CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
New Normal Pemerintah adalah Malapetaka!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f5b81ed337f936a8806a6db/new-normal-pemerintah-adalah-malapetaka

New Normal Pemerintah adalah Malapetaka!

Jakarta – Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, memastikan bahwa keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta sebagai langkah yang tepat, berbeda dengan ucapan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dilansir dari situs ANTARA, menurutnya, hal tersebut merupakan langkah yang tepat untuk menekan angka kematian dan mencegah meluasnya penularan Covid-19 di Ibu Kota.

Dalam Konferensi Pers Virtual di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 10 September 2020, Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa PSBB total merupakan respons dari status kedaruratan kesehatan masyarakat yang tinggal di Jakarta.

Dia mengatakan selama lima minggu terakhir, hampir seluruh wilayah di Jakarta masih berada dalam zona merah. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan kembali PSBB total.

Bahkan bila perlu, ditambah pemberlakuan PSBB berskala mikro guna semakin menekan penularan Covid-19 yang tengah meluas.

Menurut Wiku, PSBB mikro dapat memberikan data yang lebih spesifik untuk daerah tertentu. Sehingga penanganan kasus, termasuk urusan testing, pelacakan, dan penanganan bisa dilakukan cepat di zona merah.

Mari kita jadikan ini adalah sarana pembelajaran kita bersama dan pembatasan aktivitas ini sudah seharusnya kita lakukan bersama sejak awal supaya bisa menekan kasus positif ini dan juga kematian, tapi ternyata kondisi itu belum sempurna terjadi di beberapa waktu yang lalu,” katanya.

Wiku menambahkan, kasus Covid-19 di ibu kota relatif terkendali pada masa PSBB tahap I, II, dan III. Namun, saat memasuki PSBB transisi kasus Covid-19 cenderung meningkat.

Maka dari itu, masyarakat diminta untuk mengetatkan kembali protokol kesehatan selama beraktivitas.

Senada dengan Wiku Adisasmito, Ujang Komarudin selaku Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), menilai langkah yang diambil Gubernur mengenai penerapan kembali PSBB total sudah sangat tepat.

Dikutip dari RRI, dia mengatakan bahwa sejauh ini, kebijakan new normal yang telah diterapkan bukanlah solusi bagi masyarakat, melainkan sebuah malapetaka. Kebijakan tersebut beberapa kali digaungkan oleh Presiden Jokowi ketika melihat melandainya kasus dan ekonomi yang kian kritis.

“Jika tidak dilakukan PSBB, penyebaran corona makin sulit dikendalikan dan dibendung,” ucap Ujang Komaruddin, Jumat, 11 September 2020.

Dia menyampaikan, lebih jauh lagi, sulitnya menghambat laju penyebaran virus corona di wilayah ibu kota saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Ditambah, polemik PSBB total yang mengakibatkan sebagian masyarakat di DKI Jakarta akan kesulitan mencari sumber penghasilan.

Sementara di sisi lain, bantuan sosial yang disalurkan oleh Pemprov DKI Jakarta tidak berjalan efektif. “Tentu tidak cukup hanya dengan menyalurkan bansos lalu selesai persoalan. Hal-hal lain juga harus diperhatikan,” ungkapnya.***

Sumber

Jadi new normal gak ya
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh KS06
{thread_title}


Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Covid naik lagi ya saat new normal, karena diotak warga 62 dah dianggap normal

Harusnya new abnormal, new norma emoticon-Ngakak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
gak normal kok dibilang normal, rejim gak waras
New normal itu kalau masyarakatnya peduli protokol kesehatan,kalau primitif dan bar2 kek di sini yaa jelas malapetaka

Gak heran Indonesia kena lockdown 59 negara,mana mau bangsa laen kumpul2 ama orang penyakitan dan norak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Kalo denger kata Corona emoticon-DP
new normal diawasi tentara, melanggar langsung tampol, baru efektif.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Menkes kemana?
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan emol memberi reputasi
Quote:


Demo PA 212, Deklarasi KAMI, Gage, CFD 32 titik.
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Psbb utk menekan angka kematian itu memang betul. Tapi sampai kapan & gmn dengan aktivitas ekonomi?
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Intinya mau PSBB ato ngga serba salah. Antara ekonomi jatuh atau nyawa yang jatuh. Pusing jadi pemerintah di keadaan begini, bagi yang masih punya simpati.
Kalo mau new noemal ya protokol kesehatan mesti ketat, swab test massif agresif, contact tracking agresif, monitoring karantina ketat, semunitu buat ngimbangin keadaan yg dipaksa normal. Anak sd aja harusnya tau itu emoticon-DP

New normal malah woles ya ambyar emoticon-DP habis blunder new normal ambyar sekarang malah menggantungkan harapan ke vaksin doang emoticon-DP
Yg salah bkn new normal mya,
Tp izin demo, cfd, dan gage
profile-picture
daimond25 memberi reputasi
Yang memutuskan Indonesia terapkan new normal harus tanggung jawab
Quote:

Diubah oleh gorogu5
We are fucked!
Normal lebih bagus emoticon-Big Grin
kapan mau bikin CFD antar karang taruna.....?????
eh ane mau tanya dong.
emang ada ya positif corona kluster cfd, kluster demo, dll?
apa ane ketinggalan berita? lol
Saat ini mulai di pikir Dki jakarta masuk musim penghujan

Warga Dki Jakarta yang kena banjir atau zonasi banjir awal tahun mesti berpikir bila nanti banjir terulang kemana saya, dan keluarga mengungsi! Apakah tempat pengungsian tersebut sudah siap ! Apakah tempat pengungsian tersebut mendukung protokol kesehatan di kala pandemi corona (covid-19), sudah siap pikiran dan mental menghadapi musim penghujan di kala pandemi corona (covid-19), terutama bagi warga dki yang berusia rentan terkena Virus corona (covid-19)!


Untuk Pemda, sudah siap dengan protokol pengungsian warga Dki Jakarta di masa pandemi corona (covid-19), sudah siap tempat pengungsian warga sesuai protokol kesehatan pandemi corona (covid-19), pompa pompa air di seluruh dki jakarta sudah di periksa masih berfungsi atau sudah selesai di service, sudah siap di gunakan, sungai sungai di Dki jakarta sudah di keruk agar tidak mampet oleh sampah dan dapat menampung air dalam jumlah besar, tenaga kesehatan sudah siap , dapertement sosial dst.

Untuk Pempust, sudah siap tim rekaya cuaca untuk merekayasa agar tidak hujan berlebihan di daerah jabodatabek, juga air tidak mengalir banyak sekali ke dki jakarta dan jabodatabek, dst

Musim Hujaaaaannnn Sebeeeennntarrr lagiiiiii!


Harus di ingat virus corona (covid-19) dapat menular melalui udara dan air tinja (/tinja).

{thread_title}






Tentu nya Di harapkan tidak terjadi banjir seperti ini di tengah Pandemi Corona (COVID-19)
Diubah oleh daimond25
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di