CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun Maria Pauline Lumowa Ternyata Sempat Melawan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f06609ce83c724c3d099dd0/pembobol-bank-bni-rp17-triliun-maria-pauline-lumowa-ternyata-sempat-melawan

Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun Maria Pauline Lumowa Ternyata Sempat Melawan

Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun Maria Pauline Lumowa Ternyata Sempat Melawan


KOMPAS TV - Tersangka pembobol Bank BNIMaria Pauline Lumowa, ternyata sempat melakukan perlawanan sebelum diekstradisi ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya 17 tahun silam.

Seperti diketahui, pada 2003 Maria Pauline Limowa bersama rekannya Adrian Waworuntu membobol bank pelat merah mencapai Rp1,7 triliun.
Sebelum dibawa pulang ke Indonesia, wanita kelahiran Paleloan, Sulawesi Utara, pada 27 Juli 1958 tersebut sempat mengajukan permohonan agar tak diekstradisi.

“Sempat ada upaya hukum dari Maria Pauline Lumowa untuk melepaskan diri dari proses ekstradisi,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, melalui keterangan resmi yang diterima pada Kamis (9/7/2020).

Namun, kata Yasonna, upaya Maria Pauline Lumowa gagal setelah pemerintah Indonesia lewat Menkumham terus melakukan lobi tingkat tinggi kepada pihak pemerintah Serbia untuk mengekstradisi Maria.

"Indonesia dan Serbia memang belum saling terikat perjanjian ekstradisi, namun lewat pendekatan tingkat tinggi dengan para petinggi pemerintah Serbia dan mengingat hubungan sangat baik antara kedua negara, permintaan ekstradisi Maria Pauline Lumowa dikabulkan,” ujar Yasonna

Yasonna diketahui melakukan kunjungan bersama sejumlah delegasi Indonesia ke Serbia sejak Sabtu (4/7/2020) lalu.

Dari kunjungan tersebut, ternyata membawa kabar baik. Selain melakukan kerja sama bilateral di berbagai sektor, terutama hukum dan hak asasi manusia, dalam delegasi yang dipimpin Yasonna juga berhasil menyelesaikan proses ekstradisi buronan Maria Pauline Lumowa.

"Dengan gembira saya menyampaikan bahwa kami telah secara resmi menyelesaikan proses handing over atau penyerahan buronan atas nama Maria Pauline Lumowa dari pemerintah Serbia," ujar Yasonna.

Delegasi Indonesia pimpinan Yasonna Laoly direncanakan membawa sekaligus Maria ke Indonesia pada Kamis (9/7/2020) pagi.

Rencananya, wanita buronan asal Sulawesi Utara itu akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Yasonna mengungkapkan keberhasilan proses ekstradisi ini tak lepas dari diplomasi hukum dan hubungan baik antara kedua negara.

“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan cukup panjang,” ujar Yasonna.

Seperti diketahui, Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif.

Pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003, Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro atau sama dengan Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.



https://www.kompas.tv/article/92576/...k-diekstradisi

akhirnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pt.tsm.import dan 51 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.HQ
Halaman 1 dari 9
Okey, lalu?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chamberfire dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Uangnya sudah habis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fengfu dan 8 lainnya memberi reputasi
Paling dpt hukuman 10 thn, trus dapat remisi.itung-itung paling banter 5 thn di jeruji besi,dengan layanan vip tentunya.
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mvpwiz2 dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
akibat paham pantek.. kelakuannya selalu.. emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nikkie dan 9 lainnya memberi reputasi
wah jumlah yang fantastissssss
profile-picture
entop memberi reputasi
Apresiasi atas upaya dari Kemenkumham yang telah melakukan lobi tingkat tinggi kepada pihak pemerintah Serbia untuk mengekstradisi Tersangka pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bawonsukarto dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
wiidih sampe serbia

lagian itu bni kasusnya gimana sih?
aset fiktif buat jaminan?
profile-picture
profile-picture
jerrystreamer1 dan entop memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ini terlalu enak kalau cuma dihukum seumur hidup atau hukuman mati

Ane mengusulkan dihukum dipermalukan seumur hidup. Telanjangi, kasih ikat leher anjing, suruh keliling kota setiap hari sampai dia mati sendiri.

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chuwa23 dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
17 tahun dah abis hasil korupsina...mo di hukum mati juga ndak ada guna...suruh kerja bakti se umur hidup ngelapin monas aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ninipara dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh evil_cat
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Sisa berapa tuh duitnya?
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan entop memberi reputasi
1.7 T 2003 = brp ya 2020? emoticon-Bingung gede bgt coy emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyong.eq dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
hilih, Indonesia itu surganya para koruptor.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oke.oce dan 3 lainnya memberi reputasi
waduh pelakunya pasti kadrun antek HTI emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
itungannya luar biasa sich nangkep buron yg ngga ada hubungan ekstadisi, soal duit abis bisa jadi juga makanya dilepas serbia hehe, kalo dagh ngembat sampai segitu banyak otaknya tokcer minimal di invenstasikan ke bentuk lain mungkin ini juga yg dikejar pemerintah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan 7 lainnya memberi reputasi
Extraordinary..
Terimakasih pak Yasona..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 2 lainnya memberi reputasi
uda 17 tahun uda tinggal cerita aja nih emoticon-Wink
profile-picture
profile-picture
bhumbhazta dan entop memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
inget nih ini kasus.... 2003 jamannya megawati, banyak ditipu pengusaha2 n bankir2 yg nge garong duwit negara emoticon-Blue Guy Bata (S)



