CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Diserbu Barang Impor, APD Lokal Hanya Numpuk di Gudang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f20c09882d495067a54f140/diserbu-barang-impor-apd-lokal-hanya-numpuk-di-gudang

Diserbu Barang Impor, APD Lokal Hanya Numpuk di Gudang

Diserbu Barang Impor, APD Lokal Hanya Numpuk di Gudang

JAKARTA, HALUAN.CO - Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen (APSyFI) mengungkapkan, alat pelindung diri (APD) produksi dalam negeri kini sudah mencukupi kebutuhan, bahkan ada ratusan stok yang belum terserap.

Mengapa ini penting: Para pelaku usaha di bidang tekstil mengeluhkan besarnya stok APD yang tidak terjual akibat besarnya produk impor yang masuk ke dalam negeri.

Konteks: Setidaknya hingga Mei 2020, arus impor APD masih marak di tengah produksi dalam negeri sudah bergelimpangan.

Apa katanya: “Prakiraan yang terdata kita kemarin hampir sampai 500 ribu pcs. Mungkin sekarang 300 ribu pcs. Itu level 2, 3 dan 4. Level 1 kita nggak tahu karena kebanyakan bikin IKM (Industri Kecil Menengah). Itu data API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) dan APSyFi. Karena saya rasa banyak juga yang tidak terdata,” beber Redma Wirawasta Sekretaris Jenderal APSyFI dikutip CNBC, Senin (27/7/2020).

Stok bisa lebih besar: 500 ratus ribu pcs itu hanyalah bagian dari produk yang sudah jadi, sebagian lainnya masih dalam bentuk kain atau bahan baku. Jika jadi diproduksi, maka angkanya bisa lebih besar lagi.

Langkah penjualan: Pelaku usaha perlu mencari cara agar produknya bisa tetap terserap. Sayangnya, saat ini permintaan APD cenderung sudah menurun. Para rumah sakit saat ini dinilai sudah memiliki banyak stok persediaan. Namun, perlu cara lain agar produk dalam negeri bisa tetap terjual.

“Kita door to door ke dokter, juga rumah sakit jika memang kekurangan. Namun, angkanya tidak terlalu besar karena kebutuhan pun nggak terlalu banyak. Paling sekitar 500 pcs,” jelas Redma.

Harapan ke pemerintah: Membantu pelaku usaha lokal agar bisa melakukan ekspor APD melalui bentuk Government to Government (G2G).

Menurut Redma, sudah ada payung hukum yang memperbolehkan ekspor APD ke luar negeri setelah beberapa waktu ditahan demi menjaga kesediaan produk dalam negeri melalui Permendag Nomor 57 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor Bahan Baku Masker, Masker, dan APD.



Berita Politik, Hukum dan Ekonomi Lainnya:
1. Anies Klaim Tes PCR di Jakarta Telah Lampaui Standar WHO
2. Warga Miskin Dianiaya Anggota DPRD, Kuku Dicabut Pakai Tang
3. Geger! Jenazah Reaktif Korona Dikubur Masih Pakai Daster
4. Kim Jong Un Hukum Rakyatnya yang Suka Nonton Drakor
5. Lulusan Sarjana di Malang Jadi Kurir Narkoba Tanpa Tarif
profile-picture
profile-picture
profile-picture
van Duke dan 24 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Diserbu Barang Impor, APD Lokal Hanya Numpuk di Gudang

Anu emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bagusneutron007 dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
bengukrawe dan entop memberi reputasi
Kebanyakan aji mumpung, mumpung harga selangit, produksi sebanyak2nya

Temen gw ada yg produksi masker scuba, pertama dijual mahal2, sekarang ribuan lusin numpuk, dijual 10k selusin aja susah laku
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
Waduh, miris dah.
Moga jgn sampai para pnegusaha rugi dah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ernov dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh meloday
Makanya kalo produksi liat demand pasar emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pangsitsquad dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
di jalanan udah banyak yg gak pake masker
tapi klo APD di rumah sakit masih perlu banyak, tapi emang stok sudah tersedia banyak
profile-picture
entop memberi reputasi
Stock terlalu banyak
Rumah sakit belinya dari perusahaan besar yang APD nya sesuai syarat WHO bukan syarat khilapah emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reid2 dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Kalau tidak mampu bersaing secara harga dengan barang import itu artinya, harga jual terlalu tinggi dan kualitas buruk
UKM mesti introspeksi dan memperbaiki diri, jangan terus2an minta proteksi, subsidi dari pemerintah ..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
styrn dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
pasti gegara main harga yang ga masuk akal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan 2 lainnya memberi reputasi
ini klo jualan haji mumpung, kepepet rejeki. kemaren maenin harga sekarang kena batunyaemoticon-Ngacir Tubrukan emoticon-Ngacir Tubrukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan 2 lainnya memberi reputasi
Masker emang dibutuhin di masa pandemi begini, tapi apakah bakal selaris ayam geprek yang 1x konsumsi langsung habis?

Yah itu, kalo usaha ga lihat demand pasar.
Selain serbuan impor, pemerintah juga udah ngasih, kebanyakan malah gratis, dan itu bisa dicuci.
Minimum punya 2 andai pake 1 cuci 1 pake, kenapa harus produksi sebanyak itu? Aji mumpung emang?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 3 lainnya memberi reputasi
masker 3000 jualnya 7500 ya susah
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan entop memberi reputasi
suruh rakyat produksi begitu diproduksi gak dipake
dasar prankciden
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cendol donk gan dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
hukum jual beli tetep berlaku entah kondisinya kek apapun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Negeri kapan majunya dah..semua diimpor..majuin usaha dalam negeri dulu kek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
org indonesia emang kaga bisa dagang dan produksi bisanya konsumsi emoticon-Wakaka:
masa baca pasar aja ga bisa. siapa pun pasti mendingan beli barang dari perusahaan besar yang udah terjamin.
terima aja kenyataan pasar eluh emang kecil. sekarang eluh udah produksi gede2an tapi merk ga jelas. yah kaga ada yg mau beli.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ya intropeksi lah apa karna harga jual lokal jauh lebih mahal daripada import??? kondisi ekonomi lagi sulit udah pasti cari yg paling murah, ga peduli support produk lokal atau enggak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xandernathaniel dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
makanya yg positif corona perlu diperbanyak lagi agar kebutuhan apd turut melonjak
profile-picture
profile-picture
Cendol donk gan dan entop memberi reputasi
Semua jalan sendiri2, pemerintah ke mana, pengusaha ke mana, ga kompak.

Gmn sih yg jd pemimpin, lg pandemi gini kan kudunya gmn spt bisa jalan serempak, sejalan, satu visi, satu misi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sapikuda1000 dan 2 lainnya memberi reputasi
hahahah kelakuan sapa nih?
smlm mintak di kasianin katanya kekurangan APD..
siyaalll
profile-picture
entop memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di