CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef15e4409b5ca56912e7113/coc-bisnis-nasib-bisnis-recehan-ditengah-pandemi

[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi

Bisnis yang remeh tapi dibutuhkan banyak orang
[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi

Siapa sangka bisnis yang tidak sengaja ini ternyata bisa menjadi salah satu tumpuan hidup keluargaku. Ya, memang penghasilannya ta seberapa kalau diliat dari rupiahnya tetapi sangat membantu dapur untuk tetap mengepul. Bisnis yang kami (saya dan suami) rintis dari nol ini adalah jasa fotokopi.

[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi

Awal bisnis ini adalah karena ketidaksengajaan dari teman suami yang sudah pesen mesin fotokopi tetapi saat mesin ready mendapat musibah anaknya masuk rumah sakit. Dia belum ada dana untuk mengambil mesin tersebut dan menawarkan pada kami untuk membayari mesin tersebut. Kebetulan kami memang ada langsung kami iyakan saja. Walaupun sebenarnya belum punya gambaran akan seperti apa nantinya. Mesin tersebut sempat didiamkan selama beberapa bulan karena masih bingung statusnya.

Akhirnya setelah bulan ketiga temen suami bilang,"untuk mulai saja sayang mesinnya". Kamipun mulai melayani jasa fotokopi di rumah tepatnya di ruang tamu dengan mesin yang tipe masih jadul (jaman dulu) belum otomatis semua serba manual, seperti fotokopi bolak-balik, membuat 1buku menjadi 5buku (misal) kan sangat membutuhkan waktu yang lama karena dibagi satu-satu per halaman.

Karena kesibukan suami yang kerja di luar rumah tentu saya lah yang standby untuk menerima pelayanan jasa tersebut. Kendala yang kami alami sangat banyak karena kami memang benar-benar dari nol (tidak tahu tentang ilmu fotokopi sama sekali). Belajar kilat dari teknisi mesin bagaimana mengoperasikannya. Belum tentang mesinnya kalau saat rewel hal sepele pun kami belum tahu sehingga sedikit-sedikit hubungi teknisi (misal kertas macet didalam bagaimana mengambilnya agar bisa jalan lagi). Mesinnya saat pembelian ada garansi satu tahun jadi kalau rewel langsung hubungi teknisi awalnya si welcome saja mereka tapi lama-lama saya rasa kok berbeda (mungkin menurut mereka hal sepele saja kok tidak bisa mengatasi sih).

Dari situ kamipun pelan-pelan belajar untuk mengatasi hal yang sepele dan bisa kami lakukan sendiri tanpa bantuan teknisi karena mengundang mereka sama saja biaya tambahan dan ini termasuk berat karena bisnis kami recehan dan belum berjalan lancar karena tempatnya yang berada di dalam kampung sehingga belum tentu sehari ada yang fotokopi. Di rumah kami bertahan sampai dua tahun, sampai akhirnya ada temen yang menawarkan oper kios di pinggir jalan. Terus terang mikir ini dana darimana ? Setelah berusaha akhirnya ada kucuran dana buat modal bayar kios. Kamipun resmi pindah ke kios yang di pinggir jalan dekat kantor desa tentu lebih ramai, bidikan kami pertama adalah kantor desa yang membutuhkan pelayanan fotocopi diluar dugaan di tempat tersebut terdapat banyak gudang yang membutuhkan untuk laporan yang perlu difotokopi.

Pada saat kami pindah kios tidak langsung berjalan mulus ramai dan lancar ada halangan yang membuat kami harus sabar dan telaten yaitu teknisi mulai susah dihubungi entah ada faktor apa? Padahal saat itu kami baru mencari pasaran dari mesin sering rewel tentu sungguh mengacaukan pasaran kami. Saat ada pelanggan datang mesin rewel, terus terang sempat emosi juga sama teknisi yang bertanggung jawab.

Akhirnya karena tak ada kabar sama sekali kami pun berusaha untuk mencari teknisi dari kantor lain dan dapat dengan team teknisi yang handal, komunikatif serta mau menularkan ilmunya untuk mengatasi kerewelan mesin yang mudah dan bisa kami tangani sendiri tanpa bantuan teknisi. Selain dapat meringankan tugas mereka (personil terbatas) juga bisa untuk menghemat ongkis servisnya. Hal yang bisa dilakukan sendir misal mengisi toner, kertas macet, membersihkan drum atau menggantinya serta melakukan pembuangan toner yang sudah tidak terpakai dan masih banyak lagi ilmu yang bisa kami dapat dari teknisi yang baru.

