CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saking Kotornya, Pengerukan Sungai Menjijikkan Penuh Sampah Belum Tuntas
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f00787eaf7e936fc56a140a/saking-kotornya-pengerukan-sungai-menjijikkan-penuh-sampah-belum-tuntas

Saking Kotornya, Pengerukan Sungai Menjijikkan Penuh Sampah Belum Tuntas

Saking Kotornya, Pengerukan Sungai Menjijikkan Penuh Sampah Belum Tuntas

Pasuruan - Pengerukan sampah sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan belum selesai.

Pengerukan memakan waktu lama karena begitu banyaknya sampah.
Pengerukan sampah yang menutupi sungai dilakukan sejak Kamis (25/6) dan dijadwalkan tuntas dalam sepekan. Namun hingga hari ke-10, pengambilan sampah belum kelar.

"Yang di selatan sebagian sudah bersih. Saat ini dilakukan pengerukan tanah di muara," kata Camat Lekok, Fauzan, Sabtu (4/7/2020).

Pengerukan tanah di muara untuk memperdalam sungai. Sehingga sampah dari selatan bisa terbawa arus ke muara.

"Di muara dikeruk tanahnya biar dalam agar sampah yang dari sungai bisa masuk ke muara, baru diambil. Kalau nggak gitu nggak bisa jalan," terang Fauzan.

Fauzan belum memastikan kapan sungai bersih dari sampah. Pengerukan dilakukan setiap hari. Sampah yang dikeruk dari sungai diangkut truk-truk kemudian dibawa ke TPA.

"Belum tahu kapan selesai. Pokoknya dikerjakan sampai selesai," pungkasnya.

Sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, tertutup sampah, selama bertahun-tahun. Warga terbiasa membuang sampah ke sungai karena tidak ada TPS.

Sampah yang ada di sungai tersebut berasal dari warga Desa Tambak Lekok dan desa lain di sisi selatan, seperti Jatirejo, Tampung, Branang, dan Balonganyar.

Sampah yang menutup sungai berasal dari limbah rumah tangga seperti plastik, kertas, popok, kain, bahkan banyak terdapat kasur, bantal hingga televisi. Selain itu, kotoran sapi juga dibuang ke sungai.

(iwd/iwd)

https://m.detik.com/news/berita-jawa...=wp_hl_terkait
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 2 lainnya memberi reputasi
Perkenankan saya untuk kasih saran; jika ada orang yg suka buang sampah sembarangan (terutama di sungai), lebih baik sampahnya dimasukkin lalu ditelan paksa ke dalam tubuh orang tersebut...

Karena untuk membersihkannya butuh waktu yang lama, sedangkan untuk mengotorinya tak lebih dari 1 menit...

Itu yang membuat saya murka... emoticon-Marah
profile-picture
dramango2773 memberi reputasi
Diubah oleh Spriggan13
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bukan di jakarta

Cebong2 buzzer bayaran ga akan post disini
profile-picture
profile-picture
.noiss. dan yxgk memberi reputasi
Lemparin lagi sampah2nya ke desa2 yg suka buang sembarangan

emoticon-Cool
membuang sampah di sungai itu kearifan lokal indonistan. emoticon-Blue Guy Smile (S)
sungai bersih
kaga ada sampah
kaga asyiiiikkk


emoticon-Wakaka
Eewww
kebersihan sebagian dari iman katanya?
taunya kalo kagak teriak allah muakbar ya teriak jihad emoticon-Ngakak
Jatim oh Jatim emoticon-Ngakak
Heran padahal udah berpuluh2 tahun diajari, udah berganti generasi beberapa kali, tapi tetap sj kelakuan gini tidak berubah...apa memang otaknya udah terprogram untuk mereject segala input untuk bersih.....padahal gue yakin mereka tahu kelakuan gitu merugikan sendiri tapi herannya kenapa tetap aja dilakukan, klo korupsi gue masih bisa paham kenapa orang melakukan, klo buang sampah dimana letak keuntungannya? Bingung
Post ini telah dihapus oleh KS06
Gile sampah kasur sampe tv ada di sungai.
manusia itu sumber penyakit. populasi manusia kayanya emang perlu ditekan deh. tapi serba salah juga... geng kadrun beranak seenak udel sendiri emoticon-Nohope
pasuruan kawasan tapal kuda kaum thelook lemack yg terkenal susah di atur. .emoticon-Leh Uga
Lumayan nih dikeruk. Mudah2an segera ditiru ibukota
Buat manusia di Indonesia itu yang dipikirkan cuma lingkungan kecilnya, yaitu rumah dan Mobil.
Jadi mereka rumah bisa bersih, tapi lingkungan sekitar kotor tidak peduli.
Bisa dilihat di kota saja, contoh ruko2 di Boulevard Kelapa Gading, itu bisa buang limbah pas didepan ruko persis, kebanyakan restoran, limbahnya bau dan dari trotoar bisa kecium baunya. Cuma didalam restoran rata2 bersih.
Jadi tidak di desa dan kota untuk masalah lingkungan masyarakat Indonesia sangat jauh tertinggal. Pola pikir nya masih mirip Negara terbelakang


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di