CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Usai Ikut CFD Ditemukan 5 Warga Reaktif,Perlukah Tes Virus Corona Puluhan Ribu Orang?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef2c32882d49527bc433326/usai-ikut-cfd-ditemukan-5-warga-reaktifperlukah-tes-virus-corona-puluhan-ribu-orang

Usai Ikut CFD Ditemukan 5 Warga Reaktif,Perlukah Tes Virus Corona Puluhan Ribu Orang?

Usai Ikut CFD Ditemukan 5 Warga Reaktif,Perlukah Tes Virus Corona Puluhan Ribu Orang?

Suara.com - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat resmi dibuka pada Minggu (21/6/2020) di tengah masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Sejumlah warga antusias memadati kawasan tersebut. Dalam sejumlah gambar yang diabadikan CFD saat minggu lalu relatif ramai dipadati oleh masyarakat yang diklaim pemprov sebanyak puluhan ribu orang.

Lantas, perlukah kita untuk melakukan tes virus corona setelah menghadiri sebuah acara dengan banyak orang seperti CFD tadi?

Sejumlah warga berolahraga di Jalan M.H Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dilansir dari Healthline, menurut Jason Yang, PhD, asisten profesor di Sekolah Kedokteran Rutgers New Jersey, pemahaman kita tentang Covid-19 masih terus berkembang.

Namun, konsensus ilmiah saat ini adalah bahwa pertemuan publik besar apa pun akan membahayakan kita.

Baca Juga:Mengapa Jaga Jarak 1,5 Meter Dianggap Mampu Tangani Virus Corona?

Bahkan jika orang saat ini tidak menunjukkan gejala, mereka masih mampu menularkan virus, jelasnya.

Yang mengatakan bahwa seorang harus segera dites jika mengetahui bahwa telah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang baru-baru ini dites positif.

Mereka juga sebaiknya dites jika mulai mengalami Covid-19 gejala, seperti batuk, sesak napas, atau demam.

Baca Juga:Kasus Virus Corona di Malaysia Sudah Lebih dari 8.500

Namun, jika Anda baru-baru ini menghadiri acara besar dan padat seperti protes atau pertemuan serupa, Yang merekomendasikan menunggu seminggu sebelum diuji.

"Masa inkubasi untuk virus SARS-CoV-2 adalah 1 hingga 2 minggu, jadi diuji segera setelah ... dapat memberikan hasil negatif palsu," jelasnya.

Yang mencatat bahwa tidak ada panduan resmi tentang kapan Anda harus mengisolasi diri.

Namun, ia merasa akan lebih baik untuk mengisoasi diri jika berada di pertemuan yang ramai, terutama jika ada orang di sekitar Anda yang tidak mengenakan penutup wajah.

Brian Labus, PhD, MPH, asisten profesor di Universitas Nevada, Las Vegas School of Public Health, lebih lanjut menjelaskan bahwa mengisolasi diri setelah peristiwa besar menjadi penting karena Anda mungkin tidak dapat mengetahui siapa lagi di acara itu yang terinfeksi. 

Selain itu, Labus mengatakan isolasi diri itu penting jika Anda tinggal dengan seseorang yang berisiko tinggi untuk penyakit serius atau rawat inap.

Untuk mengasingkan diri, Labus mengatakan Anda harus tetap di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain - termasuk mereka yang tinggal di rumah Anda - selama 14 hari setelah paparan.

"Jika Anda belum mengembangkan penyakit pada akhir empat belas hari, Anda tidak mungkin melakukannya," katanya.

Sumur
https://www.suara.com/health/2020/06...bacajugabody_1

Efek kejut yang kesekian kalinya
setelah keramaian pasar Tanah Abang jelang lebaran, pembatasan MRT,TransJ.
Dipikir kaga ada konsekuensi nya kali ya. 1 orang orang tanpa gejala (otg) di kerumunan 40 ribu orang yg kaga jaga jarak, corona be like :what the hell emoticon-Ngakak (S)

Gampang buat kadroon, ini karna new normal jokowi.. lagi2 salawi.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
decodeca dan nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh ikardus
Usai Ikut CFD Ditemukan 5 Warga Reaktif,Perlukah Tes Virus Corona Puluhan Ribu Orang?
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
cluster baru
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
Udah ada di kompas..hasil swab test negatif
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
perlukah jalan raya dikasih lampu merah?
New Normal... Disuruh berdamai dengan Corona...
profile-picture
yxgk memberi reputasi
Sekarang cuma bisa jaga kesehatan masing2 dan berharap vaksin nya ditemukan dan segera diproduksi
mantap nabi agung Abud..

Sembah sujud dah sama ketoololnya mereka...

emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
SOP kadrun:
salah pemerintah pusat,jokowi ,ahok, asong aseng, yahudi laminating remason

pdhl yg klaim2 di konpers si abud
yg bolehin CFD si abud
yg ga terapin PSBB di pasar si abud
yg bansos nya boong ,dan ga dibagi mingguan si abud
yg klaim lab dibangun pdhl boong si abud

kasian buzzerp kadrun balai kota cebokinnya emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
freedomjustice memberi reputasi
Pandemi diiringi dengan kepentingan bisa jadi kacau, banyak warga yang merasa tidak adil dengan penanganannya.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di