CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f1ac1b582d4950b157f6565/senjata-makan-tuan

senjata makan tuan


Saat aku tengah bersantai di teras. Aku tanpa sengaja melihat sebuah video yang tersave di gawai ini. 'Ini video apaan ya? Saking banyaknya jenis video, jadi lupa sendiri.

Padahal video itu punya aku sendiri. 'Dasar aku pikun!' Aku meracau sendiri.

Karena penasaran aku mulai memutar video itu. Sebagai pengusir rasa kantuk, soalnya ini mata dah meredup tinggal setengah watt ya wasalam dan ujung-ujungnya pasti aku dah ada di pulau kapok.

Akhirnya aku lebih memilih untuk melihat video daripada berselancar di pulau kapok. Dengan ditemani secangkir kopi kebimbangan aku mulai memutar video yang sedari tadi membuatku bertanya-tanya.

Sedetik kemudian ....

"Hahahaha ..." Tanpa sengaja aku tertawa ngakak.

"Ups!" Langsung kututup mulutku takut ada yang nyangka aku pasien RS Jiwa yang baru lepas dari kerangkeng. Pan bahaya.

"Hihi. Tapi sumpah ini video gokil banget."

Itu asisten RT saking asiknya menonton lewat youtube, eh yang dipakaikan kos kaki tuh bukan anak majikannya. Tapi, tuh kursi yang diduduki anak itu dan anak itu pun usil, masa pembantu sendiri kok diusilin.

'Pembantunya yang bego? Apa anaknya yang terlalu pintar! Sampai pembantu sendiri dikerjain. Dasar anak jaman now ada aja ide gilanya.'

"Hahahaha." Kembali aku menertawakannya. Video ini benar-benar lucu.

"Astaghfirullaah!" Gegara aku tertawa tuh minumanku muncrat dan kena wajah Melan, Adikku yang tiba-tiba lewat depanku.

"Kakak! Kok ... nyemprot Melan, sih!"

"Sorry, sorry Dek. Kakak kagak sengaja," jawabku minta maaf.

"Ish, Kakak mah jorok. Tuh 'kan wajah Melan bau kopi, tahu!" Melan terus ngoceh di depanku.

"Maaf deh. Habisnya kagak ngomong mau lewat. Coba aja kamu berisyarat. Pasti nggak jadi begini." Aku kembali ngomong.

"Kakak! Kok ngakak? dari tadi Melan dengar dari dalam. Emang ada yang lucu?" tanyanya penasaran.

"Ho-oh, ini video anak kecil ngibulin pembantu ndiri," jelasku.

"Coba putar ulang, Kak," titahnya ke arahku.

Aku kembali memutar ulang video yang baru saja selesai kutonton beberapa menit lalu.

Kulihat Melan serius menatap video yang ada di depannya dan aku pun kembali menonton karena video ini benar-benar lucu.

Byur!

"Hahahaha ...! Lucu, lucu Kakak!"

Minuman Melan tiba-tiba muncrat di wajahku, wajahku menghangat karena ulah Melan.

"Astaghfirullaah ... Melan! Kok wajah Kakak disembur, sih?" jeritku kesal.

"Kakak, sorry, sorry. Tuh beneran video itu gokil ya, Kak. Hahaha ...!" Melan terus tertawa di dekatku.

"Lucu iya! Tapi, kagak gini juga, keles! Mana minuman kamu tuh hangat. Kenapa nggak air mendidih aja sekalian!"

"Sorry Kak Yan, beneran Melan kagak sengaja."

"Kagak sengaja ... apa emang kamu niat balas, Kakak? Hayo ngaku aja!"

"Hihi, niat sih. Tapi sedikit." Melan kembali berujar dengan wajah tanpa dosa.

"Tuh 'kan? Jadi ...."

"Itu namanya senjata makan tuan!" Tiba-tiba Kak Mawar nyeletuk di belakangku dan memotong ucapanku.

"Hahahaha ...! Wajah kamu lebih lucu dari video yang tadi kamu nonton, loh?"

Tawa Kak Mawar sontak lepas saat melihat wajahku.

"Au ... ah!" Karena kesal aku masuk kamar.

Tanpa sengaja kulihat wajahku di cermin dan spontan aku menertawakan diri sendiri, "Hahahaha!"
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan bukhorigan memberi reputasi
good.
tuan makan senjata bre bukan isapan jempol


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di