CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f450ae5b840880ecd7ea020/sajadah-amp-karpet-impor-china-obrak-abrik-ri-pengusaha-pusing

Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 4
Judul beritanya provokatif sekali...pdhl pelakunya kgk hanya si china tp si turki juga.. emoticon-Leh Uga
dasar rezim zaman skrg apa2 semua china.... kacau2....
 Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing
 Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing

 Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing

 Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing  Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing  Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing

 Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing  Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing  Sajadah & Karpet Impor China Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing
Ngapain pake sejada impor?kalau masih banyak buatan lokal, apalagi ini buatan dari c**a,yg buat aja gk tau sholat.
emoticon-Bingungemoticon-Ngakak
Diubah oleh muh.risman
kalau memang begitu, biarkan di indon impor barang dari cina, dan pengusaha lokal sini khusus ekspor keluar negeri, misalkan ke amrik dan eropa, tapi masalahnya mampu gak pengusaha lokal sini ekspor keluar negeri ? setau gw dari dulu indon kuatnya cuma ekspor babu ke luar negeri doang, bukan ekspor barang value added apalagi ekspor jasa bernilai tinggi kecuali sedikit emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
profile-picture
apollion memberi reputasi
Inikah yg dinamaken..
"Chinailah ploduk ploduk Indonesia"

Era free trade global
Mo saingan perkara industri ma slah stu raksasanya..
Samadengan berat...

Masyarakt masih lbih banyak idup di agriculture kok ngomongin 4.0...

profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan jerrystreamer1 memberi reputasi
Wadiidaaww
Dikit2 impor dikit2 impor jo,produk lokal sendiri malah gk di pake,hancur pengusa lokalemoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jack1822 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ok yg dr luar tanpa bea harga bisa segitu

yg lokal tanpa bea knp harga bs lbh mahal...??

kan gitu pertanyaannya... emoticon-Big Grin

apa yg membuat bs lebih mahal...???

kualitas...?? biaya pekerja..?? pungli....?? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
apollion dan kaiserwalzer memberi reputasi
Siapa yg impor emang?
emoticon-Bingung
kenapa mereka bombardir begitu, karena indonesia mayoritas pengennya cari yang murah meriah walaupun sebenarnya itu kualitas KW. mereka tidak peduli. yang penting mereka lihat cakep dan bagus tampilannya.

muraaaaah....itu kata kuncinya agar cepat laku jual barang di Indonesia.

emoticon-Wakaka
cinailah ploduk ploduk indonesia....
"Gimana bersaing dengan produk impor? karena mereka masuk tanpa bea masuk. Harga rata-rata produk mereka jauh dari produk kita. Karpet dan sajadah dari China 2,5 US dolar per Kg, Turki lebih murah lagi 1,3 US dolar per Kg. Ini jauh sekali dibanding produk lokal," jelas Rizal.


Turki lebih murag? Knp judulnya bukan begini:
Sajadah & Karpet Impor TURKI Obrak Abrik RI, Pengusaha Pusing

profile-picture
apollion memberi reputasi
masalah langsung ada 2 dalam soal produksi lokal vs impor:
- kebijakan pemerintah nggak terintegrasi & nggak jelas arahnya. impor bahan baku kena pajak, barang jadi bebas pajak atau pajak impor bahan baku > barang jadi. kan ngaco. harusnya terbalik kalau mau dukung industri dalam negeri.
- skala keekonomian nggak bisa bersaing. produksi kita di sini jauh lebih kecil dibanding produksi di tiongkok yang berlipat2 jumlahnya. manufaktur itu volume produksi berbanding terbalik dengan harga produk. ini belum lagi bicara soal otomasi produksi. jadi harus produksi yang skala keekonomiannya hampir setara jadi selisih harga + ongkir + pajak bisa lebih murah produk lokal.
yg kasih ijin import sapa yah??emoticon-Bingung
Halaman 4 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di