- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Interpol Tolak Permintaan Iran untuk Tangkap Donald Trump


TS
Akong.Cinconk
Interpol Tolak Permintaan Iran untuk Tangkap Donald Trump

Keinginan Iran agar Interpol membantu menangkap Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tampaknya harus pupus.
Pihak Kepolisian Dunia itu menolak untuk memberikan red notice kepada Trump, terkait keterlibatannya membunuh Jenderal Qassim Soleimani.
Sebelumnya, pihak Iran telah mengeluarkan surat penangkapan untuk Trump karena membunuh sosok penting di militer negara Asia Barat itu.
Jaksa Iran, Ali Alqashimer mengeluarkan surat penangkapan untuk Trump dan 35 orang lainnya yang dianggap terlibat dalam pembuhan Soleimani, Januari lalu.
Pada surat penangkapan tersebut, Trump dan ke-35 orang itu dituduh telah melakukan pembunuhan dan aksi terorisme.
Alqashimer pun menegaskan telah meminta Interpol mengeluarkan red notice untuk Trump dan ke-35 orang tersebut.
Red notice adalah permintaan formal kepolisian dunia untuk menangkap pelaku kriminal yang diinginkan negara lain.
Tetapi seperti dikutip The Guardian, Interpol menegaskan tak akan mengabulkan permintaan Iran.
“Itu tak lantas memaksa otoritas penegak hukum di negara mana pun untuk menangkap seseorang yang menjadi subyek red notice,” bunyi pernyataan pihak Interpol.
Soleimani yang merupakan pemimpin pasukan elit Iran, Quds, dibunuh pada 3 Januari lalu lewat serangan drone di Bandar Baghdad, Iraq.
Pihak AS mengatakan Soleimani tengah merencanakan serangan teroris kepada pasukan AS di wilayah tersebut.
Terbunuhnya Soleimani membuat hubungan AS dan Iran semakin memanas. Iran kemudian merespon pembunuhan tersebut dengan menembakan misil ke target AS di Irak.
Pihak Kepolisian Dunia itu menolak untuk memberikan red notice kepada Trump, terkait keterlibatannya membunuh Jenderal Qassim Soleimani.
Sebelumnya, pihak Iran telah mengeluarkan surat penangkapan untuk Trump karena membunuh sosok penting di militer negara Asia Barat itu.
Jaksa Iran, Ali Alqashimer mengeluarkan surat penangkapan untuk Trump dan 35 orang lainnya yang dianggap terlibat dalam pembuhan Soleimani, Januari lalu.
Pada surat penangkapan tersebut, Trump dan ke-35 orang itu dituduh telah melakukan pembunuhan dan aksi terorisme.
Alqashimer pun menegaskan telah meminta Interpol mengeluarkan red notice untuk Trump dan ke-35 orang tersebut.
Red notice adalah permintaan formal kepolisian dunia untuk menangkap pelaku kriminal yang diinginkan negara lain.
Tetapi seperti dikutip The Guardian, Interpol menegaskan tak akan mengabulkan permintaan Iran.
“Itu tak lantas memaksa otoritas penegak hukum di negara mana pun untuk menangkap seseorang yang menjadi subyek red notice,” bunyi pernyataan pihak Interpol.
Soleimani yang merupakan pemimpin pasukan elit Iran, Quds, dibunuh pada 3 Januari lalu lewat serangan drone di Bandar Baghdad, Iraq.
Pihak AS mengatakan Soleimani tengah merencanakan serangan teroris kepada pasukan AS di wilayah tersebut.
Terbunuhnya Soleimani membuat hubungan AS dan Iran semakin memanas. Iran kemudian merespon pembunuhan tersebut dengan menembakan misil ke target AS di Irak.
S u m u r




BPLN.Ahyan dan ex.babuCCP memberi reputasi
2
769
6


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan