CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Temukan Fakta Baru, Kerugian Nasabah KSP Indosurya Naik jadi Rp 14 T
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee80b17b840887eab01a9b2/temukan-fakta-baru-kerugian-nasabah-ksp-indosurya-naik-jadi-rp-14-t

Temukan Fakta Baru, Kerugian Nasabah KSP Indosurya Naik jadi Rp 14 T

Berdasarkan temuan baru tim kuasa hukum nasabah KSP Indosurya Cipta, total kerugian membengkak menjadi Rp 14,6 triliun dari 5.700 nasabah.

Kasus gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya Cipta terus berlanjut di jalur hukum. Terbaru, kuasa hukum nasabah menenggarai kerugian dana simpanan di KSP Indosurya totalnya mencapai Rp 14,6 triliun dari lebih 5.700 nasabah.

Jumlah tersebut lebih besar dari yang dilaporkan sebelumnya Rp 10 triliun. Kuasa Hukum nasabah KSP Indosurya Agus Wijaya mengatakan, membengkaknya kerugian nasabah KSP Indosurya diketahui berdasarkan bukti tagihan yang ada pada pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Yang jelas uang nasabah ini digunakan untuk kepentingan pribadi. Itu sesuai tagihan yang ada pengurus di PKPU,” kata Agus ketika dihubungi Katadata.co.id, Jumat (5/6) malam.

Sedangkan, sekitar 1.000 nasabah telah mengadukan pengelola koperasi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, pada Jumat (5/6), dengan dengan tuduhan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Untuk pelaporan pertama, pihaknya melampirkan bukti berupa bukti tagihan dan buku tabungan nasabah sejumlah total Rp 80 miliar.

Rencananya Senin depan kita akan laporkan lagi sebesar Rp 100 miliar hingga total jumlahnya mencapai Rp 2 triliun dari 1.000 kliennya,” jelasnya. Adapun untuk kasus penipuannya, Agus mengatakan bahwa kliennya dijanjikan imbal hasil hasil investasi sebesar 8% hingga 11% setiap tahunnya, tergantung nominal uang yang akan diinvestasikan.

Namun dalam enam bulan terakhir, KSP Indosurya sudah tidak lagi membayarkan dan simpanan pokok, terlebih lagi membayarkan imbal hasil atau bunga dana simpanan nasabah.

Kejanggalan lainnya, lanjut Agus, manakala saat nasabah Indosurya yang memiliki pinjaman di koperasi, ketika jatuh tempo justru ditagih oleh PT Indosurya Inti Finance, bukan oleh pihak KSP Indosurya. (Baca: Kerugian Akibat Investasi Bodong selama 10 Tahun Capai Rp 92 Triliun) Oleh karena itu, dia menduga telah ada pengalihan piutang atau cessie, karena KSP Indosurya tak lagi memiliki dana untuk mengembalikan uang nasabah.

Ini menunjukkan telah ada unsur niat tidak baik dari pihak koperasi, karena dengan sengaja telah mengosongkan uang dan aset koperasi. Agus mengakui, pihak pengurus KSP Indosurya memang terlihat ada itikad baik. Hal ini terlihat dengan upaya pengurus KSP Indosurya untuk mengubungi satu per satu para nasabah melalui sambungan telepon. Namun dia menyayangkan, pengurus KSP Indosurya tak memperbolehkan nasabah didampingi oleh kuasa hukum. Itu sebabnya, pihaknya akan membuat surat laporan kepada Hakim Pengawas.

Dalam sebuah rekaman yang dibagikan oleh salah seorang nasabah KSP Indosurya, diketahui perwakilan pengacara koperasi masih mencoba memberikan penawaran perdamaian dengan aset properti. Aset yang dimaksud berupa apartemen One Casablanca, Jakarta Selatan, senilai Rp 4,06 miliar.

(Baca: KSP Indosurya Terus Bernegosiasi Sebelum Jadwal Pengadilan) Namun, nasabah segera menolak tawaran tersebut karena tidak menginginkan pengembalian berupa aset. Dalam hal ini, sikap mayoritas nasabah KSP Indosurya sudah sepakat bahwa pengembalian hanya berupa uang tunai.

"Uang yang saya kumpulkan 30 tahun dipegang oleh koperasi tidak bisa diambil, kenapa sekarang saya diatur-atur harus menerima aset. Saya hanya mau uang saya Rp 3,8 miliar seutuhnya kembali, bunganya tidak perlu yang penting semua kembali," ujar nasabah tersebut. Ini merupakan kedua kalinya KSP Indosurya mengajukan tawaran perdamaian sebelum waktu yang ditentukan.

Sebelumnya, pada 12 Mei 2020 perwakilan koperasi mengundang beberapa nasabah untuk membujuk nasabah yang hadir untuk mewakilkan hak tagih kepada pihak koperasi.

https://katadata.co.id/berita/2020/0...k-jadi-rp-14-t

Rugi banyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chisaa dan 3 lainnya memberi reputasi
KSP Indosurya ini bukannya masih di bawah Kemenkop ya?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Koperasi untuk memakmurkan anggota
walah bank tbaiktah iki....
wih kok bisa sebanyak itu..
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Kasihan para nasabahnya
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ternyata aset koperasi bisa sampai T toh. Di kepalaku koperasi masih identik dengan koperasi sekolah emoticon-Big Grin
ane pernah kerja di koperasi simpan pinjmam skala nasional, memang koperasi itu perlu diawasi OJK, bukan dibawah kemenkop.

Tapi hampir semua pengurus koperasi simpan pinjam di indonesia ogah dibawah OJK, padahal operasional koperasi simpan pinjman skala besar itu udah mirip bank kecil. Kenapa gak mau dibawah OJK ? ya karena itu, kalo bersih kenapa takut?

udah banyak kasus seperti ini, kemenkop juga tutup mata sepertinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
koperasi simpan pinjam gini rmang rawan sih
biasanya pinjaman ke pengurus atau ada orang penting yg gak di bebani bunga n bayarnya sukak2

pernah ada koperasi simpan pinjam karyawan perusahaan di kalimantan sana gitu
profile-picture
snoopze memberi reputasi
lha terus duit 14 T itu digarong siapa???? dibuat maenan saham lagi kayak jiwa sraya???
profile-picture
chisaa memberi reputasi
Kerugian yang tak akan pernah kembali utuh ke para nasabah. emoticon-Thinking
ini mah ponzi scheme kayaknya
koperasi rasa MLM kalo begini

emoticon-Leh Uga
nunggu berita negara bantu suntik dana + pempenannya tetep gak ditangkap

Aslinya bank gelap

Bentuknya koperasi simpan pinjam tapi aslinya yaa bisnis kayak bank. Yg direkrut yaa mantan orang bank. Nasabahnya yg mau simpan dana disitu yaa rata rata orang yg pengen dapat untung gede.
Sekarang begitu dananya gak cair teriak teriak.
Lihat aja pejabat koperasinya atau direktur sebelumnya kemana???? Ya pindah ke koperasi sejenis buka lapak baru dan bawa gerbong sebelumnya ....emangnya yg dibawa pindah cuman pegawainya... Ya tentu tidak... Termasuk dana dan nasabahnya. Tutup lubang sebelumnya dan gali lubang baru... Isinya yaa gituan juga.
Pengurusnya tadinya naik innova pindah ke koperasi tetangga naik mercy... Tinggalah yg lama terbuka borok boroknya.

Tinggal lihat modusnya pasti sama.


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di