CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Demi Anak Bisa Belajar Online, Petani Ini Terpaksa Jual Kambing untuk Beli Ponsel
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f18e3187414f53c9003cfe1/demi-anak-bisa-belajar-online-petani-ini-terpaksa-jual-kambing-untuk-beli-ponsel

Demi Anak Bisa Belajar Online, Petani Ini Terpaksa Jual Kambing untuk Beli Ponsel

Demi Anak Bisa Belajar Online, Petani Ini Terpaksa Jual Kambing untuk Beli Ponsel

JOMBANG, KOMPAS.com - Karlik (41), seorang ibu rumah tangga asal Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang, terpaksa menjual kambing untuk membeli ponsel agar anaknya bisa mengikuti pembelajaran daring.

Karlik dan suaminya yang bekerja sebagai petani memiliki dua anak. Salah satu anaknya masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Marmoyo.

Setelah menjual seekor kambing miliknya, Karlik membeli ponsel seharga Rp 1.500.000. Ponsel itu dipakai bergantian antara anak sulung dan bungsu.

"Sejak ada corona, pelajaran dilakukan online. Akhirnya ya jual kambing untuk beli HP (handphone), ditambah tabungan anaknya," kata Karlik saat ditemui Kompas.com di dekat rumahnya, Desa Marmoyo, Rabu (22/7/2020).

Rabu pagi, Karlik menemani anak keduanya mengikuti pembelajaran daring di salah satu rumah warga yang menyediakan akses internet melalui WiFi.

Meski memiliki ponsel, alat komunikasi berbasis android yang dibeli dari uang hasil menjual kambing tersebut tidak bisa digunakan untuk mengakses internet dari rumahnya.

Desa Marmoyo, permukiman penduduk yang menjadi tempat tinggal keluarga Karlik, merupakan salah satu desa pelosok bagian utara Kabupaten Jombang.

Sebagian wilayahnya berupa hutan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro.

Karlik mengungkapkan, selama ini dia dan suaminya tidak pernah berpikir untuk memiliki ponsel.

Ponsel tak begitu berguna dalam kehidupannya. Sebab, akses telekomunikasi dan internet sangat terbatas di Desa Marmoyo.

"Di desa ini kan tidak ada sinyal, kalau mau belajar online ya harus ke sini. Kalau di rumah (ponselnya) enggak bisa dipakai," ujar Karlik.

Dia berharap, pemerintah segera memberikan izin untuk pelaksanaan belajar mengajar dengan metode tatap muka di sekolah.

"Harapan kami agar sekolah kembali masuk. Kalau belajar online terus ya susah. Di sini sinyalnya juga enggak ada," kata Karlik.

Pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS).

Sekretaris Desa Marmoyo Sumandi menilai, metode pembelajaran itu kurang efektif dilakukan di desanya.

Dia mengungkapkan, keberadaan jaringan internet masih langkah di desa yang dihuni 1.100 jiwa penduduk ini.

Desa yang berada di wilayah perbukitan kapur itu hanya ada 12 titik yang terjangkau akses internet.

Lokasi akses jaringan internet, antara lain ada di Kantor Desa Marmoyo, SDN Marmoyo, serta 10 rumah penduduk, dengan transmisi utama ada di kantor desa.

"Kendala utama untuk pembelajaran daring di Desa Marmoyo, soal jaringan. Di sini jaringan internet hanya bisa lewat WiFi. Seluler tidak bisa," kata Sumandi, saat ditemui di rumahnya.

Sumandi menyebut, sebelum pembelajaran daring diterapkan, masih sedikit warga desa yang memiliki ponsel.

"Ramainya handphone ya baru-baru ini, sejak ada Covid-19. Itu karena sekolah menerapkan belajar secara daring," ujar dia.

