CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Mau Lindungin Keluarga Dari Penyakit Berbahaya? Daftar Webinar Ini Gan Sist!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Cerita Hidupku Chapter 03: Pembela.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ea095690577a95e5a69f904/cerita-hidupku-chapter-03-pembela

Cerita Hidupku Chapter 03: Pembela

Cerita Hidupku Chapter 03: Pembela.

Ketika bel istirahat berbunyi Andi, Bayu, dan Pras sedang berkumpul dikantin. Mereka bertiga memesan makanan sama ibu kantin.

“Bu, pesen nasi telor 1, sama teh anget.” Pesan Bayu.

“Kalo aku, Mie Indomie Kuah Telor, sama es teh. Oh ya bu, yang rasa ayam bawang yah.” Minta Pras sambil menunjuk deretan mie yang berjejer didinding.


“Kalo aku….ini aja nasi telor bu, sama teh anget” Kata Andi.


“Oke.” Kata ibu kanti dengan menyatukan jari telunjuk dan jempol.



Mereka bertiga makan dengan lahapnya, memasukan makanan kedalam mulut mereka. Disela-sela makan Bayu teringat sesuatu. Dia menanyakan suatu hal yang dari tadi ia pikirkan.


“Eh, beneran kalian sudah pacaran?” Tanya Bayu.
“Iya.” Jawabnya enteng.

Dari tadi Pras makan kemudian tersedak mendengar kata “Iya” dari mulut Andi.
“Ha? serius.” Dengan tatapan melongo.
“Ye….ga percaya.” Jelas Andi.
“Ok, wait. Aku mencoba mencerna, kapan kamu nembaknya?” Tanya Bayu.
“Tadi pagi. Pas jemput dia dirumahnya.” Cakap Andi.
“Hoho…jadi kamu harus traktir kita dong. Bu! yang bayar makanan tadi teman kita bu!” Sambil menunjuk ke arah Andi. Kemudian mereka berdua kabur.
“Sial, jadi berapa Bu?” Dengan nada frustasi.

Disisi lain Dinda didatengin Tiara dan Gengsnya. Sepertinya mereka tidak suka melihat hubungan Dinda dan Andi. Mereka mulai mengambil buku yang sedari tadi dipegang Dinda.


“Eh Din, kamu ga usah sok cantik yah. Mentang-mentang dapat cowok, mana anak pindahin lagi.” Bentak Tiara.
“Eh, aku sama Andi ga pacaran kok.”
“Bohong!” Nada Tiara meninggi. Sampai-sampai semua penguni kelas tertuju ke arah Tiara dan Teman-temannya.
“Aku liat kamu tadi ke sekolah dianterin sama Andi.” Cakap Clara, teman Tiara.
“Itu…..itu….”
“Halah kamu jangan ngeles deh Din.” Tiara dengan melibas-libaskan tangannya seolah-olah tak peduli.

Dari kekacauan datanglah mereka bertiga. Mereka mendekati segerombolan yang dari tadi ngebully Dinda.


“Apa salah Dinda, sampai-sampai kalian tidak suka?” Tanya Andi.
“Iya…..iya ga suka aja. Kan dia dari keluarga miskin, ga kaya kita-kita.” Jawab Tiara.
“Ha? Hanya masalah itu doang, kalian sampai ngebully Dinda. Bodoh sekali.”
“Apa? Aku ga bodo tau. Ayo temen-temen kita keluar.” Sambil mengajak teman-temannya untuk meninggalkan kelas.

Tiara dan teman-temanya meninggalkan kelas dengan keadaan kesal. Lalu Andi mendekati Dinda dan bilang ke dinda kalau dia akan selalu melindungi Dinda.


“Din, aku akan jaga kamu. aku ga akan biarkan mereka seenakanya memperlakukan kamu.” Sambil memegang tangan Dinda.
“Cieee, so sweet sekali.” Kata Bayu dan Pras bersamaan.
“Apa ha? Kalian cemburu?” Kata Andi sambil membusungkan dadanya dan memegang pinggangnya.
“Ga….ga, ampun pak. Wah bahaya nih kalo kita apa-apain singa betinanya.” Sahut Pras.
“Iya nih, nanti kita diterkam sama singa jantannya.” Balas Bayu dengan nada mengejek.
“Awas kalian yah. Wahaha.” Tawa Andi.

Dinda hanya berdiri mematung, kepala menunduk tak mau berbicara apapun. Hanya menatap lantai, entah apa yang dipikirkan oleh Dinda. Perasaan Andi campur aduk, susah untuk didefenisikan. Hanya menunduk, lamunan Dinda pecah ketika bel masuk berbunyi. Dengan segara ia pergi ketempat duduknya sambil menunduk. Pak guru pun datang.

”Baik anak-anak hari ini kita mengadakan quiz dadakan. Ambil kertas kosong dan pulpen.”
“Yah…..” Sontak semua murid dikelas berteriak frustasi.



Ok....makasih sudah meluangkan waktu untuk membaca thread ini emoticon-Smilie
Tetap stay dirumah ya teman-teman


Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kurohige410 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh trikunprayoga


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di