CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dishub DKI Berencana Gabungkan Gojek dan Grab Dalam Satu Aplikasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2d2789f4d6951c6c1c53ab/dishub-dki-berencana-gabungkan-gojek-dan-grab-dalam-satu-aplikasi

Dishub DKI Berencana Gabungkan Gojek dan Grab Dalam Satu Aplikasi

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal satukan Gojek dan Grab dalam satu platform Super App.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!
  
Gojek dan Grab Bakal Digabung Dalam Satu Platform

Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana membuat aplikasi khusus transportasi yang melibatkan seluruh moda transportasi.

Aplikasi tersebut kemungkinan bakal menyatukan dua penyedia transportasi online terbesar, Gojek dan Grab, dalam satu platform.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya tengah menggarap sebuah aplikasi super atau Super Apps. Aplikasi ini yang akan mendukung integrasi moda transportasi di Jabodetabek.

"Kami akan mendudukkan posisi angkutan daring dalam rencana pengembangan ke depan, istilahnya Super Apps. Di dalamnya juga terdapat Grab dan Gojek, baik kendaraan online roda dua atau empat," ungkapnya mengutip dari Kompas, Jumat (07/08).

Dishub DKI Berencana Gabungkan Gojek dan Grab Dalam Satu Aplikasi

 
Menurut Syafrin, moda transportasi online sangat dibutuhkan masyarakat sehingga keberadaannya tetap harus didukung pemerintah.

Aplikasi super ini, lanjut Syafrin, bukan pengganti pemesanan Gojek dan Grab. Kata dia fungsinya sebagai alat 'pembanding' semua moda transportasi online dan konvensional.

"Bicara penggunaan angkutan umum, maka untuk angkutan daring menjadi penting peranannya. Oleh sebab itu dari prespektif Dishub saat ini kami mencoba mendorong terintegrasinya seluruh layanan angkutan umum massal," ungkapnya mengutip CNN Indonesia.
Fungsi lain dari aplikasi super ini nantinya bisa digunakan untuk menghitung pengeluaran transportasi masyarakat setiap perjalanan. Dia mengatakan, masyarakat bisa dengan mudah mengecek tarif yang berlaku.

"Artinya dia akan melihat super apps. Kalau gunakan [kendaraan pribadi] berapa biaya yang dikeluarkan. Terus kalau angkutan umum, termasuk angkutan daring, berapa yang harus dikeluarkan. Sehingga punya perencanaan baik dari sisi keuangan harian," tegasnya.

Dengan sistem tersebut, maka masyarakat bisa mempertimbangkan dan memilih moda transportasi yang akan digunakan.
 
Hal ini juga bakal membantu masyarakat untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik, secara harian atau bulanan.

"Sehingga diharapkan ini bisa menekan biaya transport yang saat ini sangat tinggi di Jakarta," pungkas Syarif

Seperti yang kita tahu, kehadiran ojek online di Indonesia memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan memesan layanan lewat aplikasi.

Selain itu penumpang dapat tahu langsung jumlah biaya yang harus dikeluarkan.

Di Indonesia, terdapat dua aplikasi transportasi online yang paling populer: Gojek dan Grab. Untuk diketahui, melansir dari Bisnis, Grab dan Gojek memiliki valuasi masing-masing US$14 miliar (sekitar Rp 205 triliun) dan US$10 miliar (sekitar Rp 146 triliun).
Dishub DKI Berencana Gabungkan Gojek dan Grab Dalam Satu Aplikasi

 
Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Kalau tertarik, yuk baca artikel lainnya!
1. Toyota Corolla Cross Meluncur di Indonesia, Begini Tampilannya
2. Waduh, 2 Saham BUMN Farmasi Kena Suspensi BEI! Kenapa?
3. Jokowi Berencana Gabungkan BUMN Sektor Penerbangan dan Pariwisata
4. Indonesia Masuk Resesi Teknikal, Ini Kata Sri Mulyani

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.
 
Sumber Referensi:
Finansialku.com - https://www.finansialku.com/gojek-da...akal-digabung/

Spoiler for referensi lain:



profile-picture
profile-picture
Richy211 dan nomorelies memberi reputasi
Sebuah skema besar buat mengajak masyarakat Jabodetabek agar mau beralih dari kendaraan pribadi baik R2 maupun R4 ke transportasi umum dengan menggabungkan semua moda transportasi dengan terintegrasi dalam satu aplikasi super.

Awal Januari 2020 Anies sudah meresmikan PT. Moda Integrasi. KCI, MRT dan Transjakarta yang sudah melayani total 369,3 juta penumpang. Bahkan, sejak Transajakrta dan angkutan umum darat lainnya disatukan dalam program JakLingko, terlihat lonjakan jumlah penumpang yang signifikan.

Ambisi Anies kan pengen mewujudkan trasnportasi umum kelas dunia, di lain sisi PAD DKI Jakarta dari jualan tiket dan aplikasi yang terintegrasi juga bakalan naik nantinya.
Kalo emang mau buat super apps, sekalian aja apus applikasi gojek sama grabnya. Minimal fitur ride motor sama mobilnya emoticon-Ngacir
Ngajak brantem nih dishub emoticon-Blue Guy Bata (L)
Mulai ngikutin wan aibon...

Mulai...

GIF
Post ini telah dihapus oleh KS06
Cobain aja kalo berani



Lalu ntar disusul


Daya beli warga dki turun
Restoran dan umkm merugi

Ekonomi minus
Anggalannya untuk app ini cukup 25m ya.
:goyang
Kelihatannya birokrasipun mulai gatal ingin mencicipi juga legit manisnya sesendok bahkan segelas madu yang didapet aplikator ojol.

Klo gw bosnya silahkan siapin 3 x anggaran bangun ibukota, maka secara resmi pt ini jadi milik anda.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di