CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Siswa Tak Punya Ponsel, Pak Guru Avan Pilih Mengajar dari Rumah ke Rumah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e9bcc3765b24d3149681ecc/siswa-tak-punya-ponsel-pak-guru-avan-pilih-mengajar-dari-rumah-ke-rumah

Siswa Tak Punya Ponsel, Pak Guru Avan Pilih Mengajar dari Rumah ke Rumah

Siswa Tak Punya Ponsel, Pak Guru Avan Pilih Mengajar dari Rumah ke Rumah

Suara.com - Seorang pria di Sumenep, Madura jadi suri tauladan bagi warganet usai menceritakan pengalamannya sebagai guru selama pandemi corona.

Avan Fathurrahman adalah seorang guru yang mengajar di SDN Batu Putih, Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura.

Lantaran pandemi corona, sekolah tempat ia mengajar terpaksa diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dipindah ke rumah masing-masing.

Namun, alih-alih gembira, Avan justru merasa prihatin saat mendengar kabar itu.

Pasalnya, nyaris seluruh siswa SDN Batu Putih tak punya sarana untuk melakukan kegiatan belajar dari rumah seperti pada umumnya.

Mereka tak punya telepon pintar maupun komputer jinjing. Kalaupun punya, biaya untuk membeli kuota internet bakal membebani orang tua wali murid.

Ia pun mencari akal agar persoalan tersebut dapat terselesaikan. Avan mengaku dilema saat mendapat ide untuk berkeliling ke rumah siswa demi mengajari mereka.

"Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah agar tetap bekerja dari rumah. Tapi mau gimana lagi? Membiarkan siswa belajar sendiri di rumah tanpa saya pantau, jelas saya kurang sreg," tulis pak guru Avan lewat akun Facebook-nya.

Di satu sisi, ia merasa takut dan khawatir akan virus corona, namun di sisi lain ia tak bisa membiarkan para siswa belajar sendiri tanpa ada pantauan.

Avan kemudian memutuskan untuk keliling dari rumah ke rumah sekurang-kurangnya tiga kali dalam seminggu guna mengecek kegiatan belajar para siswa. Namun, masalah tak langsung selesai.

Jarak antar rumah siswa cukup jauh dan medan yang harus ia lalui juga terjal. Belum lagi, saat hujan turun, ia terpaksa harus berjalan kaki untuk sampai di rumah salah satu siswa karena jalanan menuju ke sana tak bisa dilalui sepeda motor.

"Saya harus hadir untuk mendampingi mereka secara bergilir meski sebentar. Menjelaskan materi, memberikan petunjuk tugas, mengoreksi tugas yang diberikan sebelumnya, termasuk memberikan apresiasi pada pekerjaan mereka," tutur Avan.

Ketika Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan kerjasama dengan TVRI, Avan sempat merasa lega. Pasalnya, ia pikir para siswa bisa mulai belajar sendiri dengan kualitas materi belajar yang lebih baik.

Namun, perasaan itu pupus ketika mengetahui tiga dari lima siswanya tak punya televisi di rumah. Ia pun harus memupus harapannya dan kembali ke medan yang terjal, berkeliling mengajar dari rumah ke rumah.

Avan merasa dirinya bukan contoh yang baik karena tak bisa menerapkan anjuran #dirumahaja tetapi warganet yang membaca kisahnya justru berpendapat lain.

"Masya allah pejuang tanggung pak. Ini yang namanya pahlawan tanpa tanda jasa. Berkah untuk sampean pak. Semoga apa yang bapak semai ini akan memberikan hasil yang luar biasa. Terima kasih untuk kisah bapak," kata Yuni Rohmaningsih.

Ia mengakhiri kisahnya dengan harapan agar wabah virus corona COVID-19 bisa segera teratasi dan masyarakat terlindung dari virus tersebut.

"Saya bukan tidak takut corona. Takut juga. Tapi gimana lagi? Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari wabah penyakit, termasuk COVID-19," pungkasnya.

https://www.suara.com/news/2020/04/1...rumah-ke-rumah

Tolong pihak pemkot atau pemkab membantu mereka yang ingin terus belajar namun berada di status sosial rendah penghasilannyaemoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 326 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11
berdedikasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 51 lainnya memberi reputasi
bagi yg tau film pendek thn 80an di TVRI

ceritanya mirip2 bpk guru ini,kl ngk salah judulnya ditimur matahari..

salut Pak Guru..

mungkin cuma ada 1 dari 300 guru yg spt bpj
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 70 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
skipppp bukan ojooooooooool.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 55 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
yg begini harusnya dpt penghargaan dari pemerintah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 45 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Guru caper biar diliat Ama pemerintah tuh...emoticon-Stick Out Tongue



Sorry pemerintah lagi sibuk,,buat urusin kang ojol...emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 45 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tidak apa2, asal tetap menggunakan masker dan jaga jarak aman 1-2m.
Semoga sehat terus pak, tak semua orang punya akses ke teknologi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 44 lainnya memberi reputasi
Pahlawan pendidikan emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 40 lainnya memberi reputasi
sudah ada ruang guru, guru harus bs ngikuti perkembangan zaman.

ini republik unicorn.

emoticon-Traveller emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 41 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT
keren jg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 30 lainnya memberi reputasi
lurahnya ngapain? emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 35 lainnya memberi reputasi
shiit
real teacher is awesome
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 28 lainnya memberi reputasi
Great Teacher
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 34 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gak kebayang gimana capeknya itu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 35 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
patut di contoh sih, tp klu door to door apa gk bahaya di situasi kyk gini emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 33 lainnya memberi reputasi
itu di desa pelosok madura kah ngajarnya pak guru Advan...eh Avan
maklum kan ga semua siswa punya hape android yg harganya juga gak murah lho
perlu di dukung tuh, tapi ya pak guru harus tetap jaga jarak dan jaga kebersihan juga
tetep semangat ya paak.....sehat selalu

emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 37 lainnya memberi reputasi
menjadi pintar di kita itu ongkosnya masih mahal
beda ama negara-negara komunis yg jadikan pendidikan sbg hal utama bagi masyarakat sipil (gue kagak bicara militer ya)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 39 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
waduh...patut di apresiasi ini yang begini... guru emang pahlawan tanpa tanda jasa....

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 33 lainnya memberi reputasi
semoga menjadi teladan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 38 lainnya memberi reputasi
panutan emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 33 lainnya memberi reputasi
istimewa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 31 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di