5 Koruptor dengan jarahan terbesar di Indonesia


Indonesia memiliki sejarah kelam tentang korupsi. Banyak para pelaku tindakan kejahatan korupsi ini yag tertangkap, tapi banyak pula yang setelah tertangkap kemudian misterius. Entah menghilang kemana. Seringkali pula, ketika para koruptor ini tertangkap, sebelum di meja hijaukan keburu lenyap seperti di telan bumi. Padahal korupsi itu tindakan itu menyengsarakan rakyat, karena yang uang yang dikorupnya itu adalah uang negara. Yaitu uang dari rakyat untuk kesejahteraan rakyat. Berikut ini 5 koruptor kakap dengan uang jarahan paling besar di Indonesia.

Namaemoticon-Big Grinavid Nusawijaya (Ng Tjuen Wie)Tempat, tgl lahir:Jakarta, 27 September 1961Jabatan Terakhiremoticon-Big Grinirektur Utama Bank Umum ServitiaNilai Korupsi:Rp 1,2 triliunKeterangan:- David Nusa Wijaya (lahir di Jakarta, 27 September 1961; umur 55 tahun dengan nama Ng Tjuen Wie) adalah seorang pengusaha Indonesia. Ia adalah Direktur Utama Bank Umum Servitia (BUS) pada tahun 1998-1999 dan merupakan terpidana dalam kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) BUS sejumlah Rp. 1,291 triliun.  - Pada 11 Maret 2002, Pengadilan Negeri Jakarta Barat menghukumnya tiga tahun penjara. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Jakarta pada 21 Mei 2002 memvonisnya dengan empat tahun penjara, disertai denda dan pembayaran uang pengganti.  - Kemudian pada 23 Juli 2003, Mahkamah Agung memvonisnya hukuman penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp. 30 juta serta membayar uang pengganti sebesar Rp 1,291 triliun, namun David berhasil melarikan diri sebelum dieksekusi dan menjadi salah seorang 12 buronan kakap Indonesia yang berada di luar negeri. Dalam sebuah operasi yang dilakukan Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) pada 13 Januari 2006 di Amerika Serikat, ia berhasil ditangkap dan dikembalikan ke Indonesia empat hari kemudian.Sumber foto:tokohkita.com



Nama:Andrian Kiki AriawanTempat, tgl lahir:Jakarta, 28 April 1944Jabatan Terakhiremoticon-Big Grinirektur Utama PT Bank SuryaNilai Korupsi:Rp 1,5 triliunKeterangan:- Sekitar tahun 1989 s/d 1998 bertempat di Kantor PT. Bank Surya di Jl. Thamrin Kav. 9 Jakarta Pusat, terpidana Bambang Sutrisno bersama terpidana Andrian Kiki Ariawan telah merugikan keuangan negara dengan cara memberikan persetujuan kredit kepada 166 perusahaan yang dibentuk oleh dan atau dibawah kendali Bambang Sutrisno yang tidak melakukan kegiatan operasional/paper company. Pada kasus ii  negara dirugikan hampir Rp 2 triliun.  - Andrian disidangkan secara In Absentia dan tidak dapat dieksekusi badan berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 71/Pid/2003/PT.DKI tanggal 2 Juni 2003 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena yang bersangkutan melarikan diri ke Australia.   - Akhirnya, Andrian bisa diekstradisi dari Australia ke Indonesia. Penyerahan Adrian Kiki Ariawan dari Pemerintah Australia kepada Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Escorting Officers dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2014 bertempat di dalam Pesawat Garuda. Dalam perjalanan dari Perth, Australia ke Indonesia, Adrian Kiki Ariawan dikawal oleh Escorting Officers yaitu AKBP Dadang Sutrasno dan AKBP Jajang Ruhyat, yang keduanya adalah perwira pada NCB INTERPOL Indonesia.Sumber foto:interpol.com



