CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Perlukah Indonesia Menetapkan Darurat COVID-19 dan Menerapkan Lockdown?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6df2dc9a972e239f40022d/perlukah-indonesia-menetapkan-darurat-covid-19-dan-menerapkan-lockdown

Perlukah Indonesia Menetapkan Darurat COVID-19 dan Menerapkan Lockdown?

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 11
diawali dengan kajian yg matang. Baru di lockdown. atau semi lockdown klo masih gak yakin en ragu2.
Ya rugi kita gak dapet duit kalo di lockdown emoticon-Ngakak
Ane masih kegiatan seperti biasa
Anak2 ane sudah diliburkan oleh pihak sklh

Menurut ane perlu
Dengan segala konsekuensinya



emoticon-Cool
profile-picture
haroldjordan memberi reputasi
Diliat aja dari situasi dan kondisi daerah lu masing-masing, trus juga ya koreksi diri aja, kalo lu masih pada punya rutinitas yang jorok ya ubah dong jangan nunggu virus-virus gini baru lu bersih-bersih.
liburkan paa bos, kaskus libur ya ini
kurang gercep. terlambat
profile-picture
haroldjordan memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
kantor ane tetep masuk ko.. lalalalilili.. tetep naek kereta tiap hari..
Hhhhh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fippo
lokdon harus melihat juga sifat orang indonesia. beda dong sama negara lain, bukannya rasis atau gmn. kalau bener lokdon pasti pada panik, serbu semua market2 kecil sampai besar, bisa ke arah penjarahan, apakah keamanan bs mengatasi kalau sudah begini? banyak sisi negatif lainnya juga. lokdon bukan tidak mungkin tapi itu opsi terakhir jika memang pemerintah sudah optimal
profile-picture
profile-picture
nogae dan ekaputra19 memberi reputasi
Quote:


Ane pecinta bawang bombay...sejak 1 bulan ini bau ane udah ga bau bawang lg, gara2 bombay mahal n ga ad barang di pasar...emoticon-Malu emoticon-Malu

Terakhir ane beli 180rb/kg..abis itu ga ad barangemoticon-Nohopeemoticon-Nohope

lockdown itu biasanya pertimbangan peningkatan prevalensi dan gejala ekonominya. klo seperti italy wajib itu, prevalensinya luar biasa dan tdk ada gejala ekonomi, industri manufactur tetap jalan dan jg kesadaran warganya. klo dsini pengambilan keputusan sebagai bencana nasional sdh tepat, pengucuran dana bs lebih cepat (yg korupsi dana ini tembak mati aja), pemilihan penanggungjawab presiden langsug dan pelaksana tugas dr militer. gejala ekonomi sdh mulai terlihat, penurunan perputaran uang ditempat yg seharusnya ramai, tp belim masive. klo ditetapkan lockdown gejala ekonomi akan lebih buruk dan penyebaran corona bs jd tambah masive, di work from home malah pikirannya libur, pdhl kerja dr rumah. klo ane sih jgn lockdown.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Lockdown = ekonomi anjlok, byk org gak gajian, pengusaha semua tutup toko dll, demi kesehatan

Tp Puncak malah rame, orang pada buang duit disana emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan falin182 memberi reputasi
orang indonesia itu kan ngeyel, tetangga ane aja ane saranin jangan kemana2 malah bilang " ah umur di tangan Tuhan"
profile-picture
nogae memberi reputasi
IMHO
lockdown ga perlu
tapi work from home aja..
ngeliat china yg dibanyakin food delivery gitu..
jd ekonomi ga lumpuh total
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan oktavian29 memberi reputasi
Pemkot daerah (kecuali Jakarta) dengan pemkot pusat sudah ada kerjasamanya, buat gak ng-lockdown. Kenapa? di sumbar pasien yang terinfeksi corona sudah sampai 100an, tapi masih belum ada lockdown. Waras gak? dan lagi, data nya itu juga dirahasiakan tapi akhirnya bocor juga. Aneh kan?
profile-picture
profile-picture
nogae dan ekaputra19 memberi reputasi
Buset brow tapi gue sih owh aja
emoticon-Imlek
gak tahu gan. emoticon-Bingung

nurut para dokter & pemerintah aja. sekarang disuruh rebahan di rumah ya udah di rumah aja deh. emoticon-Malu
Quote:


Italy itu penderitanya sudah 250an orang/1jt penduduk. Bahkan jauh lebih besar dari wuhan.

Dr kriteria jml penderita/1jt penduduk aja indo masih sangat jauh dibandingkan itali, bahkan masih dibawah negara2 lain yg sampai saat ini blm lockdown. Malaysia, singapura, jepang, jerman, korsel jg cm 1 kota.
Warga sana masih bisa jalan2 keluar negri.... emoticon-Hammer

Belum lagi mempertimbangkan kesiapan mental warga indo, kesiapan ekonomi warga miskin, yg hidup mengandalkan penghasilan hari perhari.

Kalo warga yg kurang beruntung kelaparan apa yg terjadi? Chaos, ditunggangi pihak yg tdk bertanggungjawab.

Hasilnya korban justru lebih besar krn efek lockdownnya drpd krn virusnya.
Belum lagi penyakit lain yg terabaikan.
Skrg aja yg meninggal krn dbd lebih banyak.....

Ane pribadi bersedia jk ada keputusan lockdown, kapanpun.
Tap abe paham jika pemerintah mikir keras sblm memutuskan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nogae dan 2 lainnya memberi reputasi
Utk ibukota kayaknya persiapan2 kearah itu udh mulai, gan.
pentupan tempat2 wisata, sekolah, acara2 yg melibatkan banyak orang berkumpul. Slow but sure, agar gejolak sosial bisa diminimalisir,
jika saatnya sdh pas, tinggal umumkan secara resmi.
Halaman 2 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di