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
gobloknya pemerintah fak mikir klo gak semua rumahnya di kota, punya hape dan bisa pulsa🖕
profile-picture
profile-picture
yurikaede dan kiterunner memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
itu bantuan cepet turunin udah gak kedenger pemerintah kasih bantuan
apa sudah habis duit?kalo sudah habis pemerintah jangan terima gaji dulu
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
mau bgma lagi dgn keadaan begini.

tapi sekolah Smpn adek ane gebleg sih menurut ane. masa mau lihat video perkenalan sekolah lewat Instagram sihh. kan hp yg speknya pas2an ya berat lah buka IG. blm lagi kan hrs bikin akun ig dulu. kenapa ga upload di Wa aj sihh. gebleg tuh skolah.

makanya sekolah harusnya tetep masuk tapi dgn shift. sebagian2 dulu muridnya masuk
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Di rumah Ane tiap pagi full anak2 pada online pelajaran kebeulan Ada wifi lumyan lah

Kasian mereka yg tdk punya paketan

Cok jancok pemerintah taek nyorohno Wong tok

profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
Sisi positifnya makin banyak warga melek teknologi.
Harusnya pemerintah mikirin fasilitas pendukung buat warga ga mampu.
profile-picture
profile-picture
aprilice dan haroldjordan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ini bukan paksaan
Ini kewajiban Ente selaku ortu
profile-picture
profile-picture
Koncong dan trac0ne memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
dari foto terlihat rumah warga disana ternyata lebih bagus dari rumah petak kontrakan kadrun di jkt

mejanya saja mahal itu, jati tebal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Itu mah murah, besok jg branak lagih. emoticon-Bingung apa yg jadi persoalan ?
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ibu kenapa beli yg harga 1,5 juta? Yg 700 ribuan juga ada bu untuk sekedar belajar. emoticon-Sorry
profile-picture
esaka.kedua memberi reputasi
Quote:


Quote:


kalau di daerah apalagi yang daerah terpencil, mobilitas rendah, zona hijau dan belum masuk sinyal harusnya masuk sekolah seperti biasa
masyarakat terlalu ditakuti dengan isu corona. ibarat mau bunuh seekor tikus dengan cara meledakkan satu rumah
bangke emang
profile-picture
profile-picture
winehsuka dan Kepala.Jenggot memberi reputasi
Quote:


paling hanya 2-3 warga saja yang bisa punya

Quote:


mungkin dicecokin sama sales oppo vivo
profile-picture
nasgorbabi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
dari pada urus pelatihan daring mending utamakan dulu video2 pelajaran sekolah standar dari SD sampai SMA, untuk hardware kerja sama dengan OLPC negroponte, aussie aja pake ini. 1.5 juta bisa dapat 1 OLPC yang memang bisa buat belajar.
profile-picture
nasgorbabi memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Gw ngerti bahwa ga semua anak punya HP atau orang tuanya mau/mampu beliin anaknya HP atau akses internet sudah menyebar rata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia baik di kota maupun pelosok.


Di sisi lain, gw juga tetap meyakini bahwa keadaan bakalan kacau kalo nantinya anak-anak kena Covid-19 karena dipaksa sekolah.


Jangan sampe aja deh. Semoga anak-anak dan kita semua tetap sehat selalu emoticon-Smilie
Harusnya yang kaya gini dipikirin juga ama Pemerintah, ga semua ortu mampu beli hp, apalagi laptop untuk sekolah online, dan di Balai RW sediain Wifi buat anak2 belajar di jam sekolah, udah jam sekolah matiin Wifinya emoticon-Blue Guy Peace
judulnya udah biasa, bokap gua juga jual kambing buat beli alat pertanian emoticon-Ngakak
gobloknya bahwa belum siap internet, dan jaringan lamban tapi maksa belajar online.... kasihan yang swasta bayar guru mahal mahal tapi gurunya enak2an video call 1 jam maksimal terus kelar kerjaannya
Kambingnya masih banyak di kandang. Jadi so far so good.
Untung aja ga jual sapi buat beli si samsul atau ipul emoticon-Leh Uga
Quote:


usaha kan ditekan juga beli nya.. jangan yg mahal.. jaman corona gini banyak yg bu..

ane dapet zenfone l2 700k baru seminggu dipakai..
lumayan buat belajar anak
Kasian bener dah ah,

mane tuh nyang teriak2 sekolah online?

Demi Anak Bisa Belajar Online, Petani Ini Terpaksa Jual Kambing untuk Beli Ponsel
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di