Nama:Maria Pauline LumowaTempat, tgl lahir:Paleloan, 27 Juli 1958Jabatan Terakhir:Pemilik PT Gramarindo Mega IndonesiaNilai Korupsi:Rp 1,7 triliunKeterangan:- Maria Pauline Lumowa terlibat kasus pembobolan BNI melalui L/C bodong senilai Rp 1,7 triliun yang melibatkan sejumlah bankir dan pengusaha lainnya. Kasus Pauline ini kemudian menyeret Komjen Pol. Suyitno Landung dengan tuduhan menerima suap mobil dan Brigjen Pol. Samuel Ismoko yang menerima cek dari Adrian Waworuntu, koleganya Maria Pauline. Selanjutnya Hakim Ibrahim juga ikut terseret kasus ini karena tertangkap tangan oleh petugas KPK , sesaat setelah menerima tas plastik berisi uang Rp 300 juta.  - Pembobolan itu dilakukan dengan pengajuan 41 L/C, yang dilampirkan dengan delapan dokumen ekspor fiktif, yang seolah-olah perusahaan itu telah melakukan ekspor. Maria Pauline Lumowa melarikan diri ke Singapura sebelum kemudian diketahui menetap di Negeri Kincir Angin. Maria Pauline saat ini bermukim dan menjadi warga negara Belanda  Pemerintah Indonesia dipastikan tidak dapat melakukan ekstradisi terhadap Maria Pauline Lumowa.  Pasalnya, ternyata Maria telah resmi menjadi warga negara Belanda.Sumber foto:youtobe.com



Nama:Eko Adi PutrantoTempat, tgl lahir:Jakarta, 09 Maret 1967Jabatan Terakhir:Komisaris Bank BHSNilai Korupsi:Rp 2,659 triliunKeterangan:- Eko merupakan salah satu direktur BHS. Dia adalah anak dari Hendra Rahardja pemilik BHS. Eko yang terlibat dalam korupsi BLBI Bank BHS, divonis 20 tahun penjara dan harus membayar denda sebesar Rp 30 juta. Kasus korupsi Eko ini diduga merugikan negara mencapai Rp 2,659 triliun. Ia melarikan diri ke Singapura dan Australia. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis in abenstia 20 tahun penjara.  - Modus yang dipakai dalam kejahatan korupsinya adalah, pemberian kredit kepada perusahaan group. Selain itu juga memberikan persetujuan untuk memberikan kredit kepada 28 lembaga pembiayaan yang ternyata merupakan rekayasa. Karena kredit tersebut oleh lembaga pembiayaan disalurkan kepada perusahaan group dengan cara dialihkan /disalurkan dengan menerbitkan giro kepada perusahaan group, tanpa melalui proses administrasi kredit dan tidak dicatat /dibukukan dan selanjutnya beban pembayaran lembaga pembiayaan kepada PT. BHS dihilangkan dan dialihkan kepada perusahaan group.  - Eko Adi Putranto disidangkan secara In Absentia, tidak dapat di eksekusi badan sesuai putusan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 125/PID/2002/PT. DKI tanggal 8 Nopember 2002 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena terpidana melarikan diri. Posisi akhir di Australia Barat.Sumber foto:kejari-negara.go.id



Nama:Eddy Tansil (Tan Tjoe Hong)Tempat, tgl lahir:Makassar, Sulawesi Selatan, 2 Februari 1953Jabatan Terakhir:Pemilik Golden Key GroupNilai Korupsi:Rp 9 triliunKeterangan:- Eddy Tansil atau Tan Tjoe Hong atau Tan Tju Fuan adalah seorang pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa yang melarikan diri dari penjara Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, pada tanggal 4 Mei 1996 saat tengah menjalani hukuman 20 tahun penjara karena terbukti menggelapkan uang sebesar 565 juta dolar Amerika (sekitar 1,5 triliun rupiah dengan kurs saat itu) yang didapatnya melalui kredit Bank Bapindo melalui grup perusahaan Golden Key Group.  - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghukum Eddy Tansil 20 tahun penjara, denda Rp 30 juta, membayar uang pengganti Rp 500 miliar, dan membayar kerugian negara Rp 1,3 triliun. Sekitar 20-an petugas penjara Cipinang diperiksa atas dasar kecurigaan bahwa mereka membantu Eddy Tansil untuk melarikan diri. Sebuah LSM pengawas anti-korupsi, Gempita, memberitakan pada tahun 1999 bahwa Eddy Tansil ternyata tengah menjalankan bisnis pabrik bir di bawah lisensi perusahaan bir Jerman, Becks Beer Company, di kota Pu Tian, di provinsi Fujian, China.  - Pada tanggal 29 Oktober 2007,  sebuah tim gabungan dari Kejaksaan Agung, Departemen Hukum dan HAM, dan Polri, telah menyatakan bahwa mereka akan segera memburu Eddy Tansil. Keputusan ini terutama didasari adanya bukti dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) bahwa buronan tersebut melakukan transfer uang ke Indonesia satu tahun sebelumnya. Akhir 2013, Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa Eddy Tansil telah terlacak keberadaannya di China sejak tahun 2011 dan permohonan ekstradisi telah diajukan kepada pemerintah China.Sumber foto:wawker.com
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh laziale.id
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
17 tahun yg lalu ? kalo ngambil kpr uda lunas kali yah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fauziiaraxii dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Coba cek agamanya apaan?mungkin sudah sesuai manual booknya





profile-picture
profile-picture
profile-picture
threght dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
cek saat korupsi presidennya siapa..emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di