Bisnis kami ini sudah berjalan kurang lebih 6tahun seumuran dengan anak kami yang no tiga. Bisnis kami tambah dengan peralatan atk (alat tulis kantor, penjualan pulsa hp, dan yang terakhir kami lakukan yaitu penerimaan pembayaran ppob (terutama air dan listrik tetapi ada juga yang membayar pelayanan lainnya (bpjs, indihome dsb).

Selama itu banyak suka duka yang kami alami dalam melakukan bisnis ini. Salah satunya yang merupakan hal yang terberat dalam bisnis kami dan saat ini masih kami rasakan adalah masa pandemi covid 19. Bisnis kami juga terkena dampaknya, mau tidak mau akhirnya tutup juga untuk mengikuti anjuran pemerintah melakukan pembatasan dan pencegahan virus covid 19. Kami tutup pada tanggal 25 Maret 20202 sampai waktu yang belum ditentukan.

Selama itu kami hanya bisa datang ke kios untuk merawat mesinnya (melakukan pemanasan mesin, bersih-bersih) tidak melakukan pelayanan fotokopi sama sekali. Bisnis fotokopi yang di kioa memang kami hentikan tetapi untuk pembayaran PPOB kami lakukan di rumah dengan membawa pulang peralatan komputer dan menghubungi pelanggan yang biasa melakukan pembayaran di tempat kami. Kami kabari jumlah tagihan kemudian print terus kirim ke pelanggan struknya sekalian ambil uangnya. Istilahnya jemput bola atau bisa pelayanan pembayaran PPOB secara on line.

[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi

[Coc Bisnis] Nasib Bisnis Recehan Ditengah Pandemi

Itulah sekarang bisnis utama kami dari jasa fotokopi beralih ke pelayanan jasa pembayaran PPOB. Sebagai pengusaha kecil yang memang sangat bergantung pada bisnis tersebut tidak bisa untuk sepenuhnya tutup total. Kami tetap menjalankan bisnis yang masih bisa kami jalankan untuk bertahan hidup selama covid 19 melanda dengan tetap mempertahankan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Demikian perjalanan kisah bisnis kecil kami ditengah pandemi covid 19 ini. Walaupun berat kami tetap bertahan. Semoga kami bisa bangkit lagi. Aamiin 😍


Narasi tulisan murni opini penulis

Sumber gambar :
Dokumentasi pribadi


Magelang, 19062020
#ummuza
profile-picture
profile-picture
profile-picture
delia.adel dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ummuza
pejwan amankan dulu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 2 lainnya memberi reputasi
mantap, bintang 5 pokoke
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 2 lainnya memberi reputasi
ternyata begitu jalan bisnis poto copy gak seindah angan😢tetep semangat ya sob✊✊
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 2 lainnya memberi reputasi
Waah. Ane kira mayan dan tinggal ngalir ajah tuh. Sabar dan semangat!! Demi si buah hati. Mantab 💪
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Makasih sob...semangatnya harus ini.

Belum lagi kalau ada yang nawar sob udah harga 200 perak/lembar ditawar lagi. Rasanya itu gimana gitu, tega amat si bang ? Tapi ya senyumin ajalah... Rejeki ga kemana?

Padahal kalau fotocopi di tempat kami kalau memang dalam jumlah banyak lebih dari 200lbr jumlahnya kami pertimbangakan untuk dapat disc juga.

Mungkin memang nasib bisnis receh ya 😂

Semangatttt
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan sriwijayapuisis memberi reputasi
Quote:


Siiiipp..makasih sis... Semangat
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Makasih...bintang 5 nya
apapun bisnisnya yang peting semangat. Kadang orang memang maunya yang serba murah tanpa peduliin hal lainnya
profile-picture
ummuza memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Semangat trus pantang berputus asa, Sis.
profile-picture
profile-picture
ummuza dan embunsuci memberi reputasi
Quote:


Siiiiaaap pokoknya maju terussssss 😁
profile-picture
081364246972 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Betul sekali tidqk melihat prosesnya .. Intropeksi diri juga ne 😁
Quote:


Makasih


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di