CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pertanyaan Ini Cuma Bisa Dijawab Sama PSIKOPAT !!!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f13c7bd09b5ca4bf24d3f8b/pertanyaan-ini-cuma-bisa-dijawab-sama-psikopat

Pertanyaan Ini Cuma Bisa Dijawab Sama PSIKOPAT !!!

Tampilkan isi Thread
Halaman 17 dari 18
bentar gan,, emoticon-Motret
Hmmmm ane mikir-mikir tetep enggak ngerti gan wkwkwkw
Anaknye tuli, jd wajar dia nangis dan ngusir sodaranye itu
Karena anak tsb tunarungu atau tuli
gila aje anak tuna rungu dikasih earphone emoticon-Ngakak
Anaknya tuli karena kecelakaan yang traumatis, melihat earphone si anak nngis karena ingat kehidupan normalnya sebelum kecelakaan dan membayangkan kehidupan ke depannya dengan menyandang predikat tuna rungu.
Karena si anak gak punya device playernya jadi menangis keras mencari perhatian dengan harapan dibelikan / diberikan lagi device playernya 🤓
Antara si anak tuna rungu / ga punya daun telinga emoticon-Leh Uga
Anak itu tuli
Anaknya congean bray
gw tau tp memilih untuk diam..emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S)
ngga bisa jawab deh
Ngasih kadonya earphone apa headphone itu gaes? Kok contoh gambarnya headphone? emoticon-Big Grin

Ane setuju sama kebanyakan jawaban dimari, anaknya nangis krn dapat kado earphone padahal doi tuli/cacat di telinga. Orang tua ngusir krn kerabatnya yg ngasih kado itu tak berperasaan/kurang empati padahal tahu si anak ada kekurangan di pendengarannya. Ditambah ga ada penyesalan setelah ngeliat si anak menangis. Bisa di google itu salah satu tanda apa

Plot twist: padahal itu alat bantu dengar tpi dikiranya earphone emoticon-Thinking

Ditunggu komennya ts gaes jawaban yg bener gimana
Diubah oleh xiaoxiao20
mau jawab aja takut ane gan, kalo bener dikata sikopat bisa diamuk masa wkwk
Jawabnya ada di ujung langit, kita kesana dengan seorang anak. Anak yang tangguh dan juga pemberani.
Anaknya tuli ya?
Itu anak punya phobia headset emoticon-Matabelo
anaknya bingung itu earphone mau dicolok kemana
wah kenapa ntuh gann
Jadi ceritanya tadi malam sebelum dia mendapatkan hadiah earphone, anak itu bermimpi, mimpinya,

"Suatu hari yang cerah sepulang sekolah ketika sudah tiba di rumah, ternyata rumahnya dikunci, pintu rumahnya tidak terbuka, lalu anak itu nekat menyelinap masuk melalui kusen jendela yang dibobol menggunakan cutter miliknya—dimana cutter itu menjadi perkakasnya di mapel seni budaya tadi pagi—ketika membuat seni anyaman dan memotong kertas.
Ketika dia berhasil masuk ke rumah melalui jendela yang sempit, dia tidak melihat siapapun di dalam rumahnya; lalu Anak itu mencoba untuk berteriak memanggil mamahnya.

"Mamaaahhhhhh!!!!!"

Sautannya tidak didengar—lalu intuisinya mengatakannya untuk pergi ke kamar mama—betapa terkejutnya setelah Anak itu membuka kamar mamahnya.

"Tidakkkkkkkkkkkk!!!!!!!"

Dia melihat mamah dan papahnya tewas dengan cara tergantung, dan mulutnya disumpal dengan earphone.

Saat itu juga anak itu terbangun, dan ketakutan akan mimpi itu; dimana waktu itu pukul 2:00 A.M.

Anak itu mengela napas panjang, dan masih shock berat atas mimpinya barusan.

Anak itu pun beranjak bangun dari ranjangnya, lalu pergi menuju ke lemari es untuk mengambil segelas air putih untuk menenangkan diri.

5 menit berlalu, Anak itu masih ketakutan dan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan selimut—mungkin dengan cara itu yang membuatnya aman dari gangguan mimpi itu.

Gak lama kemudian 10 menit berlalu, dan Anak itu kembali tertidur.

Yang dia rasakan hentah kenapa tubuhnya kaku; napasnya seperti tercekik, kelopak matanya berkedip dengan cepat; tapi ironisnya Anak itu dalam keadaan sadar ketika mengalami kejadian ini.

Mimpi buruk itu datang lagi—dan kali ini begitu nyata—dan menyiksa dirinya lagi.
Aliran napasnya seperti dihambat oleh ikatan tali yang menjeratnya begitu kuat, lehernya terasa sakit, kepalanya pusing dan sekujur tubuhnya kaku.

