CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
10 Ribu Dolar untuk Nyawa Hakim Agung Syafiuddin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0ecb7d68cc9508241f9f24/10-ribu-dolar-untuk-nyawa-hakim-agung-syafiuddin

10 Ribu Dolar untuk Nyawa Hakim Agung Syafiuddin


10 Ribu Dolar untuk Nyawa Hakim Agung Syafiuddin

Mendiang Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada Juli 2001 silam, ikut menyeret nama Tommy Soeharto. Putra mendiang mantan Presiden RI kedua ini terbukti menyuap Mulawarman dan Noval Hadad untuk menghabisi nyawa sang hakim agung.


Keduanya mengaku menembak Syaifuddin dengan imbalan 10 ribu dolar AS atau setara Rp 100 juta. Uang sebanyak itu tentu tak mau disia-siakan oleh Keduanya. Diboncengi Mulawarman dengan menggunakan motor RX King, Noval pun melancarkan aksinya.


Kamis pagi 26 Juli 2001, Syafiuddin diberondong 4 tembakan dari senjata FN 45. Saat itu, ia tengah melintas dengan mobilnya di Jalan Pintu Air Serdang, Kemayoran menuju kantor. Timah panas tembus ke lengan, dada dan rahang kanan Syafiuddin. Hakim agung itu meregang nyawa, sedangkan sang sopir selamat.


Polisi pun mulai bergerak cepat. Pihak Polda Metro Jaya langsung membentuk tim yang diberi nama Tim Kobra. Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Tito Karnavian ditunjukan sebagai komandan.


Setelah melakukan serangkaian penyelidikan ditambah keterangan saksi-saksi, polisi mensinyalir pembunuhan terkait dengan sejumlah kasus yang ditangani Syafiuddin. Sejumlah nama-nama besar di negeri ini masuk dalam bidikan polisi.


Kurang dari satu bulan, polisi menemukan titik terang. Pada 7 Agustus malam Mulawarman diringkus di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Sehari kemudian, polisi menangkap Noval Hadad di Bidara Cina, Jati Negara, Jakarta Timur. Dari kicauan keduanya terungkap jika dalang pembunuhan adalah Tommy Soeharto.


Saat itu Tommy merupakan terpidana kasus tukar guling antara PT Goro Batara Sakti (GBS) dan Bulog, bersama Ricardo Gelael. Mantan suami Tata itu divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Lalu jaksa penuntut umum mengajukan kasasi.


Majelis Kasasi yang diketuai oleh Hakim Agung M Syafiuddin Kartasasmita pada 22 September 2000 menghukum Tommy dan Gelael masing-masing dengan hukuman 18 bulan penjara dan denda Rp 30,6 miliar. Namun Tommy kabur saat hendak dieksekusi.


Akhirnya, Kompol Tito bersama anak buahnya berhasil menangkap Tommy di sebuah rumah di kawasan Bintaro, Jakarta. Waktu itu Tommy telah berganti identitas dengan nama Ibrahim.


Sayangnya kerja keras pihak kepolisian nampaknya berbanding terbalik dengan putusan pengadilan. Sebagai otak pembunuhan, Tommy cuma dihukum 15 tahun penjara oleh hakim PN Jakarta Pusat.


Bahkan selama menjalani hukuman itu, vonis Tommy terus turun. Usai mengajukan Peninjauan Kembali (PK), Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan yang memimpin sidang kala itu meringankan hukumannya menjadi 10 tahun penjara.


Padahal, dalam persidangan terungkap Tommy terbukti menyimpan sejumlah senjata api dan bahan peledak, terlibat pembunuhan Syafiuddin, dan kabur saat ditahan. Pun hingga bebas Tommy cuma dipenjara 5 tahun. Sementara Noval dan Mulawarman divonis hukuman seumur hidup.




profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Te es dah pamitan sama keluarganya belom?

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
Koncong dan haroldjordan memberi reputasi
itu pembunuhan hakim oleh istri keduanya vonis hukuman mati padahal emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
broer_ipen dan 3 lainnya memberi reputasi
100 juta kagak bisa dinikmatin
emoticon-Cape deeehh
gak berani komen ah..
Ts karung ukuran berapa ?
Coba te es kalo keluar rumah nanti sering-sering nengok belakang. Kolong mobil periksain, sama rem juga msh Pakem ga.... Trs kalo masuk rumah sering-sering ngecek ada kawat tipis ga di pintunya
TS mending beli asuransi jiwa. Drpd zonk nanti...

Serius, mendingan ada warisan buat anak bini kan.
Gw cm baca aja.. ampun.. emoticon-Embarrassment
FUCK ORBA.... CENDANA PANCEN ASU
RIP tuk pak hakim Syafiuddin emoticon-norose
profile-picture
Koncong memberi reputasi
10 Ribu Dolar untuk Nyawa Hakim Agung Syafiuddin
tomy soharto emang dalangnya, ngapain pusing?? semua jga tau kecuali anak kecil,..emoticon-Leh Uga
10 Ribu Dolar untuk Nyawa Hakim Agung Syafiuddin


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di