CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sekjen MUI Siap Mundur Tolak Sertifikasi Penceramah ala Menag
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f5316cba2d1952dcf04cf38/sekjen-mui-siap-mundur-tolak-sertifikasi-penceramah-ala-menag

Sekjen MUI Siap Mundur Tolak Sertifikasi Penceramah ala Menag

Sekjen MUI Siap Mundur Tolak Sertifikasi Penceramah ala MenagJakarta, CNN Indonesia -- Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyatakan siap mundur dari jabatannya jika MUI bersedia terlibat dalam program sertifikasi penceramah Kementerian Agama. Menurut Anwar, program tersebut justru mendiskreditkan umat Islam.
"Bila hal ini terus dilaksanakan dan teman-teman saya di MUI menerimanya, begitu program tersebut diterima oleh MUI, maka ketika itu juga saya Anwar Abbas tanpa kompromi menyatakan diri mundur sebagai Sekjen MUI," kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/9).

Menteri Agama Fachrul Razi sebelumnya berencana membuat program sertifikasi penceramah bagi semua agama. Program ini bertujuan untuk mencetak penceramah yang memiliki bekal wawasan kebangsaan dan menjunjung tinggi ideologi Pancasila, sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme di tempat ibadah.

Anwar mengaku menolak dengan tegas program sertifikasi penceramah yang diusulkan Kemenag. Menurut dia, sikap dan cara pandang Fachrul mengenai radikalisme itu selalu mendiskreditkan dan menyudutkan umat islam.

"Sikap dan cara pandang Menteri Agama yang selalu bicara tentang radikalisme yang ujung-ujungnya selalu mendiskreditkan dan menyudutkan umat Islam dan para dai-nya, maka saya Anwar Abbas secara pribadi yang juga kebetulan adalah sekjen MUI dengan ini menolak dengan tegas dan keras program dai dan penceramah bersertifikat," tuturnya.

Program sertifikasi penceramah bagi semua agama akan dimulai bulan ini. Pada tahap awal bakal ada 8.200 orang akan mendapatkan sertifikasi penceramah.

Program penceramah bersertifikat ini diberlakukan untuk semua agama. Meski demikian, penyelenggaraan program tersebut sengaja tidak digelar secara mengikat oleh Kemenag.

Wacana program sertifikasi penceramah sempat diwacanakan Fachrul di akhir 2019. Fachrul sempat mengeluhkan saat ini banyak penceramah yang membodohi umat lewat ceramah.

Wacana ini kemudian menjadi polemik di tengah-tengah publik. Salah satunya datang dari PA 212 yang menuding ada agenda terselubung yang direncanakan MUI dan Kemenag dalam sertifikasi penceramah.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...amah-ala-menag

Turki,Mesir,Malaysia,Arab Saudi.....melakukan sertifikasiemoticon-Angkat Beer
Apakah umat di sana terdiskreditkan...emoticon-Angkat Beer

Jangan membiasakan membawa kata umat kalau itu hanya karena urusan pribadi yang kontra akan program ini.
Anda cuman bagian dari MUI bukan MUI bagian dari anda.
Anda mundur silahkan tapi jangan bawa2 umat lha ini urusan pro dan kontra pribadi.
Di Indonesia terlalu sering terjadi dagelan syiar agama.
Contohnya beberapa orang mualaf tiba2 jadi ustadz lalu mengajari orang banyak tanpa dasar ilmu agama yang cukup.
Lalu selama ini tindakan ente apa sebagai bagian dari MUI....?


Ada yang katanya ustadz tapi isinya ceramahnya penuh caci makian dan kata2 kotor....
Selama ini tindakan ente apa sebagai bagian dari MUI....?

Kolega kalian yang sering ngetweet dan acapkali ngehoax,ghibah dan rasis...
Tindakan ente apa selama ini ....?

Jangan bawa umat dong saat ente merasa terpojokan atau berbeda pandangan.
Manknya ente Tuhan yang tau perasaan seluruh umat muslim di indonesia...emoticon-Angkat Beer
Atau kaya genk 212 yang umatnya dikit tapi merasa memiliki umat 9 jutaan...emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruuuruuu dan 33 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh extreme78
Halaman 1 dari 4
sertifikasi kok dianggap mendiskreditkan?
orang ini jelas ada gangguan kejiwaan.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Sekjen MUI Siap Mundur Tolak Sertifikasi Penceramah ala Menag

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mana.mana.aja dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mundur gih
Sekalian ajak si tengku zul mundur jugaemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Michaelwise dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
konflik internal apa bukan nih?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Disuruh mundur betulan juga bakal mewek2.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Michaelwise dan 6 lainnya memberi reputasi
Paling bacot doang mau mengundurkan diri
Setuju harus pake sertifikasi, biar gak asal ceramah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Michaelwise dan 6 lainnya memberi reputasi
ya sudah...kalau ngga sepaham mundur saja....biar semua standar, bersertifikat. Seperti engineer ada SKA nya....berarti orang ini kompeten di bidangnya.

Begitu juga AHLI Agama...biar kompeten....lebih baik bersertifikat agar ngga asbun saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
well said TS emoticon-Angkat Beer
negur ustad radikal bin abal2nya pd ga mau, cm mau sibuknya ma cuan dr sertifikasi keramat aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh beenana
Tkt ketauan ustadz2 di Indonesia mayoritas gak punya ilmu yg cukup untuk jadi ulama emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
ditunggu mundurnya tadz..
kalo bisa sekarang aja.
Sekjen MUI Siap Mundur Tolak Sertifikasi Penceramah ala Menag
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi

Malah lebih bagus lagi kalau semua pengurusnya MUI mundur juga. emoticon-Wkwkwk emoticon-Leh Uga
emoticon-Salaman


Mau sertifikasi aja berat, apakah memang karena tidak layak? emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Bila perlu ni "ormas" dibubarkan saja

Ladang cari fulus dan sarang kadrun radikal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
Halah...udah uzur pun masih baper. Mundur ya mundur aja tod! emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruuuruuu dan 7 lainnya memberi reputasi
jadi guru masa ga ada sertifikatnyaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
MENAG SAMPAH TAK GUNA. YANG BEGITUAN PUN KENA LIBATKAN LAIN UNTUK SERTIFIKASI. BUBARKAN SAJALAH ITU KEMENAG KALO GAK BISA AMBIL TINDAKKAN, KEPUTUSAN, DLL SENDIRI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
1punchman dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh r0man0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Buzzerp tolol lagi pada belain rezim...





emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mistaravim dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo mo mundur ya mundur aja. Gada yg peduli dan gada yg butuh. Bubar juga lebih bagus. Nyusul bibib lebih alhamdulilah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 6 lainnya memberi reputasi
Terdiskreditkan karena tahu kalau disertifikasi nanti bisa ditahan kalau ternyata ajarannya menyimpang dr semestinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
ormas ini udah nyusu apbn udah lamaaaaaaaa banget, dan gak ada manfaatemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madhvan dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh masamune007
loh piye? uang APBN tiap tahun puluhan trilyun habis untuk KEMENAG, bukti bahwa agama (ISLAM) sudah menjadi barang publik emoticon-Big Grin kalau sudah jadi barang publik ya harus mau diatur pemerintah emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di