daring Infobank di Jakarta, Selasa.
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
sekalian bank bumn diaudit

dulu ada kaskuser bilang, ada bank bumn udah megap2 malah dipulihin

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan nomorelies memberi reputasi
Asuransi yang katanya ngasih jaminan 100 tahun..

Baru berapa dekade aja udah colapse, duit nasabah ilang semua..

profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan nomorelies memberi reputasi
OJK lagi jadi primadona
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Solusinya cuma satu:

BUBARKAN OJK!


Lembaga gak ada guna
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Ojk bubarin aja, dewan pengawas kpk dan bpip serta kementerian dan lembaga gak punya manfaat yang signifikan
bubarin ojk aja deh
buang2 uang aj. kerja ny nol
nasib nasabah emang sial melulu, mau tahu apa katak kolectornya? "Maaf pak, semua urusan sudah di ambil kantor pusat, jadi bapak silahkan hubungi di nomor ini", gue doain tuh orang kalau tidur di berakin tokekemoticon-Ngacir
Baru denger namanya, grupnya siapa itu investasinya?
September roket
Di tombokin pakai APBN lgi gak nih kaya jiwasraya???
Itulah gue gak pernah percaya dgn tawaran berbau investasi dan aauransi
GARUDA RUGI, PLN RUGI, PERTAMINA RUGI, JIWASRAYA BERDANSA

pertanda BUMN negara ini ga ada yang aman

sekarang tinggal BANK BUMN nabung di Bank BUMN kayaknya ga jamin aman bray.

pantes 2-4 tahun yang lalu ada kaskuser bilang, bank bumn plat biru udah bengek malah diputihin bray, ati2 lu nyimpen duit.

gara2 kasus jiwasraya jd was2 juga ini

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh rajin.meremas
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Perusahaan asuransi bukannya naro duit juga di perusahaan re-asuransi? Kenapa gak ditarik aja duitnya?
Biasanya krn salah skema perusahaan asuransi dalam mengelola dana nasabah....ambyar
di amrik hal ini pernah terjadi .. kita nya aja yg ga mau belajar..
jual mimpi semua.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di