CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengapa Felix Siauw Disukai?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0928e25cf6c431963fdb1c/mengapa-felix-siauw-disukai

Mengapa Felix Siauw Disukai?

Pertanyaan anak muda ini menarik untuk ditanggapi. Ia tampaknya mencoba memahami sisi lain dari sebuah fenomena yang tidak dilihat secara hitam putih. Pemahaman orang muda perkotaan terhadap sebuah fenomena memang sangat khas. Orang muda perkotaan cenderung melihat persoalan dengan mengesampingkan kelaziman.

Fenomena Felix Siauw memang tidak bisa dilihat dari kacamata doktrin keilmuan agama. Dari sisi ini, Felix sebenarnya sadar bahwa penguasaannya terhadap ilmu agama sangat minim. Ia juga tahu bahwa ia tidak akan bisa menjawab pertanyaan tentang hikmah ditempatkannya isim maf’ul dan isim fa’il secara bersamaan di akhir surat al-fatihah. Tapi, perlu untuk dicatat di sini, Felix tahu apa yang tidak begitu diperhatikan para pengkritiknya.

Felix Siauw merupakan representasi dari fenomena gerakan kalangan modernis untuk menjadikan Islam sebagai sumber pembicaraan masa depan. Islam pada masa depan (the future Islam) adalah Islam yang bukan saja menjadi komplemen dari panggung kontestasi politik global tapi menjadi penguasa panggung itu sendiri.

Sampai di sini, yang dijadikan sebagai modal adalah keberanian dan kesanggupan untuk bertarung, bukan pembacaan yang tuntas terhadap turats. Felix Siauw, dan begitu juga dengan kalangan modernis lainnya, mempunyai modal tersebut.

Pembicaraan tentang masa depan Islam memang akan selalu menjadi pembicaraan yang mengundang ketertarikan umat Islam. Pembicaraan tentang “the future Islam” ini menjadi semacam obat bagi umat untuk keluar dari persoalan yang membelenggu mereka selama bertahun-tahun.

Jika kalangan modernis lain menggambarkan masa depan Islam itu dalam bentuk penguasaan atas lembaga-lembaga kekuasaan, Felix Siauw–bersama HT–mensimplifikasi Islam masa depan itu melalui gambaran tentang khilafah islamiyah yang membentang dari Maroko hingga Merauke.

Bombastis? Ya memang bombastis. Mustahil? Memang mustahil. Felix Siauw, Ismail Yusanto, dan bahkan Taqiyuddin Nabhani pun mengakui ide khilafah bombastis dan mustahil secara manusiawi. Tapi persoalannya tidak berhenti di situ. Persoalannya terletak pada bagaimana isu-isu yang dilempar itu mampu melahirkan posisi tawar (bargaining position). Untuk keperluan itu, strategi marketing menjadi sangat dibutuhkan dibandingkan melakukan penguatan epistemologi.

Maka dari itu, kita bisa lihat bagaimana Felix Siauw begitu piawai memainkan komunikasi marketing ketika menyampaikan visi the future Islam. Setiap narasi yang dikemukakannya selalu mengundang ketertarikan orang muda. Felix berbicara tentang semua yang berhubungan dengan kebutuhan orang muda, mulai dari bisnis, membangun relasi, hingga mencari jodoh. Paparan-paparan yang disajikannya dianggap selalu memberi solusi atas kebuntuan yang dihadapi orang muda perkotaan. Secara substansi, bahasan-bahasan yang diangkat Felix tidak berbeda dengan bahasan yang diangkat Gus Miftah. Hanya dalam soal strategi marketing dan packaging tim manajemen Felix Siauw lebih unggul daripada tim manajemen Gus Miftah.

Jika Felix dan HTI-nya mampu “menjual” tema masa depan Islam, lalu isu apa yang akan “dijual” oleh para muballigh NU? Sekali lagi ini tentang marketing. Sampai hari ini, belum ada rumusan marketing yang jelas dari NU sebagai jama’ah ketika akan berbicara di tengah masyarakat perkotaan.

Fokus pembicaraan Nahdliyyin tentang dakwah masih berkutat pada nostalgia alam pedesaan yang damai dan tenang, karomah kiai, dan pengalaman semasa mondok. Islam dalam pembicaraan kalangan muballigh Nahdliyyin adalah Islam yang berhenti pada abad ke-5 Hijriyyah atau yang berhenti pada masa para kiai pendiri NU. Hingga saat ini belum terdengar pembicaraan the future Islam versi muballigh Nahdlatul Ulama. Padahal, untuk ke arah sana NU mempunyai resources yang sangat berlimpah.

https://klikanggaran.com/opini/menga...w-disukai.html

Setiap masa ada yg populer ada yg turun bukan cuma ustadz tapi juga artis, produk, jasa, politikus dll.. sudah biasa itu.. tergantung bagaimana seseorang dapat berubah mengikuti perkembangan zaman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
joesatriyono dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
karena koko Felix mualap yg tinggi ilmu agama, kajian fiqih, jago ngaji dan khatam Quran gan emoticon-Blue Guy Peace
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Diubah oleh t.prima.causa
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yang suka ya die die juga emoticon-Leh Uga
profile-picture
junaedi1982new memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
siapa? gak kenal



#batakolektor
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Mengapa Felix Siauw Disukai?
Ferrr kaferrr emoticon-Wakaka
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
KARENA SUKA MAKAN KWETIAW!
emoticon-Betty
terbukti memang babi itu enak kan ?
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
karena ustad indie, mantan mulap kmren sore
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
ngustad mualaf lebih superior emoticon-Leh Uga
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Mengapa Felix Siauw Disukai?
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan gembaladomba666 memberi reputasi
Hayai htiemoticon-cystg
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Krn org bodoh menyukai org bodoh jg
NU musti didik ustadz milenial bre
the middle man habib husein djafar, agama akal tv rikal dikri, bagus2 semua itu.
Baru tau ternyata future islam itu going to the past.... And the failed past
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
siapa yg suka ama dia?
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
yang suka siapa?
ane biasa aja. Kagak tahu juga, apalagi kenal
Bawah ane mungkin suka ama dia emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
pertotperbaik dan galuhsuda memberi reputasi
Islam akan menguasai dunia, oke ane setuju emoticon-Big Grin
Tapi bayangin saja lah ketika bangsa Korea, Jepang, cinak dan barat semuanya tiba2 jd mualaf
Pribumi tetep ada di kasta terbawah secara umum....
Tetep kalah saing dan tersisih emoticon-Big Grin
Gimana enggak...
Yg sebelumnya pribumi mennag ma kafir cinak gara2 muslim dan cinak kafir
Sekarang tidak ada lagi tembok pemisah
Lha iya pasti pilih yg lebih pintar dan muslim lah bos...
Diubah oleh xrm
karena senang ditipu oleh seiman

emoticon-Salaman
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di