Tiba-tiba di dalam mimpi yang nyata itu, Anak itu melihat dirinya sendiri berjalan membuka laci bukunya yang tersusun rapi, dan melihat adanya earphone asing?

"Sepertinya Aku ga pernah deh liat earphone ini? Dan aku ga ngerasa punya. Tapi coba ah jajal."

Kemudian Anak itu menyalakan PC, yap, dia penggemar game Counter Strike, dan Mobile Legend, pengalamannya akan terasa berkesan jika bermain menggunakan headset/ earphone, karena sensasinya beda. Maklum, Anak itu sangat menghargai ketenangan rumah, untuk tidak menggunakan sepaker/ subwoofer sebagai alat perangkat audio ketika menggunakannya untuk bermain Game favoritnya.

Ketika membuka PC tiba-tiba semua applikasi yang ada di layar backroundnya hilang, cuma ada folder aneh di background berandanya, yang bertuliskan "KILL ME OR PLAY ME?"

Anak itu terperanjat, tangannya bergetar, namun ada rasa penasaran untuk membuka folder itu.

Ketika membuka folder itu, ada 2 video dengan yang satu namanya "KILL ME" dan yang satu lagi, "PLAY ME".

Bukan kepalang rasa penasaran sekaligus takut yang membubuhi isi kepala Anak itu, lalu dia mengambil earphone asing tersebut, dan mencolokannya ke socket CPU, lalu memasangnya ke telinganya.

Seketika telinganya bergetar, panas, ada suara beeepppppp samar.

Lalu, Anak itu mengklik video pertama, "PLAY ME".

Dimana isi video itu, ada sosok pria mengenakan jubah dan berkepala BABI, dia duduk tegap menatap layar monitor dan berkata,

"Selamat datang di permainanku, apakah kamu sudah siap?" Tukasnya.

Durasi video itu sekitar 1:15 menit.

Dia mengatakan bahwa anak itu WAJIB untuk masuk ke dalam.permainannya, karena nyawa taruhannya. Misinya adalah

Stage 1 : dalam waktu 10 hari kedepan, Anak itu harus membunuh 10 ekor babi dan memakannya hidup-hidup.

Stage 2 : jangan berbicara selama 2 hari 24 jam.

Stage 3 : Sayat bagian kulitmu, dan gunakan darahmu/ minum sebagai perpanjangan waktu jikalau kamu belum bisa mendapatkan 10 ekor babi dala waktu 10 hari, maka setiap 1 sayatan akan mendapat perpanjangan waktu 1 hari, jadi dan seterusnya. Dan maksimal waktu misi ini hanya 15 hari, jadi bonus ini hanya didapatkan dari 5 sayatan/ darah saja.

Stage 4 : Bawalah cutter dimanapun kamu pergi, lalu misimu adalah menggores/ mencoret tembok atau batang pohon dimanapun dengan tulisan "Kill Me" sebanyak 800 kali.

Final : jika kamu tidak berhasil memenuhi targetmu kamu harus mati dengan cara menggantung dirimu di depan 1 ekor babi hidup dalam 1 ruangan gelap, jika tidak semua anggotamu akan mati, jadi pilih mana yang mau korbankan, nyawamu atau keluargamu?

Video berdurasi 1:15 menit itu berhenti.

Dan Anak itu membuka video satu lagi, "Kill me"

Berisi,

"Di stage ini, kamu akan kekurangan banyak darah, sebagai gantinya, ambil suntikan yang ada di dalam tasmu, lalu suntikan/ambil darah orang yang memiliki simbol BABI seperti yang ada di earphonemu.

Petunjuknya mudah, pakai earphonemu dimanapun berada dan aku akan memerintahkanmu dengan suaraku yang ada di earphone

Jika aku mengatakan,

"Kill meee..."

Maka bunuh aku, ( orang yang aku tandai di hadapanmu, misal teman sekolah ) dengan cara menusukan/ menyuntikan ke tubuhnya hingga berdarah, lalu hisap darahnya, untuk melindungimu agar tetap hidup.

Stage ini berlaku seumur hidup,

Jadi pilih mana, "PLAY ME or KILL ME?"

HAHHAHAHAHHAHAHAHHAHAHHAHHA...

Anak itu langsung melepas earphonenya, dan berteriak histeris.

Tiba-tiba saja Anak itu terbangun dari tidur dan pukul 6:12 A.M, waktunya berangkat sekolah, dan hampir terlambat.

Akuuu sangat takutttttt, tubuhku terasa kaku, dan aku belum bisa melupakan insiden mimpi ini.

Aku pun segera meninggalkan kamar dan berteriak.

Sekian.
Halaman 17 dari 18


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di