CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Proses Penukaran Koin Kreator Ada Perubahan Cek Infonya di Sini Gan!
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2d51f9f4d69508954dac82/uu-anti-terorisme-filipina-jamaah-muazin-masjid-ditangkap

UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?

Sekelompok anggota parlemen Muslim, pengacara, dan penduduk Mindanao telah mendatangi Mahkamah Agung pada Senin (3/8) lalu. Mereka menyampaikan petisi untuk menolak undang-undang undang-undang anti-terorisme yang baru-baru ini disahkan. Undang-undang itu diklaim justru menimbulkan tindakan diskriminatif yang menyasar umat Muslim.
Baca Juga

Beirut Lebanon, Jejak Bangsa Funisia yang Diabadikan Alquran Jamila Mariam, Masuk Islam Terinspirasi Keluarga Rasulullah 2 Nabi yang Paling Menderita Akibat Ulah Bangsa Yahudi

Lihat juga:

Gempa Porak Porandakan Filipina, 8 Orang Tewas

Gempa Porak Porandakan Filipina, 8 Orang Tewas

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Mujiv Hataman dan Anak Mindanao (AMIN), Amihilda Sangcopan, memimpin aksi protes untuk menentang undang-undang anti-terorisme yang baru-baru ini disahkan itu. Mereka menyampaikan petisi untuk menolak undang-undang baru itu, dan mengatakan adanya unsur Islamofobia dalam undang-undang tersebut, mengingat banyaknya Muslim yang ditangkap tanpa ada alasan yang jelas.

"Di Mindanao, terutama di komunitas Muslim, sering terjadi jamaah masjid, pengaji, muazin, bahkan pedagang pasar sederhana dan pengemudi truk diseret oleh penegak hukum, hanya karena dicurigai sebagai pendukung, kerabat, rekan konspirator atau peserta aktif dalam tindakan pemberontakan, penculikan, dan apa yang sekarang mereka sebut terorisme," salah satu isi petisi yang dikutip di ABS-CBN, Kamis (6/8).

"Ini lebih dari beberapa kasus sederhana identitas yang keliru. Ini adalah prasangka dan ketidakadilan dalam ketakutan yang tidak berdasar terhadap umat Islam. Ini adalah diskriminasi agama, jelas dan sederhana. Undang-undang yang diserang di sini mengancam untuk melegalkan tindakan-tindakan negara yang jelas-jelas menjijikkan ini," tulisnya.

Mereka mengatakan ketentuan di bawah Undang-Undang Anti-Terorisme justru membatasi kebebasan menjalankan agama. “Jika sebelumnya kita bisa langsung berseru 'Allahu Akbar' saat mendengar kabar baik atau saat memuji Allah, sekarang kita harus sadar dulu akan tempat dan lingkungan kita, tapi sekarang dipandang sebagai kesetiaan kepada ISIS," ujarnya.

Petisi itu juga mengkritik para penegak hukum yang melakukan penangkapan atas dasar kecurigaan belaka dan informasi yang tidak diverifikasi. Adapun mayoritas korban penangkapan adalah Muslim yang semua telah terdata oleh pemohon petisi.

Hataman dan Sangcopan bergabung dengan pengacara Satrina Mohammad, Jamar Kulayan, Alman-Najar Namia dan Bensaud Degusman, seniman visual Remeer Tawasil, dan imam Sheikh Jamsir Jainal. Sedangkan yang disebut sebagai responden adalah Dewan Anti Terorisme, anggotanya, Badan Koordinasi Intelijen Nasional, Senat, dan DPR.

Para pemohon petisi bahkan meyakinkan bahwa penceramah tidak lagi berbicara tentang jihad, karena kekhawatiran terjadinya ambiguitas yang dikaitkan dnegan terorisme. Pembatasan ini sejatinya telah mencoreng kebebasan berekspresi, kata mereka.

Ketakutan akan tindak diskriminasi dan Islamofobia ini, bukanlah hal tidak berdasar, karena para pemohon petisi telah melampirkan bukti beberapa insiden penangkapan Muslim yang keliru, hingga instruksi pembaharuan profil siswa Muslim Filipina di Metro Manila.

