CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Poligami Dilegalkan Hingga Muncul Kelas Poligami, Bagaimana Perempuan Menghadapinya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef0a303a2d195572110d49e/poligami-dilegalkan-hingga-muncul-kelas-poligami-bagaimana-perempuan-menghadapinya

Poligami Dilegalkan Hingga Muncul Kelas Poligami, Bagaimana Perempuan Menghadapinya?

Tampilkan isi Thread
Halaman 13 dari 13
sebenernya menarik sih melihat pandanan perempuan soal poligami.. ane pernah nonton dokumenter vice Indonesia yang soal poligami, tapi si perempuan yang diwawancarai kayak enggak lepas emoticon-Sorry

lagian dari sekian banyak ibadah dan sunnah, kenapa poligami yang kayaknya yang sering jadi polemik dan bahkan sampai harus bikin kelasnya hehehe emoticon-Bingung
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
wkwkwkw namanya ada yang pakai coach, plus gelar praktisi wkwkwk
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
topik yang hangat
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Satu aja belum dapet 🥴

Tapi ga taulah, punya pacar satu trus mau main hati sama yg lain aja rasanya hati ini menolak. Bukan sok suci tapi masalah hati nurani
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Menurut ane selama kedua belah pihak suami dan istri yang dimadu rela dan mampu secara ekonomi. Dilakukan dengan cara yg sah, boleh-boleh aja sih. Terus kalau gak mau dimadu yang para sistah punya hak juga untuk menolak. Asal jangan memaksakan pemikiran kita sama orang lain.
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
bek tu de jaman bahula
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Surgaaa
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
dalam islam itu poligami itu boleh dilakukan asalkan memenuhi syarat2nya. tapi terlepas itu kita klo mau poligami ya ga da ketentuan spt harus menikahi janda tua atau harus menikahi yg ekonominya harus dibantu.

klo ada yg poligami sama gadis muda ya ga masalah asal sama-sama sepakat dan tidak melanggar aturan poligami.

klo masih ada islam yg komplen dan ga terima berarti islamnya patut dipertanyakan.

dan dikembalikan ke masing2 mau poligami atau enggak, itu hak masing masing
padahal kalau poligami harusnya niatnya untuk membantu wanita yang dianggap sulit memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri contohnya janda yang sudah lanjut usia, penyandang disabilitas dll
klo aku pengusaha layanan komunikasi online DOGEM (dalam rancangan kelanjutan pemenuhan pengerjaan)

aku gak mempermasalahkan POLIGAMI mestinya karena aku adalah seorang Libertarian.

layanan DOGEM malahan juga dibuat untuk mereka yg dgn keteraturan single parents.
dimana seorang ayah/ibu dari anak yg gak lagi menikah adalah dgn kesiapan untuk memenuhkan keteraturan sementara
apakah akan menjagakan rencana hubungan kencannya.

tp itu memang duluannya ttg mereka yg mestinya dgn kesiapan.
bedakan dgn keteraturan yg gak dipenuhkan.

layanan DOGEM dilengkapi fitur mutakhir dimana pengguna akan pada kesempatan selebihnya untuk memenuhkan tasks of evaluation
as appealing presence of parties within the page of personal message as release with the network.


masa efisiensi dimana pengguna bukan akan merasa bingung ttg siapa, berapa banyak dari mereka, dimana dan pada pesan tertentu mereka datang untuk memoderasi.

resiko dari keputusan kedatangan online dengan bukan lebih memperhatikan masa evaluasi dari kedatangan bersama pada jaringan
akan melebihkan worse on waste with resource on release as expends of approach.

jadinya bolos sekolah/kerja karena tertahan bad mood sewaktu akan berkencan online.

siapa yg akan menggantikan peran peram pemimpin sewaktu generasi muda gak baik dgn kesiapannya

maka kubuat rencana project DOGEM.
1 aja susah dapet malah ngeliat thread ini pula
Ckckckck... emang dah sah secara hukum legal? 🤔
menurutku itu boleh² aja tapi untuk si suami harus benar-benar adil. lah percumakan kalo yang ikut kelas gituan kalo si suami gajinha kecil dan kurang nya dalam bersikap adil. nantinya gak malah enak tapi malah susah😂
boro2 poli, 1 aja belum keliatan batang idung nye jon emoticon-Mewek
Halaman 13 dari 13


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di