CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Green Lifestyle /
Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f06ef87af7e9367086d9464/pengelolaan-sampah-di-indonesia-vs-negara-maju-miris

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 4
Kalo di tempat ane skrg masih banyak yg di campur aduk dan buang sembarangan.

Ane malah penasaran. Apakah ada tentang aturan produksi barang yg mengandung sampah macam plastik, botol dsb. Terus regulasi brg tersebut masuk ke suatu daerah kek mana aturannya. Karena pasti pengaruh ama lingkungan tsb. Dan tentunya kebijakan pemerintah yg ngebolehin masuk tu brg kek mana.

Mungkin buat yg bekerja di instasi2 terkait boleh share, kalo ada yg baca dan tahu.

Negara2 yg di share tsb di atas bagus sih. mereka tahu cara mengurus apa yg udah mereka produksi, sampahnya harus kmn udah ada aturan ketat. jadi gak terlalu berdampak ama lingkungan dan sekitarnya.
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Ane ikut komeng ya Gan, soalnya pernah dapat penjelasan dari dosen ane
Setau ane buat jadiin sampah organik jadi energi listrik, kan prinsipnya ada 2 ya:
1. Sampah->Biogas->Biogas menggerakkan turbin & generator -> Listrik
2. Sampah->Dibakar di Insinerator -> Listrik
Nah dari 2 opsi itu sama-sama nggak feasible secara ekonomi di Indonesia. Kenapa? Karena kalau misal jadi listrik, dimana listrik di Indonesia dimonopoli oleh PLN (harus dibeli & dijual oleh PLN), berarti harus dijual dong listriknya ke PLN. Nah masalahnya PLN nggak mau beli kalau harga listrik/kWh nya lebih tinggi dari TDL yang ditetapkan, padahal emang wajar harga energi terbarukan itu mahal dibanding fosil (batubara). Nah nggak cuman energi dari sampah, energi terbarukan lainnya (angin, solar, ombak) pun mengalami kendala yang sama, itu juga kenapa energi terbarukan susah berkembang di Indonesia, selalu kalah sama listrik-nya PLN yang bisanya dari PLTU batu bara yang harga jual listrik/kWh nya murah. Dari sini jadi sedikit yang mau investasi energi terbarukan di Indo, gara-gara kebijakan pemerintahnya kurang suportif. Dan PLT-Sampah yang ada pun akhirnya biasanya lebih ke fokus penelitian aja, bukan komersil.

Faktor lainnya adalah untuk opsi 1 membutuhkan lahan yang luas (buat menghasilkan si biogas itu), jadi otomatis butuh uang lagi buat tanah dsb.
Lalu untuk opsi 2, ini simple sih tinggal dibakar aja di insinerator terus energi panasnya buat gerakin turbin. Cuman energi density yang dihasilkan proporsinya rendah jadi nggak efisien, plus menghasilkan banyak produk samping berupa CO dan CO2. Nah ini malah jadi paradoks, mau nyelametin lingkungan dengan pemanfaatan sampah tapi disisi lain malah ngerusak lingkungan juga dengan nyumbang CO2.
Kalau di negara maju, pemerintahnya udah ngasih insentif buat energi terbarukan, bahkan kayak Jerman, Swiss, dan negara2 eropa utara sebagian besar kebutuhan listriknya disupply sama energi terbarukan. Jadi ini kembali lagi sih permasalahn di Indo tuh ke kebijakan pemerintah 😅
Duh maapin gan, ane komen panjang banget haha
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
pernah liat vlognya yg pembuangan sampah dikorea. emang sampe sedetail itu buat misahinnya.
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
waa pengelolaan sampahnya sampe detail yaa gaan.. mantap niih pemikirannya niih..
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
harusnya sih berawal dari pihak pemerintah, ketegasan dalam hukum, trus jg pengolahannya yang bener jng main timbun gtu aj. klo dari sisi warga harus terlatih jng buang sampah sembarang. uda gtu aj cukup
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
masalahnya di indo mayoritas sampahnya langsung masuk tpa
ga pake diolah lg
dikit bgt daerah yg punya fasilitas pengolahan sampah jd biogas,pupuk, recycle plastik dll
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
knp qt gak disiplin dg sampah, ya karna emg gak ad hukum yg tegas jd org pd sembarangan buang sampah, gak bs ada lahan kosong, wah bs jd spot baru buang sampah, mayan kan gak kluar duit tuk bayar petugas sampah bulanan. coba kalo tegas ama yg buang samapah sembarangan, misal didenda, dihukum sosial, atau apalah yg bs membuat jera, mgkn saja qt disiplin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kurangnya perhatian khusus terhadap masalah sampah yg bikin masalah di negara kita gk pernah selesai atau minimal membaik.. peran pemerintah dan masyarakat kita sangat rendah dlm mengatasi persoalan ini.. cuma sibuk kampanye sana sini mengajak menjaga lingkungan.. tp gk dibarengi dgn praktek yg jelas
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
hmmmm jauh
Klo org2 di negara maju lebih memahami etika dan jg sudah menjadi budaya mereka. Klo di indo jgnkan sampah, lalulintas aja sering dilanggar, apalagi soal protokol kesehatan wabah covid 19.
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
disini udah capek2 misahin, giliran diangkut malah dimasukin truk campur jadi satu lagi emoticon-Cape d...
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane pernh lihat tempat sampah dipisah organik dan non organik di taman2 di bandung. Saya biasakan memisah kan tp setelah dibuka , tempat sampahnya tdk ada sekat pemisahnya alhasil percuma aja , semua sampah di dalam akan nyampur
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
Wahhh keren keren banget dan disiplin pastinya dalam memisahkan berbagai jenis sampah. Semoga aja deh Indonesia juga bisa kaya gitu
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Itu udah dari sononya kalo mental disiplinnya beda
Harusnya petugas sampah gajinya udah 6-7 jt. Pasti lebih tertata san rapi
Di daerah saya, ada disediakan tempat sampah berdasarkan bahannya malah hilang alias dicuri
sampah tuh jd masalah klasik sebenernya, smpe skrg banyak yg ngulik kasus ini tp jg belom ada titik temunya. miris aja sih.. dr hal sederhana aja buang sampah aja dimari jg gak dibedain mana yg gampang terurai dan mana yg enggak. asal buang aja pokoknya
Sampah dari jaman kapan sampai sekarang yang diutamakan itu pengolahan perekrutan tukang sampahnya dulu baru bisa membangun birokrasi sampah secara menyeluruh. Menurut ane tukang sampah harus setingkat sarjana untuk bisa membandingi profesionalisme atau tidak terhadap pekerja yang bergelut dengan sampah
Diubah oleh goal481
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wahhh ini ketularan vs vs urbain nehhh admin
mantap emoticon-Jempol
Halaman 3 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di