Selain meminta pengadilan tinggi untuk menyatakan seluruh UU Anti Terorisme inkonstitusional, pemohon juga meminta MA menghentikan penerapan UU tersebut. Namun mereka mengklarifikasi bahwa terlepas dari keprihatinan mereka, mereka menentang terorisme dan mendukung penuh perdamaian tanpa harus mengorbankan kebebasan. "Perdamaian dengan harga berapapun bukanlah perdamaian, dan korban jiwa sangat tinggi," kata mereka.

https://republika.co.id/berita/qemym...sjid-ditangkap
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan entop memberi reputasi
Pemerintah Philipina sudah betul itu niru dan mencotoh Suharto dulu dalam menangani komunis, siapa yang di curigai langsung di tangkap, belakangan Suharto juga menerapkan cara itu untuk kemlompok Islam, siapa yang di curigai langsung di tangkap. Dengan cara sepeti itu negara jadi aman. Jadi kangen Suharto
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qulit.qulup dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Sesuai manual book emoticon-Christmas

UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666fapfap dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yeytothesouz
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
UU terorisme tidak menyebut agama


tapi selalu yg protes dan tertangkap karena UU terosime, pasti dari si agama kebencian


sudah jelas sekali, si agama kebencian = agama teroris emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 5 lainnya memberi reputasi
Kalau bersih kenapa harus risih, tapi kalo orang lain yg risih berarti....hmmm....serba salah karena teroris lah yg mencelakai agamanya sendiri. emoticon-Hammer

Dalam bahasa dikenal makna konotasi yaitu makna/emosi yg melekat pada suatu kata, karena suatu kata sering dilekatkan pada perbuatan tertentu, timbullah makna konotasi baru, bisa negatif dan bisa positif.

Misal kata bangs4t, karena saking seringnya kata itu dilontarkan oleh org yg sedang kesal kepada org lain atau tanpa sasaran, maka org gak ngapa2in dikatain bangs4t aja pasti ngamuk, padahal arti dari kata itu sendiri adalah kutu busuk.

Beda dengan kalo org lagi bergurau atau hanya sial tapi tidak terlalu serius, kata asem yg sering dilontarkan, jadi kita lgsg tau posisi org yg melontarkan.

Yg masih agak ragu sekarang adalah umpatan anjing, konotasi lama kasar, tapi banyak dipakai keknya terutama di Jkt, jadi kalo ada yg bilang anjing, harus diliat dulu konteksnya, kadang sesuatu yg ekstrim tapi justru lucu dan penggunaannya wanjenggg... emoticon-Big Grin

Gabener jkt yg sekarang keknya paham betul makna konotasi maka dia sering ubah2 istilah, digusur jadi digeser, reklamasi jadi perluasan daratan, normalisasi jadi naturalisasi, dan sebagainya. Nah karena dia org yg seperti itu paham konotasi, justru timbul pertanyaan kenapa dia melontarkan kata yg sudah dilarang sejak lama dalam pidato pelantikannya yg lalu, dibarengi dgn peribahasa yg bisa dimaknai berbeda krn adanya kata tsb. emoticon-Hammer
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Diubah oleh donal.duck.
Selangkah lagi menuju kediktatoran?
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Ya jangan jerit2 alhuakbar juga lah...
Orang pada takut dengarnya
emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


yang eloo baca itu kata2 nabi Musa ... Nabi eloo juga kan ... Masa gak Tau. ...
Ingat lohhh nabi Musa disebut sebanyak 136 Kali di kitab Alquran ...

emoticon-Matabelo
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Quote:



Ulangan 13 (disingkat Ul 13) adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]


Naskah sumber utama: Masoretik, Taurat Samaria, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.

Pasal ini terdiri dari 21 ayat.

Berisi perkataan Musa ketika orang Israel berkemah di sisi timur sungai Yordan, siap memasuki tanah Kanaan.

emoticon-Matabelo
Diubah oleh ahmad.c
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan

Mindanao? Yg dulu kelompok teroris dari wilayah ini pernah menguasai suatu kota di Filipina selama beberapa waktu dan melakukan pembantaian ala ISIS di sana?

Sudah benar saja UU ini, karena mau mencari teroris di sana ibarat mencari jerami di tumpukan jerami. Kalau mencari jarum di tumpukan jerami masih mudah karena masih kelihatan jelas bedanya jarum sama jerami.
UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?


masih ane pantau. emoticon-army
profile-picture
ahmad.c memberi reputasi


gelar tikar dulu ah

bakal rame ini emoticon-Ngakak
Diubah oleh wen12691
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Rezim Duterte anti ulamaemoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?

UU Anti-Terorisme Filipina: Jamaah-Muazin Masjid Ditangkap?
Mantabbbb
Diskriminasi terhadap minoritas memang selalu terjadi, terutama jika warga negara muslim menjadi minoritas di negara itu. Seperti di Thailand, India, Filipina dan negara lainnya.
Menjadi minoritas itu paling enak di Indonesia gan! mau berkarir, usaha, sekolah dan mau apapun bisa.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di