CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
YLBHI: Dalam Situasi Darurat Biaya Pendidikan Harus Gratis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ee215310577a97c0822caca/ylbhi-dalam-situasi-darurat-biaya-pendidikan-harus-gratis

YLBHI: Dalam Situasi Darurat Biaya Pendidikan Harus Gratis

YLBHI: Dalam Situasi Darurat Biaya Pendidikan Harus Gratis

MALANG, KOMPAS.com - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ( YLBHI) Asfinawati mengatakan, biaya pendidikan di Indonesia semestinya digratiskan.

Sebab, Indonesia sedang dalam masa darurat nasional karena pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Asfinawati saat menjadi pembicara dalam Seminar web atau webinar dengan tema "Keterbukaan Informasi Publik di Kampus" oleh Aliansi Amarah Brawijaya 2 Pascasarjana Universitas Brawijaya, Rabu (10/6/2020) malam.

“Indonesia sudah berada dalam situasi darurat bencana non-alam dan karenanya menjadi kewajiban negara untuk melakukan pemenuhan kebutuhan selama masa darurat tersebut sesuai Undang-undang Penanggulangan Bencana,” kata Asfinawati dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Pemerintah Indonesia juga memiliki kewajiban untuk mewujudkan akses pendidikan tinggi secara merata.

Hal itu sesuai dengan Kovenan Hak Ekonomi Sosial Budaya.

Namun, Asfinawati menilai yang terjadi di Indonesia justru sebaliknya.

Pendidikan tinggi di Indonesia bukan mengarah pada pemerataan, melainkan mengarah pada kapitalisasi pendidikan yang menjadikan biaya pendidikan menjadi tinggi.

“Indonesia memiliki kewajiban HAM sesuai Kovenan Hak Ekonomi Sosial Budaya untuk membuat pendidikan tinggi tersedia secara merata secara bertahap. Artinya pendidikan tinggi diarahkan menuju ketersediaan secara gratis. Tetapi alih-alih menuju hal tersebut biaya kuliah di Indonesia semakin lama semakin tinggi,” jelasnya.

Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya, Siti Habiba menyebutkan, pemerintah sampai saat ini belum bisa mewujudkan akses pendidikan secara merata.

Bahkan di saat pandemi pun pemerintah dinilai belum memberikan kebijakan yang mengarah pada pemenuhan hak pendidikan.

Terutama terkait dengan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) yang masih harus dibayar oleh mahasiswa.

“Saya rasa tuntutan mahasiswa Universitas Brawijaya meminta penurunan dan pembebasan UKT bukan lah suatu hal yang berlebihan. Sebab sudah banyak kampus yang juga telah mengeluarkan keberpihakannya pada mahasiswa,” jelasnya.

Dia mencontohkan Kampus Universitas Indonesia (UI) yang sudah memberikan pembebasan UKT meskipun kampus itu sudah berstatus PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum).

Perwakilan dari Aliansi Amarah Brawijaya, Philip Aquila Salvatore Tapan Dahal mengungkapkan hal serupa.

Menurutnya, kampus semestinya transparan dalam mengelola keuangan sehingga mahasiswa juga bisa mengetahui sistem keuangan kampus.

Apalagi, Universitas Brawijaya merupakan kampus yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU) yang hendak beralih status menuju Badan Hukum Pendidikan (BPH).

“Alokasi penggunaan UKT yang selama ini sudah kita bayarkan seharusnya ada transparansinya, namun selama ini biarpun setiap tahun sudah kita minta tidak pernah diberikan,” ujar Philip.

sumber
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 54m5u4d183 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
ow, bahas kampus negeri
memang bisa apa rejim kacung ini selain rajin ngutang dan malakin rakyat?
profile-picture
crockoaches memberi reputasi
ya buat pendidikan dimurahin aja gpp..kasian buat anak² gan
daripada mereka gak jrlas dirumah,main hp,motor²ran,dll..
Mungkin khilafah bisa jadi solusi untuk pendidikan gratis

Siapkan barisanemoticon-Belgia
yang gaji siapa bodat? emoticon-Smilie
pokonya harus gratis, biayanya drmn situ yg pikirin
gw gajian pake apa? ikhlas?! muka gile
semua minta gratis, terus pemerintahan gak boleh ngutang.

uangnya bayar pakai daun gitu ?
Trus guru makan apa?
Yap YLBHI akan menanggung biaya pendidikan seluruh anak sekolah di Indonesia.
Horee emoticon-Ultah
Ngurusin pendidikan, ngurusin buzzer, jd buzzer anies, sebenernya tugas YLBHI itu apa
susah lah, ini indonesia bukan negara lain

apa2 bayar, kalaupun judulnya gratis tetap ada saja yang harus dibayar
gratis bagi keluarga kurang mampu
Relaksasi ya
Jangan gratis juga
Semua butuh hidup
profile-picture
PapinZ memberi reputasi
Gue sebagai sebuah yayasan swasta yg dibawahnya ada lembaga pendidikan berbasis SPP dan Infaq. Sudah menyiapkan sekenario itu, kan masuk KBM yg terakhir bakal tahun depan januari 2021.

Skenario nya yaitu, pengurangan SPP kalau peniadaan SPP agak sulit sebab guru kita tetap ngajar online dan bekerja juga. Gue setuju2 aja, cuma sifatnya sukarela.. Kami serahkan ke para wali murid. Pokoknya maksimal 50%. Kalau ada yg mau tetep bayar full gak masalah, kalau mau pemotongan 50% mesti konfirmasi dulu dengan mengisi formulir tadi.
profile-picture
crockoaches memberi reputasi
yoi bray...guru nya digratisin juga gajinya....terus coli rame rame sambil meringis...
Sekolah bayar pakai pijat
Lalu siapa yg mau bayar dosen, guru, tenaga kebersihan, perawatan gedung, dll.?

Kalau mereka sampai digaji murah, kualitasnya seperti apa pendidikan di Indonesia?

emoticon-norose
emang selama ini yg taat bayar pajak pernah dpt gratis?
ngekhayal jgn ketinggian bree
ngimpi bisa gratis walaupun hanya sementara dalam masa pandemi saja emoticon-Hammer
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di